Liputan6.com, Washington DC - Secara keseluruhan, sekitar 8,8 juta ton plastik ditemukan di laut-laut seluruh dunia. Jumlah ini dinilai jauh lebih besar dari perkiraan sebelumnya dan dianggap setara dengan banyaknya tuna yang dipancing per tahun.
"Jumlah itu setara dengan 5 kantong belanja penuh dengan sampah plastik yang menutupi setiap 30 cm garis pantai di seluruh dunia," ujar Kepala Penelitian Jenna Jambeck, seorang profesor teknik lingkungan di University of Georgia, berdasarkan studi baru yang melacak sampah di laut berdasarkan sumbernya, seperti dimuat Voa News, Jumat (13/2/2015).
Jambeck menjelaskan, dari temuan studinya, China dan Indonesia merupakan 2 negara yang paling banyak membuang sampah ke laut. Selain itu, negara lainnya adalah Filipina, Vietnam dan Sri Lanka.
Kata dia, lebih dari setengah sampah plastik yang mengalir ke laut datang dari 5 negara, yakni China, Indonesia, Filipina, Vietnam dan Sri Lanka, diikuti oleh Thailand, Mesir, Malaysia, Nigeria dan Bangladesh.
Ilmuwan tersebut memperkirakan akumulasi sampah plastik di lautan akan mencapai sekitar 170 juta ton pada 2025 jika para penyumbang terbesar, yakni mayoritas negara-negara berkembang di Asia tidak menanggulangi cara pembuangan sampah.
"Perkiraan ini berdasarkan tren populasi dan penanganan sampah tiap negara, meski ada beberapa perubahan untuk mengelolanya dengan lebih baik," papar Jenna Jambeck.
Negara industri Barat yang berada di daftar 20 penyumbang sampah plastik terbesar adalah Amerika Serikat. "Sampah plastik yang datang dari negara itu adalah karena pembuangan sampah sembarangan," kata Jenna.
Menurut penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Science itu, China bertanggung jawab atas 2,4 juta ton plastik yang sampai di lautan, atau hampir 28 persen dari jumlah total. AS berkontribusi menambah jumlah sampah 77.000 ton atau kurang dari 1 persen.
"Negara-negara maju biasanya memiliki sistem untuk menjerat dan mengumpulkan sampah plastik," ujar Jambeck.
Nancy Wallace, yang mengepalai program sampah kelautan di Badan Nasional Kelautan dan Atmosferik, mengatakan sampah plastik di perairan merupakan isu penting di dunia karena sampah itu dimakan makhluk-makhluk laut dan juga mengumpulkan racun di laut.
"Selain itu butuh biaya pembersihan yang besar dan mempengaruhi pariwisata," kata Jambeck.
Dalam penelitiannya itu, Jambeck dan timnya menggunakan statistik Bank Dunia mengenai aliran sampah 192 negara untuk melacak dan memperkirakan polusi plastik dari sumbernya. (Riz/Ein)
Indonesia Negara Kedua Paling Banyak Buang Sampah ke Laut
Jumlah sampah di laut seluruh dunia setara dengan banyaknya tuna yang dipancing per tahun.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/810792/original/088712900_1423819284-20120109PencemaranLaut080112.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Budi Daya Maggot di Mataram, Solusi Masalah Sampah Jadi Bernilai19 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358342/original/058812500_1790333709-cek_fakta_-_bantuan_bibit_ayam_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322276/original/052969300_1786524029-IMG_2901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496723/original/082498100_1688964288-sylwia-bartyzel-m7HrMJJ0bW0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1455704/original/038756700_1483449761-Pengobatan-Tifus-dengan-Kapsul-Cacing.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352105/original/047270900_1789728432-erzsebet-vehofsics-pcrk6zbQdgo-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352095/original/076904000_1789727099-elias-1-372.jpg.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353100/original/026566700_1789904226-Screenshot_2026-09-20_at_18.31.58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351106/original/037061800_1789641042-01M2NVYXFJH47J38HCGMAD35CJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349713/original/097188500_1789541618-chris-leboutillier-TUJud0AWAPI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351034/original/058393900_1789637933-90-49.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3240430/original/074260900_1600313115-20200916-Kerangka-Tyrex-Terbesar-akan-Dilelang-AP-2.jpg)