Sukses

Ini Kata Elon Musk soal Peluncuran Satelit Merah Putih

Liputan6.com, Miami - Selasa pagi waktu Amerika Serikat (AS), SpaceX dijadwalkan meluncurkan satelit komunikasi baru milik pemerintah Indonesia bertajuk Merah Putih. Peluncuran dilaksanakan dari kawasan pesisir negara bagian Florida, dengan menggunakan salah satu varian roket Falcon 9 lansirannya.

Ini adalah pertama kalinya SpaceX akan menggunakan kembali salah satu penguat baru Blok 5, perombakan terakhir dari Falcon 9 yang diharapkan oleh sang CEO, Elon Musk, dapat pergi bolak-balik luar angkasa hingga 100 kali.

Versi sebelumnya dari roket ini hanya mampu terbang ke ruang angkasa sebanyak dua kali, yang berarti kendaraan khusus ini bisa menjadi Falcon 9 pertama yang pergi ke ruang angkasa untuk ketiga kalinya.

Untuk misi ini, sebagaimana dikutip dari The Verge pada Selasa (7/8/2018), SpaceX menggunakan roket Falcon 9 Block 5 seri pertama, yang sebelumnya telah mengirim satelit komunikasi besar untuk Bangladesh dari Florida pada Mei lalu.

Setelah berhasil melakukan penerbangan, kendaraan itu mendarat di salah satu kapal drone SpaceX, untuk kemudian diperiksa dan diperbaiki selama tiga bulan terakhir, agar siap untuk diterbangkan kembali.

Elon Musk berharap bisa melakukan sedikit perbaikan pada kendaraan Blok 5 ini, jika ada. Membatasi jumlah inspeksi dan tweaker yang diperlukan antara penerbangan ulang dapat secara signifikan meningkatkan penghematan biaya yang didapat SpaceX dari penggunaan ulang roketnya.

Lebih sedikit uang dibutuhkan jika lebih sedikit orang dan material diperlukan untuk memutar roket setiap waktu.

"Pada akhirnya, SpaceX berharap untuk menerbangkan setiap kendaraan Blok 5 sebanyak 10 kali sebelum perbaikan apa pun diperlukan," pungkas Elon Musk

 

Simak video pilihan berikut: 

 

 

2 dari 2 halaman

Persiapan Peluncuran Satelit Merah Putih

Namun, karena ini adalah penerbangan Block 5 pertama, CEO SpaceX Elon Musk mencatat bahwa inspeksi diperlukan untuk memastikan bahwa kendaraan ini benar-benar tidak perlu diperbaiki segera setelah pendaratan roket.

Di Twitter, Elon Musk mengindikasikan bahwa pemeriksaan berjalan dengan baik, tetapi proses pemusnahan menjadi nol mungkin sulit.

Peluncuran satelit Merah Putih bertujuan menyediakan layanan telekomunikasi ke seluruh wilayah Indonsia dan beberapa bagian Asia Tenggara. Satelit ini direncanakan akan dilepas di orbitnya sekitar 32 menit setelah lepas landas.

Setelah peluncuran, booster Falcon 9 yang digunakan akan berusaha melakukan pendaratan lain di salah satu kapal drone SpaceX di perairant Atlantik.

SpaceX memiliki jatah jendela luncur selama dua jam, mulai dari persiapan di darat hingga pelepasan orbit di luar angkasa. Satelit Merah Putih akan diluncurkan pada Selasa, 7 Agustus, pukul 01.18 dini hari waktu setempat, atau sekitar pukul 12.00 WIB.

Sejauh ini, cuaca terlihat bagus, dengan peluang 80 persen bahwa kondisinya akan menguntungkan untuk diluncurkan. Jangkauan SpaceX akan dimulai sekitar 15 menit sebelum tinggal landas.

Artikel Selanjutnya
Twitter Blokir Akun Palsu yang Pakai Nama Elon Musk
Artikel Selanjutnya
Ibu Penyelamat Korban Gua Thailand Ingin Tembak Elon Musk, Kenapa?