Sukses

Wanita Tukang Sapu Jalanan Ini Memenangkan Kontes Kecantikan

Liputan6.com, Rabat - Berkat wajahnya yang menawan, Sanaa Maatat,yang merupakan seorang tukang sapu jalanan, berhasil menjadi ratu kecantikan

Perempuan 25 tahun ini memenangkan gelar kontes kecantikan Miss Cleaners di Maroko. Ia pun menjadi terkenal dalam semalam setelah orang membagikan fotonya di media sosial.

Banyak yang tidak percaya bahwa Maatat si ratu kecantikan itu adalah tukang sapu yang membersihkan jalanan dan mengumpulkan sampah. Sebab, rupanya cantik, kulitnya pun indah.

Meskipun yakin bahwa penampilan menawannya dapat membantu mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, Maatat mengatakan dirinya sudah bangga dengan apa yang dia lakukan hingga saat ini. Sehingga ia tak berpikir untuk mengubah profesinya.

Maatat, si ratu kecantikan yang merupakan ibu dua anak, juga mengatakan bahwa dia bekerja untuk memberikan kehidupan yang lebih baik untuk keluarganya. Ia juga mengaku bangga bisa berkontribusi untuk membersihkan jalanan di negaranya.

Tak hanya memenangkan gelar ratu kecantikan karena penampilan cantiknya, tapi juga karena disiplin saat bekerja. Demikian kriteria yang dipenuhi Maatat dalam kontes dari OZONE Environment & Services.

"Memenangkan gelar akan berkontribusi untuk menghormati semua wanita petugas pembersih, dan mendorong mereka untuk tampil lebih baik saat melakukan pekerjaan terhormat ini," jelas Maatat.

1 dari 2 halaman

Nenek 73 Tahun Dinobatkan Jadi Ratu Kecantikan

Kontes kecantikan yang tak biasa juga pernah diselenggarakan di Amerika Serikat. Bukan untuk sosok wanita muda, cantik bertubuh ideal, dan berkulit mulus, tapi diperuntukkan bagi kaum lansia.

Dikutip dari laman AFP pada 21 Oktober 2017, ajang kecantikan lansia tersebut harus berusia 60 tahun ke atas.

Ajang pencarian ratu kecantikan ini diberi nama Miss Senior America. Kontes yang telah dimulai sejak 1971 ini bertujuan mempromosikan aspek rasa percaya diri bagi seorang wanita sepuh.

Banyak peserta dari latar belakang berbeda yang mengikuti ajang ini. Mulai dari mantan staf CIA, pimpinan paduan suara, hingga mantan pelari maraton.

Acara ini menjadi bukti nyata bahwa seorang lansia tak melulu harus berisirahat di rumah, menjahit pakaian, atau merajut benang. Para lansia juga bisa berprestasi di ajang kecantikan.

Ajang pemilihan itu diselenggarakan pada Kamis, 19 Oktober 2017 di New Jersey, Amerika Serikat waktu setempat.

Tahun 2017 ini, ajang Miss Senior America dimenangi oleh Carolyn Slade Harden. Wanita berusia 73 tahun itu pernah bekerja sebagai penyanyi.

Harden pun mengaku tak menyangka akan memenangi kontes kecantikan tersebut.

"Saya tak pernah menyangka akan menang. Ini adalah era kecantikan kami. Ini hanya permulaan dan bukan akhir," ucap Harden.

Ajang ini ternyata juga menjadi motivasi tersendiri bagi banyak pihak. Beberapa kontestan bahkan ada yang tak dapat berdiri secara sempurna. Mereka harus menggunakan kursi roda agar dapat berkompetisi.

Sebut saja peserta perwakilan negara bagian Minnesota yang menggunakan tongkat pada malam final. Hebatnya, ia ikut menari saat pembukaan berlangsung.

Mereka juga menunjukkan bakat lain seperti bernyanyi dibalut gaun kerlap-kerlip yang menambah semarak panggung.

Di Amerika Serikat terdapat sekitar 47,8 juta lansia berumur 65 tahun ke atas pada tahun 2015. Itu berarti, jumlah lansia sikitar 15 persen dari populasi di AS.

Angka ini dinilai akan terus bertambah menjadi 98,2 juta orang hingga tahun 2060. Itu berarti, satu dari empat orang Amerika Serikat merupakan kaum lansia. 

Artikel Selanjutnya
Terhambat Regulasi, Uber Setop Layanan di Maroko
Artikel Selanjutnya
Maroko Dukung RI Jadi Anggota Dewan Keamanan PBB