Sukses

Dubes RI untuk Jepang Puji Eko Yuli Usai Raih Medali Perak Olimpiade Tokyo 2020

Liputan6.com, Tokyo - Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan berhasil meraih medali perak Olimpiade Tokyo Minggu (25/7) di Tokyo International Forum. Eko Yuli meraih medali perak di kelas 61 kg setelah menyelesaikan angkatan snatch 137 kg dan clean and jerk 165 kg dengan total angkatan mencapai 302 kg.

Eko hanya kalah dari lifter Tiongkok, Li Fabin dengan total angkatan 313 kg. Kemudian di tempat ketiga, ada lifter Kazahkstan, Igor Son dengan total angkatan 294 kg.

Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi mengaku bangga dengan perjuangan dan kerja keras Eko Yuli Irawan dalam ajang Olimpiade Tokyo ini.

"Sesi ini seperti medan tanding Eko versus Fabin, karena yang lain jauh tertinggal. Tapi Eko sudah tampil maksimal di ajang olahraga terbesar ini," kata Dubes Heri yang sejak Sabtu (24/7) selalu setia mengawal langsung para atlet Indonesia di arena pertandingan.

"Pencapaian Eko Yuli menyumbangkan perolehan medali dalam Olimpiade Tokyo ini merupakan prestasi yang membanggakan dan mengharumkan nama bangsa Indonesia," tambahnya.

Sepanjang keikutsertaannya di ajang Olimpiade, Eko selalu menyumbang medali untuk Indonesia. Ia meraih perunggu di Olimpiade Beijing 2008. Saat itu ia di kelas 56 kg putra.

Pada Olimpiade London 2012 Eko Yuli bermain di kelas 62 kg dan mendapatkan medali perunggu. Empat tahun berselang dalam Olimpiade Rio de Janiero Brasil, Eko yang sudah mantap di kelas 62 kg, meraih perak.

Sebelumnya, Windy Cantika Aisah (19) menorehkan prestasi mentereng dengan meraih medali pertama bagi Indonesia, medali perunggu pada Sabtu (24/7) dengan total angkatannya mencapai 194 kg.