Sukses

Wajah Baru, Menara Eiffel Akan Berganti Warna pada Oktober 2018?

Liputan6.com, Paris - Menara Eiffel merupakan sebuah menara besi yang dibangun di Champ de Mars, di tepi Sungai Seine, Paris, Prancis. Menara ini menjadi ikon global Prancis lantaran struktur bangunannya yang unik dan mengagumkan.

Saat pertama kali didirikan pada tahun 1889, banyak warga Paris yang membenci Menara Eiffel. Pasalnya di kala itu, Menara Eiffel tidak berwarna coklat perunggu seperti masa kini. Awalnya, menara ini berwarna merah sehingga orang-orang tak begitu menyukainya.

Sentimen itu sangat berbanding terbalik dengan kondisi sekarang, di mana orang-orang ramai berfoto, bercengkerama, dan menikmati keelokan menara setinggi 324 meter tersebut.

Selama 129 tahun, Menara Eiffel sudah berganti-ganti cat sebanyak 19 kali. Tahun ini, pemerintah berencana memperbarui warnanya lagi. Dengan demikian, total pengecatan menjadi 20 kali.

Pihak yang berhak memutuskan warna Menara Eiffel adalah Kementerian Kebudayaan dan Urusan Perkotaan. Entah itu diganti atau hanya dilapisi kembali.

"Kami akan menghidupkan kembali warna-warna tua ini, seperti yang kita lakukan terhadap lukisan tua," kata seorang juru bicara kementerian tersebut kepada media lokal Le Parisien, dikutip dari Travel Leisure, Selasa (13/3/2018).

"Kita lihat nanti, semoga bisa lebih merona dari sebelumnya," imbuhnya.

Menurut perancangnya, Gustave Eiffel, warna merah dinilai bisa melindungi struktur bangunan dari karat. Tapi sejak menjalani konstruksi, menara tersebut telah dicat menggunakan warna okre, kuning dan beberapa nuansa coklat. Sesekali terlihat efek ombre saat Menara Eiffel dihiasi lampu pada malam hari.

Kementerian menambahkan, dibutuhkan 60 ton cat untuk melapisi Iron Lady ini, menurut The Local. Pengecatan akan dimulai pada bulan Oktober 2018.

Selama 15 tahun ke depan, Menara Eiffel akan menjalani renovasi senilai US$ 369 juta, termasuk pemasangan kaca anti peluru di sekitar menara.

 

Saksikan video pilihan berikut ini:

1 dari 2 halaman

Dinding Kaca Akan Gantikan Pagar Besi

Dinding kaca setinggi 2,5 meter akan dipasang di sekeliling Menara Eiffel di Paris, Prancis. Tujuannya, untuk melindungi ikon Kota Cinta itu dari serangan teror.

Kantor Wali Kota Paris mengatakan, dinding kaca akan menggantikan pagar besi yang dipasang saat penyelenggaraan turnamen sepak bola Euro 2016.

Seperti dikutip dari BBC, proyek yang diperkirakan menghabiskan dana sebesar US$ 21 juta itu dimulai pada tahun 2017.

Paris dalam kondisi siap siaga pascateror pada November 2015 yang menewaskan 130 orang.

Juli 2016 lalu, 86 orang tewas saat truk dikemudikan cepat, menabrak kerumunan orang yang sedang merayakan Bastille di Kota Nice.

Sementara, awal tahun 2017, seorang pria bersejatakan kapak menyerang sejumlah tentara di Museum Louvre Paris.

Menara Eiffel, salah satu tengara paling terkenal Prancis, menarik 6 juta wisatawan tiap tahunnya.

Dinding kaca yang dibangun dirancang untuk menghentikan individu atau kendaraan tank yang berniat melakukan serangan teror di sana, demikian diungkap wakil wali kota bidang pariwisata, Jean-Francois Martins.

"Ancaman teror masih tinggi di Prancis. Tempat-tempat rentan, mulai dai Eiffel Tower, harus mendapat pengamanan khusus," kata dia.

"Kami akan menganti pagar besi dari sisi utara ke selatan dengan panel kaca, yang memungkinkan pengunjung dan warga Paris menikmati pemandangan monumen itu."

Martins menambahkan, ada tiga tujuan yang ingin dicapai pihaknya: menyediakan pemandangan yang lebih baik, memudahkan akses pelancong, dan memperkuat perlindungan bagi pengunjung dan staf.

  • Menara besi yang menjadi ikon kota Paris, hingga ikon negara Perancis. Menara ini dibangun di tepi Sungai Seine, Paris.
    Menara besi yang menjadi ikon kota Paris, hingga ikon negara Perancis. Menara ini dibangun di tepi Sungai Seine, Paris.
    Menara Eiffel
  • Paris adalah ibukota negara Perancis, yang merupakan kota dengan populasi terbanyak di negaranya.
    Paris adalah ibukota negara Perancis, yang merupakan kota dengan populasi terbanyak di negaranya.
    Paris
  • Prancis
Artikel Selanjutnya
Kisah Masjid di Paris yang Selamatkan Ratusan Kaum Yahudi dari Pembantaian
Artikel Selanjutnya
Cuma Ada di Jepang, Liburan ke Paris Tanpa Meninggalkan Tempat