Sukses

Penembakan di Philadelphia, 6 Polisi Terluka

Liputan6.com, Philadeplhia - Serangan penembakan kembali terjadi di Amerika Serikat pada Rabu 14 Agustus 2019. Anggota kepolisian Philadelphia, negara bagian Pensylvania jadi target.

Penembakan berbuntut konflik terbuka itu berlangsung dari sore hingga petang waktu setempat. Akibat baku tembak tersebut, enam polisi terluka, demikian sebagaimana dikutip dari The Guardian pada Kamis (15/8/2019).

"Setidaknya enam petugas ditembak dalam insiden yang terjadi di utara (Distrik) Nicetown," twit Sersan Polisi Eric Gripp.

"Semua korban luka sedang dirawat di rumah sakit setempat, dan tidak ada yang dalam kondisi mengancam jiwa," lanjutnya.

Gripp mengatakan polisi sedang mengantarkan surat perintah ke sebuah rumah di distrik terkait, sebelum penembakan terjadi.

Polisi sempat berusaha berkomunikasi dengan penembak dari jarak jauh, memintanya untuk menyerah guna menghindari cedera lebih lanjut.

"Pelaku tidak kooperatif, sehingga kami pun terpaksa melakukan penyergapan langsung," jelas Gripp, seraya menambahkan bahwa masyarakat sekitar telah diperintahkan menjauh dari lokasi kejadian kala itu.

2 dari 3 halaman

Tembakan Terjadi Sepanjang Rabu Sore

Rekaman video yang disiarkan oleh banyak outlet media AS menunjukkan kehadiran polisi dalam jumlah besar di sekitar lokasi kejadian.

Puluhan mobil dan petugas polisi dikerahkan dengan senjata lengkap, ketika dua anggota lainnya terperangkap di dalam rumah pelaku saat penembakan terjadi.

Suara tembakan terus terdengar sepanjang Rabu sore. Puluhan polisi bersiaga di jalan-jalan untuk mensterilkan sekitar lokasi kejadian selama beberapa jam.

Tampak dalam rekaman video, seorang petugas terluka dan segera dilarikan ke rumah sakit dengan mobil polisi.

Video juga menunjukkan dua petugas lainnya membawa seorang pria dan meninggalkannya di belakang mobil polisi. Pria itu terlihat lemas, namun tidak tampak adanya luka tembak atau sejenis.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut:

Loading
Artikel Selanjutnya
Rusia Akan Beri Tanggapan yang Setimpal atas Peluncuran Rudal AS
Artikel Selanjutnya
Menlu AS: Hak dan Kebebasan Beragama Adalah Mutlak