Sukses

Top 3: Bentrok Antara Jemaah Al Aqsa dan Polisi Israel di Malam Lailatul Qadar Jadi Sorotan

Liputan6.com, Jakarta - Bentrokan terjadi antara polisi Israel dengan jemaah Masjid Al Aqsa mengakibatkan puluhan orang terluka. Bentrokan terjadi setelah hari-hari ketegangan dan kerusuhan atas kemungkinan penggusuran warga Palestina dari tanah yang diklaim oleh pemukim Yahudi.

Berita ini pun menjadi yang terpopuler di kanal Global Liputan6.com edisi Senin (10/5/2021).

Informasi penting terpopuler lainnya adalah ledakan yang terjadi di sebuah sekolah di Afghanistan kini memakan korban jiwa mencapai 58 orang. Angka tersebut belum termasuk mereka yang mengalami luka parah. 

Beralih ke berita selanjutnya, China menyatakan bahwa puing roketnya akan jatuh di Samudera Hindia. Hal ini diumumkan usai munculnya banyak spekulasi tentang lokasi pendaratan puing tersebut kembali ke Bumi. 

Simak ketiga berita paling populer di kanal Global Liputan6.com edisi Senin (10/5/2021):

2 dari 4 halaman

1. Polisi Israel Bentrok dengan Jemaah Al Aqsa di Malam Lailatul Qadar, 80 Orang Terluka

Bentrokan telah pecah untuk malam kedua berturut-turut antara warga Palestina dan polisi Israel di Yerusalem, dengan puluhan dilaporkan terluka.

Demonstran melemparkan batu ke arah polisi dan menyalakan api di Gerbang Damaskus di Kota Tua, dan petugas merespons dengan menembakkan granat kejut dan meriam air.

Baca berita lengkapnya di sini...

3 dari 4 halaman

2. Korban Tewas Usai Ledakan di Sekolah Afghanistan Meningkat Jadi 58 Orang

Jumlah korban tewas akibat ledakan di luar sebuah sekolah di ibu kota Afghanistan, Kabul, telah meningkat menjadi 58, kata para pejabat Afghanistan pada Minggu.

Para dokter bergulat memberikan perawatan medis kepada sedikitnya 150 orang yang terluka.

Selanjutnya baca di sini...

 

4 dari 4 halaman

3. China Nyatakan Puing Roketnya Mendarat di Samudera Hindia

Puing roket terbesar China mendarat di Samudra Hindia pada Minggu (9/5), dengan sebagian besar komponennya hancur saat masuk kembali ke atmosfer bumi, menurut media pemerintah China.

Pernyataan tersebut pun mengakhiri spekulasi mengenai di mana puing-puing itu akan jatuh. 

Baca berita selanjutnya di sini...