Sukses

5 Bukti Klepon Kue Khas Indonesia Telah Mendunia Meski Heboh Disebut Tak Islami

Liputan6.com, Jakarta - Banyak masyarakat Indonesia yang sudah familiar dengan kue klepon. Panganan berbahan dasar tepung ketan ini dicampur dengan perasan pandan sehingga warnanya hijau dan diisi dengan gula jawa.

Jajanan pasar ini yang akan pecah dimulut saat digigit ini belakangan viral. Klepon disebut makanan tak islami.

Gambar yang diunggah oleh akun @memefess, yang menyebutkan jika jajanan tradisional bertabur kelapa itu bukanlah makanan yang islami. Alhasil, Klepon menjadi salah satu trending topik di Twitter.

Foto yang tersebar itu ditulis "Kue klepon tidak Islami. Yuk tinggalkan jajanan yang tidak Islami dengan cara membeli jajanan Islami, aneka kurma yang tersedia di toko syariah kami."

Terlepas dari kontroversi tersebut, ternyata kue klepon telah sejak lama mendunia. Bahkan banyak warga dunia yang menyukai kue itu.

Seperti dikutip dari berbagai sumber, Selasa (21/7/2020) berikut 5 bukti bahwa klepon telah mendunia:

 

2 dari 7 halaman

1. Pelajar Vietnam Belajar Cara Bikin Klepon

KBRI Hanoi perkenalkan kue khas Indonesia kepada para pelajar dan mahasiswa Vietnam di Pusat Promosi Budaya Umah Indo pada 10 Juni 2020.

Kali ini kue yang diperkenalkan adalah kue tradisional klepon yang terbuat dari tepung ketan, diisi dengan gula aren cair dan ditaburi kelapa parut.

Kue klepon dapat dengan mudah ditemukan di banyak daerah di Indonesia.

Para peserta diajari mengenai bahan-bahan dan bagaimana cara membuatnya. Tentu saja para peserta berkesempatan untuk mencicipi makanan tersebut.

"Ini adalah pertama kalinya saya menghadiri acara seperti ini. Saya sangat tertarik untuk membuat makanan Indonesia sendiri. Pembuatan Klepon tidak terlalu sulit dan rasanya cukup enak, saya suka sekali," ujar Oluwafemi David, seorang mahasiswa di Universitas Nasional Vietnam.

Acara ini diikuti oleh para pelajar Vietnam dan bahkan pelajar asing dari beberapa universitas di Hanoi, seperti Akademi Wanita Vietnam, Universitas Ekonomi Nasional, Sekolah Internasional, Universitas Nasional Vietnam dan lain-lain.

3 dari 7 halaman

2. Warga Afrika Selatan Makan Klepon

Selain tarian khas bali, ada makanan khas Indonesia yang ditampilkan di Festival ASEAN 2019 di Pretoria, Afrika Selatan pada 29 Juni 2019.

Festival yang diadakan di Brooklyn Mall, Pretoria dari 27 hingga 29 Juni 2019 bertujuan untuk memperkenalkan makanan, budaya, pariwisata, hingga produk dari masing-masing negara.

Untuk demonstrasi memasak, Indonesia ditampilkan dua jenis tradisional Indonesia yaitu Martabak dan Kue Klepon. Pengunjung tampak memperhatikan dan mendengarkan secara intensif Chef Indonesia yang menunjukkan cara membuat makanan ringan ini.

Penonton menunjukkan antusiasme mereka ketika akhirnya memiliki kesempatan untuk mencicipi makanan sesudahnya, karena makanan ini jarang ditemukan di Afrika Selatan.

 

4 dari 7 halaman

3. Food Blogger Australia Belajar Masak Klepon

Ada yang unik di perayaan hari kemerdekaan Indonesia tahun 2019 di Sydney, Australia. Sebuah restoran setempat bernama P’Nut Street Noodles turut memeriahkan peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan Indonesia dengan menyelenggarakan promosi kuliner khas Indonesia.

Selama 2 minggu, mulai dari tanggal 17 sampai dengan 31 Agustus 2019, restoran ini menyajikan menu nasi goreng, mi goreng, kwetiau goreng, ayam goreng, dan gado-gado.

Untuk mempromosikan pekan kuliner Indonesia ini, KJRI Sydney dan Indonesia Trade Promotion Centre (ITPC) Sydney bekerja sama dengan P’Nut Street Noodles telah menyelenggarakan acara Indonesian Independence Day Blogger Event pada 18 Agustus 2019, dihadiri oleh tidak kurang dari 15 orang food bloggers dan pengusaha diaspora Indonesia distributor produk makanan dan minuman Indonesia di Sydney. Konsul Ekonomi KJRI Sydney Trisari Paramita dan Silvia Malau turut hadir pada acara ini.

Di acara ini, para food bloggers menyaksikan demo masak nasi goreng oleh Chef Nut dari P’Nut Street Noodles dan kue klepon yang diperagakan oleh Chef Harjo dari Restoran Medan Ciak di Sydney.

Acara ini mendapat sambutan hangat dari para bloggers yang hadir. Kesempatan untuk ikut mencoba mengolah sendiri adonan kue klepon dan memasaknya tidak disia-siakan oleh salah satu blogger, Jordo, pemilik akun @the_fat_red yang mengatakan sangat menikmati pengalaman tersebut.

Menurut Jordo, memasak kue klepon sangat mudah dan praktis. Cita rasa kue klepon juga diterima dengan baik oleh lidah para food bloggers Australia.

 

5 dari 7 halaman

4. Masyarakat Jepang Cicipi Kue Klepon

Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di Jepang didukung oleh Rumah Budaya Indonesia (RBI) KBRI Tokyo menggelar sebuah event akbar bertajuk “Indonesia Culinary Festival” di 17 lokasi dengan 8 jam durasi waktu pelaksanaan dan menyajikan 45 menu tradisional khas Indonesia pada tahun 2016.

Pagelaran akbar ini secara resmi dibuka oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang dengan pemukulan gong sebanyak 17 kali yang secara langsung disaksikan seluruh peserta di 17 lokasi berbeda.

Acara kuliner disajikan dalam event itu berupa demo memasak atau cooking class yang dilakukan pelajar dan masyarakat Indonesia, yang juga secara aktif mengajak masyarakat Jepang untuk mencoba membuat hidangan tradisional Indonesia.

Berbagai hidangan khas mulai dari nasi goreng dan nasi kuning lengkap dengan lauknya, pempek palembang, tekwan, soto ayam, batagor, bakmi Jawa, sate, ayam bakar yang merupakan menu utama ditambah klepon, bubur sumsum, es teler, risoles, es cendol, serta dadar gulung sebagai hidangan penutup menjadi penyejuk di suasana musim panas di negeri sakura.

6 dari 7 halaman

5. Cita Rasa Klepon hingga Boston

Festival New England Indonesia 2019, yang diadakan 28 September di Copley Square, Boston, Amerika Serikat adalah perayaan budaya otentik yang spektakuler. Selama enam jam, alun-alun Indonesia dipenuhi dengan aroma lezat, dan pertunjukan asli Indonesia.

Ini adalah festival tahunan ketujuh yang diselenggarakan Komunitas Indonesia New England, Inc., atau ICONE, dan Persatuan Mahasiswa Indonesia Seluruh Amerika Serikat (PERMIAS Massachusetts) yang dikelola mahasiswa.

"Kami hanya ingin memberikan citra rasa dari rumah kami bagi orang Indonesia dan Amerika Serikat," kata Grace Purba, presiden PERMIAS cabang Massachusetts, demikian dikutip dari laman The Huntington News.

Meja makan yang luas memamerkan kuliner masyarakat Indonesia. Tema festival tahun ini, "Pasar Tradisional". Vendor Indonesia menyajikan makanan tradisional seperti rendang, sate, bakso dan siomay.

Tak ketinggalan, klepon yaitu bola kue beras yang dilapisi parutan kelapa adalah makanan penutup yang populer.

"Makanan ini sangat otentik dalam banyak hal dengan rasa dan budaya kuliner Indonesia," kata kata orang lokal.

7 dari 7 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: