Sukses

Salah Pilih Korban, Pencopet Ini Babak Belur

Liputan6.com, Beijing - Don't judge a book by it's cover, demikian kata pepatah. Namun, idiom popular ini mungkin diabaikan oleh seorang pencopet di China. Bagaimana tidak, aksi pencopetan yang terjadi di dalam sebuah bus ini justru berakhir dengan insiden "salah korban".

Dikutip dari Daily Mail, Rabu, (04/05/16) seorang pria dilaporkan berusaha mencuri barang dari tas seorang perempuan yang tanpa diketahuinya ternyata cukup kuat untuk melakukan perlawanan fisik. Sang korban diketahui tengah asyik menonton sesuatu di telepon genggam miliknya, sementara si pencopet berdiri tepat di belakangnya.

Pria itu beraksi cepat dengan merogoh ke dalam tas sang korban sebelum akhirnya kejadian tersebut disadari oleh si perempuan. Tak ayal, sang korban pun melakukan perlawanan, ia meraih pergelangan tangan pencopet dan menguncinya di sebuah tiang besi yang berada dekat dengan kursi penumpang.

Demi menarik perhatian penumpang lainnya, perempuan itu berteriak dan menangis ketika sang pencopet berusaha melepaskan diri. Sang pencopet pun meneriaki balik calon korbannya.

Seolah tak rela sang pencopet kabur begitu saja, perempuan muda itu lantas menarik tangan sang pencopet sebelum akhirnya ia berhasil membuat pria itu berlutut di hadapannya dengan menendang kakinya.

Dalam video yang diunggah Daily Mail tampak adegan perlawanan dramatis ini pun berakhir setelah sang perempuan berhasil "melempar" sang pria sebelum akhirnya memberi sentuhan akhir dengan menendang dadanya.

Video insiden "salah copet" ini menuai sejumlah komentar. Tak sedikit yang memuji keberanian dan ketangguhan sang korban, namun tak sedikit pula yang mencibir bahwa video ini hanya sekedar rekayasa. Tidak diketahui persis bagaimana kelanjutan nasib sang pencopet tersebut. 

Berikut ini tayangan insiden pencopetan yang terjadi di dalam sebuah bus di China:

 

 

  • Negara dengan penduduk terbanyak di seluruh dunia. Negara ini telah berganti nama menjadi Republik Rakyat Tiongkok.
    Negara dengan penduduk terbanyak di seluruh dunia. Negara ini telah berganti nama menjadi Republik Rakyat Tiongkok.
    China
  • Copet