Sukses

Kisah Eks Perawat yang Jadi Pahlawan di Pesawat Celaka Southwest Airlines

Liputan6.com, Philadelphia - Mesin pesawat Southwest Airlines 1380 meledak di udara dalam perjalanan dari New York ke Dallas, Amerika Serikat. Pilot mengambil keputusan untuk melakukan pendaratan darurat.

Di antara para penumpang, pensiunan perawat sekolah, Peggy Phillips, merasa amat tak berdaya ketika melihat masker oksigen di Southwest Airlines bergelantungan pasca-mesinnya meledak. Bayangan terakhir tentang putrinya langsung menyeruak di ingatan.

Philips pasrah, terkenang 20 menit setelah pesawat mengudara dan mengirim pesan singkat kepada sang putri bahwa dia menyayanginya.

"Aku mengirim pesan kepada putriku, 'pesawat bermasalah, aku menyayangimu'," ucap Phillips mengatakan kepada Newsweek yang dikutip Kamis (19/4/2018).

Lalu terdengar ada seorang wanita tersedot keluar akibat lubang menganga dari jendela yang rusak akibat ledakan mesin Southwest Airlines 1308. Sejumlah pria secara heroik segera menarik tubuh perempuan itu.

Korban berhasil ditarik dan tengah diberikan CPR atau bantuan pernapasan. Lalu pramugari Southwest Airlines bertanya "apakah ada orang di pesawat yang tahu CPR?".

Phillips langsung membuka masker oksigen dan bangkit dari kursinya. Ia bergegas membantu kru pesawat seperti perawat sedang bertugas.

"Itu terjadi begitu saja. Aku merasa sedang duduk dengan masker oksigen. Sangat tidak berdaya. Tapi saat seseorang bertanya apakah ada yang tahu CPR, aku bangkit," kata Phillips.

"Aku melakukan apa yang pernah aku pelajari dulu," imbuhnya.

Philips pun menolong korban yang diidentifikasi Jennifer Riordan’ yang kesulitan bernapas. Bak pahlawan. Meski akhirnya wanita itu meninggal dunia.

 

 

Saksikan juga video berikut ini:

2 dari 2 halaman

Detik-Detik Pesawat Southwest Airlines Celaka

Southwest Airlines yang berangkat dari Bandara La Guardia New York ke Dallas terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Philadelphia setelah sebuah mesin meledak dan badan pesawat robek di udara.

Burung besi itu membawa 143 penumpang dan lima awak.

Dikutip dari News.com.au, para penumpang Southwest Airlines itu merasa ngeri dan mengira mereka akan mati.

Mereka menggambarkan adegan-adegan traumatis di kapal terbang, mengatakan pecahan mesin menyebabkan jendela meledak dan seorang wanita tersedot keluar.

Saksi mata mengatakan, sejumlah pria secara heroik segera menarik tubuh perempuan itu.

"Salah satu jendela hancur dan bolong," kata penumpang bernama Eric Zilbert. "Ada sejumlah pria yang heroik menarik tubuh perempuan itu dari jendela dan melakukan CPR," lanjutnya.

Layanan darurat bergegas ke tempat kejadian setelah pesawat melakukan pendaratan darurat sekitar pukul 11.00 pada Rabu, 17 April 2018.

Komisaris Kebakaran Philadelphia Adam Thiel mengatakan bahwa satu orang dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis dan bahwa tujuh orang lainnya dirawat oleh paramedis karena cedera ringan.

Korban adalah Jennifer Riordan, dari Albuquerque, telah diidentifikasi sebagai satu-satunya yang tewas dalam insiden mengerikan itu, menurut laporan media AS.

Live Streaming Emtek Goes To Campus 2018 di Yogyakarta

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
2 Eks Militer Jadi Pilot Pahlawan di Pesawat Celaka Southwest Airlines
Artikel Selanjutnya
Pilot Wanita Selamatkan Pesawat Southwest Airlines yang Mesinnya Meledak di Udara