Sukses

Tanpa Restu Ayah, Pangeran Jerman Nikahi Desainer Rusia

Liputan6.com, Hanover - Pangeran Ernst August dari Hanover (33), Jerman, menikahi seorang perancang busana asal Rusia, Ekaterina Malysheva (30), pada Sabtu waktu setempat. Pernikahan keduanya berlangsung tanpa restu  ayah dari pengantin laki-laki.

Pasangan Ernst dan Ekaterina diangkut dengan kereta kuda menuju tempat pernikahan mereka di Marktkirche, gereja Lutheran terbesar di Hanover. Sejumlah selebritas dan aristokrat dari seluruh Eropa hadir dalam momen sakral tersebut, termasuk Putri Alexandra, adik tiri Pangeran Ernst.

Putri Alexandra merupakan anak dari Ernst August Sr dan Putri Caroline dari Monako. Selain itu, anak-anak Caroline lainnya seperti Charlotte, Pierre, dan Andrea Casigrahi juga masuk di antara tamu undangan yang hadir.

Namun, yang paling mencolok dari pernikahan tersebut justru adalah ketidakhadiran Ernst August Sr, ayah dari mempelai pria. Alasan Ernst August Sr menentang pernikahan putranya adalah ia ingin menjaga harta keluarga, terutama yang berada di Lower Saxony.

Smh.com.au memuat dalam laporannya bahwa Ernst August Sr yang merupakan sepupu dari Ratu Elizabeth II menginginkan kastel, harta, dan hadiah yang diwariskan kepada putranya pada periode 2004 - 2006 dikembalikan ke tangannya.

"Saya terus berharap anak saya pada akhirnya akan memikirkan kepentingan keluarga kami yang lebih tinggi dan menyerah," ujar Ernst August Sr kepada surat kabar Handelsblatt sebelum pernikahan putranya.

"Saya siap untuk bicara dan rekonsiliasi," imbuhnya.

Sementara itu, Ernst dan Ekaterina, dikabarkan akan menggelar resepsi pribadi bagi 600 orang di Kastel Marienburg yang berlokasi di dekat Hanover pada Sabtu mendatang.

Di hari pernikahannya, sang mempelai wanita tampil cantik dengan mahkota dan gaun putih dengan potongan klasik hasil rancangan desainer Lebanon Sandra Mansour. Pasangan Ernst dan Ekaterina sendiri telah bersama selama delapan tahun.

 

Tonton video menarik berikut: