Sukses

Target Joe Biden Vaksinasi COVID-19 70% Warga AS pada 4 Juli Diprediksi Tak Tercapai

Liputan6.com, Jakarta - Amerika Serikat mungkin tidak akan mencapai target Presiden Joe Biden, untuk melakukan vaksinasi COVID-19 dengan satu atau dua dosis kepada 70% dari seluruh orang dewasa pada Hari Kemerdekaan 4 Juli.

Namun, Gedung Putih mengatakan AS kemungkinan dapat mencapai target itu bagi orang dewasa yang berusia 27 tahun atau lebih, seperti dikutip dari VOA Indonesia, Kamis (24/6/2021).

Dalam kajian terbaru pada Selasa (22/6/2021) atas upaya vaksinasi yang dilakukan, Koordinator Tanggapan COVID-19 AS, Jeff Zients diperkirakan akan mengatakan bahwa pemerintah federal kini akan memusatkan perhatian untuk meyakinkan warga berusia 18-26 tahun untuk divaksinasi, demikian disampaikan seorang pejabat Gedung Putih.

Dikarenakan berbagai alasan, banyak orang dewasa muda di AS – tidak terlalu berminat untuk divaksinasi, terutama karena jumlah kasus baru dan kematian akibat Virus Corona telah turun tajam dalam beberapa pekan terakhir ini.

Hal ini juga karena banyak bisnis yang sudah dibuka kembali tanpa pembatasan sosial dan anjuran pemakaian masker, yang telah berlaku selama lebih dari satu tahun.

Data John Hopkins University menunjukkan, secara keseluruhan sejak awal pandemi COVID-19 merebak di AS pada Maret 2020, lebih dari 33,5 juta orang dinyatakan positif terinfeksi dan 602.000 orang meninggal dunia – angka tertinggi di seluruh dunia.

Sementara itu, Biden, yang menetapkan target vaksinasi COVID-19 untuk 70% warga AS selambat-lambatnya pada 4 Juli, masih belum secara terbuka mengakui bahwa target itu mungkin tidak tercapai.

Sebagaimana banyak isu politik yang memecah belah di AS, telah terjadi perpecahan tajam soal vaksinasi COVID-19.

Sebagian negara bagian yang dimenangkan Partai Demokrat pada pemilu November 2020 lalu memiliki tingkat vaksinasi COVID-19 yang lebih tinggi dibanding negara-negara bagian yang dimenangkan Partai Republik.

Negara-negara bagian di bagian selatan AS memiliki tingkat vaksinasi terendah. Di sana, skeptimisme soal urgensi vaksinasi berkembang.

Mantan presiden AS Donald Trump, dan istrinya Melania Trump, yang sama-sama pernah terinfeksi COVID-19, telah divaksinasi secara pribadi sebelum meninggalkan Gedung Putih pada Januari 2021.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 3 halaman

Gedung Putih Apresiasi Kemajuan Vaksinasi COVID-19 di AS

Presiden Joe Biden dan Ibu Negara Jill Biden juga telah divaksinasi COVID-19. Proses vaksinasi mereka pun disiarkan secara langsung di televisi nasional AS. Tak hanya itu, keduanya telah kerap menyampaikan permohonan kepada warga AS untuk bersedia divaksinasi.

Zients diperkirakan akan mengatakan bahwa 70% warga Amerika berusia 30 tahun ke atas telah menerima sedikitnya satu dosis vaksin, menurut seorang pejabat Biden.

Gedung Putih berencana menyelenggarakan perayaan besar Hari Kemerdekaan 4 Juli, di mana sekitar 1.000 orang diperkirakan akan menghadiri piknik dan menyaksikan pertunjukkan kembang api.

Namun, juru bicara Gedung Putih Jen Psaki pada Senin (21/6) menjelaskan, meski Biden mungkin tidak mencapai target memvaksinasi 70% orang dewasa, "kita telah membuat kemajuan luar biasa dalam upaya vaksinasi hingga saat ini, dan tujuan akhirnya adalah membuat Amerika kembali normal. Kami tidak sabar melakukannya, di sini di Gedung Putih."

3 dari 3 halaman

Infografis Yuk Kenali Cara Kerja Vaksin COVID-19