Sukses

Pameran Imlek di Hong Kong Diwarnai Ornamen Berbau Demonstrasi

Liputan6.com, Hong Kong - Pameran dalam rangka perayaan Tahun Baru China atau Imlek yang bertema protes bermunculan di seluruh wilayah Hong Kong. Acara ini digelar sebagai sarana pengumpulan dana dan semangat bagi gerakan protes kota itu kendati ada perlawanan keras dari pemerintah setempat dan politisi pro-Beijing.

Pameran ini merupakan acara pokok tahunan menjelang imlek, yang akan dimulai pada Sabtu 25 Januari, seperti dikutip dari Channel News Asia, Rabu (22/1/2020).

Biasanya pameran ini dihiasi dekorasi bunga, buah-buahan, makanan kering, dan hadiah tahun baru tradisional lainnya.

Di masa lalu, partai-partai politik dari berbagai spektrum mendirikan kios untuk mengumpulkan uang dan kesadaran akan tujuan mereka - seringkali dengan poster dan produk yang menyindir saingan mereka.

Tetapi pemerintah melarang 15 kios-kios pameran resmi setelah lebih dari tujuh bulan berlangsungnya kerusuhan politik.

Sebagai gantinya, hampir sejumlah pameran usaha masyarakat sendiri telah didirikan di seluruh kota. Mereka menjual barang dagangan yang sarat dengan rujukan protes.

2 dari 3 halaman

Protes Penjual

Banyak pembeli dan penjual mengkritik keputusan pemerintah untuk melarang partai politik mendirikan kios di pameran resmi.

"Menghentikan (mereka) tampaknya menjadi salah satu langkah yang diadopsi oleh pemerintah untuk menghukum para pendukung protes yang tidak menggunakan kekerasan," kata Tam Kwok-sun, 64, salah satu penjual di pasar malam yang berlokasi di Center Street.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Hikayat Cap Go Meh, Gus Dur, dan Ritual Tolak Bala di Kampung Jokowi
Artikel Selanjutnya
Jokowi Puji Menko PMK Muhadjir yang Pakai Pakaian Khas Tionghoa dan Peci