Sukses

Nonton Anime, Bocah 6 Tahun Tewas Setelah 'Terbang' dari Balkon

Liputan6.com, Osaka - Menonton acara televisi bersama keluarga tentunya merupakan hal yang sangat menyenangkan untuk dilakukan di sela-sela waktu senggang. Namun, apa jadinya bila tontonan televisi tersebut malah mengantarkan keluarga tercinta ke gerbang kematian?

Dikutip dari Theguardian.com, Kamis (14/4/2016), seorang anak perempuan berumur 6 tahun dari Abeno, Osaka, Jepang, meninggal dunia di  setelah mencoba "terbang" dari balkon kondominiumnya yang berada di lantai 43.

Bocah malang tersebut terjatuh saat mencoba terbang menirukan adegan film kartun yang menayangkan kisah seorang anak yang bisa terbang.

Anak perempuan itu sedang menonton film kartun bersama dengan keluarganya pada Minggu, 10 April 2016 sore hari, ketika sang ayah menyadari putrinya menghilang. 

Setelah mencari gadis kecil itu ke seluruh penjuru rumah, kemudian keluarga menemukannya sedang mencoba memanjat jendela kamar, terpeleset, dan kemudian jatuh dari balkon kamarnya.

Bocah malang itu kemudian dinyatakan meninggal saat berada di rumah sakit akibat trauma.

Menurut keterangan polisi setempat, gadis kecil itu mungkin memanjat menggunakan kursi saat mencoba mencapai beranda rumah setinggi satu meter sebelum akhirnya terjatuh.

"Kami tidak mencurigai adanya motif tersembunyi dalam kasus ini," kata seorang petugas polisi setempat.

Polisi juga menyatakan mereka mendapatkan sebuah laporan dari seorang warga yang saat itu berada di lokasi kejadian dan menyaksikan saat bocah itu terjatuh.

"Memang terlihat sedikit mengganjal karena bukan keluarga yang mencoba menghubungi," kata petugas polisi

Polisi meminta untuk tidak menyebutkan nama anak itu untuk melindungi keluarganya, dan juga meminta untuk tidak menyebutkan judul anime yang ditonton supaya tidak menimbulkan kecemasan pada keluarga yang lain dan mengantisipasi agar tidak terjadi kejadian yang sama.

Orangtua bocah yang juga punya 2 anak lain yang lebih kecil itu menyebutkan, anak mereka baru saja memulai sekolah dasar pada Jumat 8 April kemarin dan sangat menantikan kehidupan barunya di tempat belajarnya.

"Dia sangat bersemangat dan sangat tidak sabar untuk mulai sekolah," katanya.