Sukses

29-10-2004: Osama Bin Laden Klaim Jadi Otak Teror 11 September 2001

Liputan6.com, Doha - Hari ini, tepat 14 tahun lalu, pemimpin Al-Qaeda Osama bin Laden tampil dalam sebuah video pesan terbaru yang ditayangkan oleh Al Jazeera, stasiun televisi global asal Qatar.

Bin Laden untuk pertama kalinya mengklaim bertanggung jawab langsung atas serangan 11 September 2011, yang menghancurkan menara kembar World Trade Center di New York, Amerika Serikat (AS).

Kelompok Islam militan itu berkata: "Kami harus menghancurkan menara (WTC) di Amerika, karena kami adalah orang bebas ... dan kami ingin mendapatkan kembali kebebasan bangsa kami."

Dalam video tersebut, Osama bin Laden mengenakan jubah kuning dan putih, duduk di sebuah ruangan dengan dinding polos berwarna coklat, demikian sebagaimana dikutip dari Cbc.ca pada Minggu (28/10/2018).

Dalam pesan berdurasi 18 menit itu, beberapa di antaranya ditayangkan oleh Al-Jazeera empat hari sebelum pemilihan presiden AS, bin Laden menuduh George W Bush lalai mengawasi kebobolan 19 orang pembajak pesawat, yang mengambil alih empat pesawat penumpang untuk teror bunuh diri.

Bin Laden juga mengancam serangan baru jika kebijakan pemerintah AS tidak berubah.

Menurut para penerjemah, bin Laden mengatakan kepada para daftar pemilih AS: "Keamanan Anda tidak berada di tangan (calon presiden Demokrat John) Kerry atau Bush, atau al-Qaeda. Keamanan Anda ada di tangan Anda sendiri."

"Setiap negara yang tidak ikut campur dengan urusan keamanan kami, maka mereka telah menjamin keamanannya sendiri."

Di sisi lain, Presiden Bush yakin Amerika akan menang.

Bush bereaksi terhadap rekaman itu dengan mengatakan, bahwa AS tidak akan diintimidasi oleh upaya bin Laden untuk ikut campur dalam pilpres 2004.

"Orang Amerika tidak akan diintimidasi atau dipengaruhi oleh musuh negara kita," katanya. "Kami sedang berperang dengan para teroris ini, dan saya yakin bahwa kami akan menang."

Rivalnya, John Kerry juga cepat mengutuk ancaman bin Laden.

"Sebagai orang Amerika, kami benar-benar bersatu dalam tekad untuk memburu dan menghancurkan Osama bin Laden, dan juga para teroris," katanya saat berkampanye di Florida.

Al-Jazeera mengatakan menerima pesan sebelumnya di hari penayangan pesan Osama bin Laden, tetapi tidak akan mengatakan apa isinya.

Juru bicara Gedung Putih kala itu, Scott McClellan, mengatakan para pejabat intelijen AS percaya rekaman aslinya.

FBI membandingkan video tersebut dengan satu siaran salah satu siaran di stasiun televisi ABC, tidak beberapa lama setelahnya.

Dalam pesan lain tersebut, seorang pria bertopeng, yang mengaku sebagai seorang anggota al-Qaeda cabang AS, mengatakan akan lebih banyak serangan terhadap Negeri Paman Sam, dan waktunya sudah kian dekat.

 

Simak video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

Bush Dituding Tidak Tanggap Terhadap Serangan

Rekaman langsung dari Osama bin Laden pada 2004 silam adalah pertama kalinya bagi publik global, setelah pemimpin Al Qaeda itu ditetap sebagai buron, setahun setelah Serangan 11 September.

Dia menghindari penangkapan ketika AS menginvasi Afghanistan, di mana dia bermarkas, pada akhir tahun 2001. Banyak analis percaya dia menemukan tempat perlindungan di rantai pegunungan di sepanjang perbatasan dengan negara tetangga Pakistan.

Salah satu pernyataan yang lebih eksplosif dari bin Laden pada rekaman itu adalah bahwa serangan pesawat bunuh diri al-Qaeda pada 11 September 2001, akan lebih ringan jika Bush lebih waspada dan bertindak lebih cepat.

Sebaliknya, kata bin Laden, Bush justru terus mendengarkan bocah sekolah dasar membacakan cerita dongeng.

Presiden sedang mengunjungi sebuah sekolah di Florida, ketika seorang pembantu mengatakan kepadanya bahwa sebuah pesawat terbang ke arah World Trade Center.

Seorang juru kamera menangkap momen ketika politikus tersebut tercengang, namun tetap berusaha tenang mendengarkan seorang siswa membaca kisah My Pet Goat selama tujuh menit berikutnya.

Pemimpin al-Qaeda mengatakan para pembajak telah merencanakan untuk melakukan semua serangan dalam waktu 20 menit, karena mereka yakin AS akan bereaksi dengan cepat dan mulai menembaki pesawat-pesawat yang salah.

"Penundaan Bush memberi kami tiga kali waktu yang dibutuhkan untuk melakukan operasi, terima kasih kepada Tuhan," kata Bin Laden.

Sebanyak 58 menit berlalu antara waktu pesawat pertama menghantam menara pertama WTC,dan saat pesawat ketiga menabrak Pentagon --markas Kementerian Pertahanan-- di dekat ibu kota Washington DC.

Pesawat keempat jatuh di sebidang lahan di negara bagain Pennsylvania, setelah penumpang mengetahui apa yang terjadi dengan pesawat lain yang dibajak, dan menyerbu kokpit untuk mengalihkannya dari target populasi keempat.

Beberapa kejadian bersejarah juga terjadi di tanggal yang sama, seperti mialnya eksekusi petualang sekaligus penulis Walter Raleigh jaena dituduh berkonspirasi menjatuhkan Raja James I dari Inggris.

Selain itu, pada tanggal yang sama di tahun 1915, Tomas Masaryk memprokalamasikan kemerdekaan Cekoslowakia.

Loading
Artikel Selanjutnya
Usai Tinggalkan Plastik, California Akan Akhiri Penggunaan Gelas Sekali Pakai
Artikel Selanjutnya
Donald Trump Anggap Kesepakatan Perang Dagang China Lebih Baik dari Harapannya