Liputan6.com, Kadena: Ribuan warga pulau Okinawa di bagian selatan Jepang, Sabtu (7/11), melakukan protes terhadap kehadiran militer AS di kawasan tersebut.
Sekitar 2.500 orang yang tinggal di kota Kadena, yang telah menampung sebuah pangkalan udara AS yang besar yang sering memancing keluhan karena suara gaduh pesawat jet yang terbang siang dan malam, memprotes usulan pemerintah agar kota itu menerima instalasi AS lain.
Demonstrasi itu dilakukan tiba satu hari sebelum masyarakat Okinawa melakukan demonstrasi besar terhadap perjanjian militer Jepang-AS 2006 menjelang kunjungan pertama Presiden AS Barack Obama ke Tokyo. Demonstrasi itu diperkirakan dihadiri sekitar 30.000 demonstran.
Menurut perjanjian tersebut, Tokyo setuju dengan Washington bahwa Pangkalan Udara di Futenma dipindahkan ke tempat Kamp Schwab di pantai pulau itu. Perdana baru Jepang Yukio Hatoyama mengatakan, dalam kampanye, akan meninjau kembali perjanjian tersebut dan menginginkan pangkalan itu dipindahkan dari pulau, atau bahkan dari negara itu.
Karena mendapat tekanan dari AS yang minta Jepang menghormati perjanjian tersebut, Menlu Katsuya Okada mengusulkan pangkalan Futenma digabung dengan pangkalan udara di Kadena -- usulan yang membuat marah warga Kadena. "Apapun alasan atau apapun penjelasan yang diberikan, saya tidak akan menerima," kata Walikota Kadena Tokujitsu Miyagi pada unjuk rasa itu sebagaimana dikutip ANTARA. "Mari buang proposal itu dengan keputusan kita yang tak tergoyahkan."
Washington dan Tokyo merupakan sekutu keamanan dekat pada era pasca-perang, dengan AS menjamin pertahanan Jepang dan memberikan penangkisan nuklir pada saat dan setelah Perang Dingin. Okinawa terletak sekitar 1.600 kilometer di selatan Tokyo, dianggap akan menjadi tempat strategis karena dekat China, Taiwan dan Korea Utara. Pangkalan di sana menampung lebih dari separuh dari 47.000 tentara AS yang ditempatkan di Jepang. (YUS)
Sekitar 2.500 orang yang tinggal di kota Kadena, yang telah menampung sebuah pangkalan udara AS yang besar yang sering memancing keluhan karena suara gaduh pesawat jet yang terbang siang dan malam, memprotes usulan pemerintah agar kota itu menerima instalasi AS lain.
Demonstrasi itu dilakukan tiba satu hari sebelum masyarakat Okinawa melakukan demonstrasi besar terhadap perjanjian militer Jepang-AS 2006 menjelang kunjungan pertama Presiden AS Barack Obama ke Tokyo. Demonstrasi itu diperkirakan dihadiri sekitar 30.000 demonstran.
Menurut perjanjian tersebut, Tokyo setuju dengan Washington bahwa Pangkalan Udara di Futenma dipindahkan ke tempat Kamp Schwab di pantai pulau itu. Perdana baru Jepang Yukio Hatoyama mengatakan, dalam kampanye, akan meninjau kembali perjanjian tersebut dan menginginkan pangkalan itu dipindahkan dari pulau, atau bahkan dari negara itu.
Karena mendapat tekanan dari AS yang minta Jepang menghormati perjanjian tersebut, Menlu Katsuya Okada mengusulkan pangkalan Futenma digabung dengan pangkalan udara di Kadena -- usulan yang membuat marah warga Kadena. "Apapun alasan atau apapun penjelasan yang diberikan, saya tidak akan menerima," kata Walikota Kadena Tokujitsu Miyagi pada unjuk rasa itu sebagaimana dikutip ANTARA. "Mari buang proposal itu dengan keputusan kita yang tak tergoyahkan."
Washington dan Tokyo merupakan sekutu keamanan dekat pada era pasca-perang, dengan AS menjamin pertahanan Jepang dan memberikan penangkisan nuklir pada saat dan setelah Perang Dingin. Okinawa terletak sekitar 1.600 kilometer di selatan Tokyo, dianggap akan menjadi tempat strategis karena dekat China, Taiwan dan Korea Utara. Pangkalan di sana menampung lebih dari separuh dari 47.000 tentara AS yang ditempatkan di Jepang. (YUS)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389848/original/059413000_1793775328-WhatsApp_Image_2026-11-04_at_12.15.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483882/original/074480700_1769405806-SBY_sakit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389787/original/061479300_1793772850-Screenshot_2026-11-04_131352.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5377022/original/021863400_1760072132-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__88_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)