Sukses

Kebakaran di Cape Town Hancurkan Bangunan Bersejarah

Liputan6.com, Jakarta- Kebakaran hutan di Table Mountain, Cape Town, Afrika Selatan menyebar ke area kampus Universitas Cape Town di dekatnya. Kebakaran itu memaksa evakuasi ratusan mahasiswa, menurut para pejabat setempat

Api menyebar dengan cepat setelah kebakaran terjadi pada Minggu pagi waktu setempat, di dekat tugu memorial politisi, Cecil Rhodes.

Sebuah restoran juga hancur akibat kebakaran. Perpustakaan universitas dan bangunan bersejarah lainnya juga terpengaruh.

Empat helikopter kemudian datang untuk mengeluarkan air dari udara. 

Taman Nasional Afrika Selatan mengatakan bahwa petugas pemadam kebakaran disiagakan pada pukul 09:00 waktu setempat. Namun. api menyebar dengan cepat karena kelembapan yang rendah dan semak kering.

Petugas pemadam kebakaran pun diperkirakan membutuhkan setidaknya tiga hari untuk mengendalikan kobaran api.

"Setelah penyelidikan awal, diduga sumber api berasal dari api bangunan yang dikosongkan," kata Taman Nasional Afrika Selatan, seperti dilansir BBC, Senin (19/4/2021). 

2 dari 4 halaman

Lebih dari 120 Petugas Pemadam Kebakaran Dikerahkan

Lebih dari 120 petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan ke daerah tersebut, dan satu orang dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan luka bakar.

Api juga menghancurkan sebagian area Perpustakaan Jagger di Universitas Cape Town, dan Pabrik Mostert yang bersejarah. 

"Semua mahasiswa UCT telah dievakuasi dari kampus oleh staf dukungan layanan darurat," kata pihak universitas tersebut di Twitter.

Penduduk setempat di daerah itu juga telah diperingatkan tentang asap yang mengepul di udara, dan diberitahukan untuk menutup jendela dan pintu mereka.

Sementara itu, para pendaki di Table Mountain National Park telah didesak untuk pergi dan pengemudi yang telah parkir di daerah tersebut agar mengambil kendaraan mereka.

3 dari 4 halaman

Infografis 8 Tips Nyaman Pakai Masker Cegah COVID-19

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Berikut Ini: