Sukses

Tak Disangka, 5 Kota di Dunia Ini Jadi Sarang Ribuan hingga Jutaan Tikus

Liputan6.com, London - Tikus dianggap ancaman di berbagai kota bahkan negara. Sebab, pertumbuhan hewan pengerat ini relatif cepat dan mengincar hasil panen manusia. 

 

Tikus juga dianggap sebagai pembawa penyakit. Hewan dari ordo Rodentia itu dianggap bertanggung jawab atas munculnya wabah mematikan 'Black Death' di Eropa pada tahun 1300-an. Kala itu, pagebluk menewaskan jutaan orang atau separuh dari populasi Benua Biru.

Pemerintah Iran pada 2013 lalu dilaporkan melancarkan serangan besar-besaran pada tikus-tikus yang berevolusi kelewat batas akibat paparan radiasi dan bahan kimia.

Tikus yang berat normalnya 60 gram berubah jadi lebih dari 5 kilogram. Tubuhnya bahkan bisa lebih besar kucing, dan saking banyaknya ia melebihi jumlah manusia di Teheran.

Belakangan dikabarkan, perubahan iklim di Adelaide, Australia membuat ledakan populasi tikus.

Rupanya, ada beberapa kota di dunia yang dijuluki sebagai kota tikus lantaran jumlah hewan itu yang bisa mencapai jutaan.

Seperti dikutip dari laman Animal Planet, Sabtu (17/11/2018), berikut 5 kota yang dihuni oleh ribuan hingga jutaan tikus:

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

 

2 dari 6 halaman

1. Deshnoke - India

Di barat laut India, Anda akan menemukan sebuah kota bernama Deshnoke. Lokasi ini dikenal dengan Kuil Mata Karni -- sebagai tempat pemujaan.

Yang membuat lokasi ini menjadi unik adalah makhluk hidup yang menghuni kawasan tersebut. Selain manusia, ada pula tikus. Bukan puluhan atau ratusan, namun jumlahnya mencapai ribuan.

Sekitar 20 ribu ekor tikus tinggal di sekitar kuil ini. Bila kebanyakan orang menganggap tikus menjijikkan, maka beda halnya dengan warga setempat atau orang yang berminat untuk datang.

Mereka menyebut jika tikus yang datang dan menempel di kaki di saat sedang berdoa merupakan sebuah pertanda baik. Apalagi, ketika ada satu tikus putih yang mendekati kaki, itu akan dianggap jauh lebih beruntung.

 

3 dari 6 halaman

2. Paris - Prancis

Meski dikenal sebagai kota yang romantis, Paris juga menyimpan sisi gelap. Kota ini rupanya merupakan tempat tinggal bagi delapan juta ekor tikus. 

Data itu disampaikan oleh otoritas setempat pada tahun 2008. Salah satu penyebab tumpahnya tikus ke ruas-ruas jalan hingga pusat kota lantaran ada sekitar 2 juta orang yang membangun tempat tinggal.

Pembangunan menggusur tikus-tikus dari habitat aslinya. Karena itulah mereka berpindah ke area perkotaan. 

Sebagai upaya, pemerintah Paris mengajak warganya untuk meningkatkan upaya pemberantasan tikus dalam kampanye selama dua bulan bertajuk "Le Smash".

 

4 dari 6 halaman

3. London - Inggris

Tikus rupanya juga menjadi masalah besar di London, Inggris. Sama seperti Paris, Sungai Thames yang ada di pusat kota itu telah lama menjadi sarang bagi tikus berukuran besar.

Namun, tikus itu semakin berkembang dan menyebar ke sejumlah lokasi akibat upaya konstruksi untuk menyambut Olimpiade London 2012. Akibat penyebaran tikus ini, banyak orang yang memilih untuk meninggalkan properti mereka.

Penyebaran dan pertumbuhan tikus di kota ini kian pesat setelah adanya peningkatan sampah, terutama sampah dari jenis makanan cepat saji.

 

5 dari 6 halaman

4. New Orleans - Amerika Serikat

Salah satu kota yang ada di Amerika Serikat ini juga pernah mengalami permasalahan yang berkaitan dengan tikus.

Bangunan tua yang ada di New Orleans, Amerika Serikat adalah sarang bagi hewan pengerat tersebut. Bahkan, banyak warga atau pemerintah yang tak tahu dan tak mengira jika jumlahnya jutaan.

Pada tahun 2009, tikus pernah menakuti seluruh warga kota karena seluruh tikus di rumah tua itu masuk ke pusat kota.

Bahkan, kasus ini pernah membuat seorang bayi berusia tiga bulan tewas. Hal ini disebabkan oleh eksasuinasi, atau dalam istilah awam gigitan tikus berulang kali yang dilakukan tikus pada tubuh bayi sampai berdarah lalu meninggal.

 

6 dari 6 halaman

5. Boston - Amerika Serikat

Sama seperti London, tikus juga pernah bikin ngeri warga di Boston, Amerika Serikat. Kota ini sempat diserang oleh jutaan tikus lantaran proses pembuangan dan penyimpanan sampah yang salah.

Ada banyak lokasi pembuangan sampah yang diterlantarkan, tanpa dibersihkan hingga menumpuk dalam jumlah yang sangat banyak. Ditambah dengan banyaknya pembangunan proyek.

Serangan tikus ini bahkan membuat warganua angkat senjata dan menyerang hewan ini dengan bantuan senapan.

Artikel Selanjutnya
Ilmuwan: Tikus Sebabkan Kerusakan Terumbu Karang Dunia
Artikel Selanjutnya
10 Cara Mengusir Tikus di Rumah dengan Bahan Alami, Mudah dan Ampuh