Sukses

Aksi Heroik Pria Penghadang Teroris di Jembatan London Tuai Pujian

Liputan6.com, London - Aksi pejalan kaki yang berani menghadang pria pelaku penikaman dengan pisau di Jembatan London menuai pujian. Ia dianggap sebagai pahlawan.

Dua orang tewas setelah seorang penyerang menikam sejumlah orang dalam insiden terkait teror.

Rekaman di media sosial menunjukkan bahwa korban ditodong oleh orang lewat, lalu petugas bersenjata api mengintervensi dan menembaknya hingga mati.

Seorang pria yang turun tangan mengatakan bahwa mereka telah berusaha mengambil pisau dari tangan pria itu.

Dilansir dari BBC, Sabtu (30/11/2019), masyarakat mengungkapkan kekaguman atas keberanian mereka yang terlibat.

George Robarts seorang penyanyi ternama, melalui akun Twitternya menulis bahwa seorang pria terlihat dalam video berjalan menjauhi penyerang yang memegang pisau, lainnya terekam berlari menerobos lalu lintas dan melompati partisi di jalanan untuk membekuk pelaku bersama sejumlah orang.

Robarts melanjutkan: "Kami melarikan diri tetapi sepertinya dia berhasil melucuti penyerang, keberanian luar biasa."

Menanggapi gambar yang sama, pengguna Twitter @jcdiet mengatakan: "Berteriaklah kepada pria pemberani di jembatan London ini yang berhasil melepaskan pisau dari pelaku psikopat."

Respons lain datang dari sebuah akun bernama Tom yang menjawab "apresiasi yang lebih besar untuk orang yang menahannya" merujuk salah satu warga sipil lain yang terlibat, yang terlihat memiting penyerang ke tanah.

Amy Coop yang berada di dalam Fishmongers 'Hall, tempat serangan, juga menulis di akun Twitternya dan memuji seorang pria yang berani menghadapi penyerang.

Seorang pemandu wisata, Stevie Hurst adalah salah satu dari mereka yang membantu menahan penyerang. Dia mengatakan kepada BBC 5 dirinya melihat tersangka ditahan dan menendangnya.

"Kami melihat seorang lelaki diseret ke lantai," katanya, seraya menambahkan bahwa orang-orang "berteriak" penyerang itu telah "menusuk beberapa wanita".

"Semua orang berada di atasnya berusaha melumpuhkannya ke tanah," tambahnya.

"Kami melihat pisau itu masih ada di tangannya ... Saya hanya menginjakkan kaki untuk mencoba dan menendang kepalanya.

"Kami berusaha melakukan apapun yang kami bisa untuk mencoba dan mengambil pisau dari tangannya agar dia tak menyakiti orang lain."

“Orang-orang yang ada di sana benar-benar luar biasa. Pahlawan yang tak diduga-duga."

2 dari 4 halaman

Pantas Diberi Gelar Ksatria

Met Police Commissioner Cressida Dick mengatakan dia ingin "mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu, baik dengan menunjukkan keberanian luar biasa dengan terlibat mengatasi penyerang ini".

Brendan Cox mengatakan: "Saya harap halaman depan besok penuh dengan kisah-kisah para pahlawan yang membantu menghentikan serangan, tidak terpaku pada para pencari perhatian yang melakukan aksi teror."

Demikian pula, Kera Stewart mengatakan daripada melihat wajah penyerang, dia ingin melihat wajah "pejalan kaki yang gagah berani dan heroik yang menjatuhkannya, melucuti senjatanya dan menyelamatkan nyawa manusia."

Harvey Bateman menambahkan: "Dibutuhkan banyak keberanian untuk melakukan hal seperti itu."

Spencer Owen berkata: "Kepada pejalan kaki pemberani yang menahan pria itu dengan pisau di London Bridge sebelum polisi bersenjata sampai di sana, kalian semua adalah pahlawan!"

Pengguna media sosial lainnya menggambarkan mereka yang terlibat sebagai "pahlawan super". Bahkan salah satu orang menyarankan mereka diberi gelar kebangsawanan dan yang lain mengatakan bahwa pemerintah harus membayar tagihan tempat tinggal mereka.

3 dari 4 halaman

Dipuji Pemerintah

Wali kota London Sadiq Khan dan Perdana Menteri Boris Johnson, keduanya mengucapkan terima kasih kepada para pahlawan.

Johnson memuji layanan darurat dan mengatakan anggota masyarakat "yang secara fisik campur tangan untuk melindungi kehidupan orang lain" menunjukkan "keberanian luar biasa".

"Bagi saya, mereka mewakili yang terbaik dari negara kami dan saya berterima kasih kepada mereka atas nama semua negara," katanya.

Sementara Khan mengatakan orang-orang yang menghadapi penyerang "mempertaruhkan keselamatan mereka sendiri".

"Mereka adalah yang terbaik dari kita," tambahnya.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Alasan di Balik Berdirinya Museum Vagina di London
Artikel Selanjutnya
Daftar 20 Kota di Dunia Paling Banyak Dikunjungi, Ada dari Indonesia?