Liputan6.com, Tokyo - Di tangan seorang seniman asal Jepang, seperti dimuat Oddity Central yang dilansir Liputan6.com, buah pisang itu benar-benar menjadi karya seni yang luar biasa.
Bermodalkan alat penusuk tajam seperti jarum atau paku payung dan proses oksidasi pisang, gambar-gambar keren bisa diciptakan.
Para seniman itu memulai karyanya denga membuat titik-titik pada kulit pisang. Ia menghabiskan sampai 5 jam untuk menusuk kulit buah tropis dan menciptakan karya yang terinspirasi oleh anime populer Jepang, seni tradisional Jepang dan tempat-tempat terkenal di negaranya.
Proses yang dibuat sangat mirip dengan yang digunakan oleh seniman tato biasa, hanya tanpa cat. Sebab ketika kontak dengan udara, bagian kulit pisang yang ditusuk akan berwarna coklat dengan sendirinya. Ternyata, buah dingin , semakin cepat mengoksidasi. Dengan mengontrol kepadatan lubang jarum, seniman muda bernama End Cape mampu menciptakan tekstur dan warna cokelat yang berbeda-beda.
Tato pisang karya End Cape memang lebih unik dan lebih kompleks dari apa yang telah ada. Tapi End Cape bukan artis pertama yang menguasai teknik menarik untuk membuat tato pisang itu.
Sebelumnya, Phil Hansen, Honey dan Jun Gil Park telah memproklamirkan diri sebagai seniman tato pisang dan sudah terkenal. Yang lainnya, hanya mengekor ketenaran seniman itu.
Selain mereka, ada lagi seniman yang juga berkutat dengan pisang terlebih dahulu. Dia adalah Keisuke Yamada. Karya patungnya yang khusus terbuat dari pisang, tak kalah unik dengan tato pisang karya para seniman lainnya. (Tnt)
Karya Unik, Tato Digambar di Pisang
Bermodalkan alat penusuk tajam seperti jarum atau paku payung dan proses oksidasi pisang, gambar-gambar keren bisa diciptakan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/793107/original/052145600_1420890344-tato-pisang-131105c.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Pulihkan Habitat Macan Tutul, 325 Hektare Hutan di Halimun Salak Direstorasi7 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
- Seperti Manusia, AI Juga Bisa Brain Rot Akibat Konten Receh1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
- Menakar Masa Depan Sustainable Fashion, dari Upcycling hingga Merawat Karya Perajin Lokal2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
- Merawat Keanekaragaman Hayati Sumatera Lewat Konservasi Tanaman Langka3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
- Subholding Gas Tekan Emisi 29 Ribu Ton CO2 dari Efisiensi Energi5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
- RPTRA Kebon Sirih, Oase Hijau di Tengah Padatnya Jakarta6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
- Sektor Kelistrikan Bidik Hidrogen dan Amonia untuk Tekan Emisi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
- BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta Debitur, Sektor Produksi Mendominasi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
- Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
- BRILink Agen Fillio Jangkau Pinggiran Dumai, Layani Kebutuhan Masyarakat lewat 4 Outlet1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390112/original/030554700_1793783300-cek_fakta_-_petugas_haji_terbaru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389848/original/059413000_1793775328-WhatsApp_Image_2026-11-04_at_12.15.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483882/original/074480700_1769405806-SBY_sakit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389787/original/061479300_1793772850-Screenshot_2026-11-04_131352.jpg)