Liputan6.com, Jakarta - Lembaga Transparency International atau Transparansi Internasional merilis Indeks Korupsi Dunia 2014. Denmark dinyatakan sebagai negara yang paling bersih dari korupsi.
Dalam sebuah tabel yang dirilis Transparansi Internasional, Denmark menduduki peringkat pertama sebagai negara yang paling bersih dari tindak pidana korupsi dengan skor 92. Disusul Selandia Baru dengan skor 91, Finlandia 89, Swedia 87, dan Norwegia. Secara umum, 3 negara di kawasan Skandinavia menjadi yang paling bersih dari penyimpangan. (Skala 0-100, 0 berarti paling korup dan 100 berarti paling bersih).
Di kawasan Asia, Singapura menjadi negara yang paling bersih dengan skor 84. Negeri Singa itu menempati posisi ke-7 dalam Indeks yang dikeluarkan Transparansi Internasional. Jepang berada di peringkat 15 dengan skor 76.
Seperti dimuat Transparency.org, Rabu (3/12/2014), Indonesia menduduki ranking 107 sebagai negara paling bersih dengan skor 34. Angka ini naik dari sebelumnya. Pada 2012 dan 2013, Nusantara meraih skor 32. Artinya tindak korupsi di Indonesia berkurang sedikit.
Di Eropa, ada Belanda yang paling bersih di antara negara lainnya. Negeri Kincir Angin berada di peringkat 8 dengan skor 83, disusul Inggris peringkat 14 dan Belgia yang juga menempati peringkat 15 seperti Jepang.
Uni Emirat Arab dan Qatar menduduki ranking yang sama, yakni 26, menjadikan kedua negara tersebut sebagai yang paling jauh dari tindak korupsi dibanding negara kawasan Timur Tengah lainnya. Arab Saudi sebagai negara kaya minyak menempati peringkat 55.
Kanada jadi negara paling bersih di Benua Amerika, dengan menempati peringkat 10, disusul Amerika Serikat di peringkat 17 serta Chile dan Uruguay yang sama-sama menduduki ranking 21.
Lesotho, Namibia, dan Rwanda menjadi negara yang paling bersih dari korupsi di antara negara di Benua Afrika lainnya. Ketiganya sama-sama berada di peringkat 55.
"Korupsi menjadi problem bagi seluruh negara. Rendahnya skor yang diterima negara menunjukkan bahwa penyimpangan masih marak dan hukuman untuk para pelaku kurang berat," demikian pernyataan Transparansi Internasional.
Indeks ini ditetapkan dari hasil olah data yang berasal dari 12 sejumlah sumber terpercaya yakni African Development Bank Governance Ratings 2013, Bertelsmann Foundation Sustainable Governance Indicators 2014, Bertelsmann Foundation Transformation Index 2014. Economist Intelligence Unit Country Risk Ratings 2014,
Kemudian, Freedom House Nations in Transit 2013, Global Insight Country Risk Ratings 2014, IMD World Competitiveness Yearbook 2014, Political and Economic Risk Consultancy Asian Intelligence 2014, Political Risk Services International Country Risk Guide 2014, World Bank - Country Policy and Institutional Assessment 2013, World Economic Forum Executive Opinion Survey (EOS) 2014, dan World Justice Project Rule of Law Index 2014.
Seluruh data dikumpulkan kemudian diolah menjadi sebuah daftar dengan skor dari 0-100. "Tak ada negara yang meraih skor sempurna dan lebih dari sepertiga di antaranya memperoleh skor di bawah 50," demikian Transparansi Internasional. (Riz/Yus)
Indeks Korupsi Dunia 2014: Denmark Paling Bersih, Indonesia?
Lebih dari sepertiga jumlah negara dunia meraih skor di bawah 50, yang menunjukkan tingkat korupsi masih marak.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/676837/original/Ilustrasi-Korupsi-1-m.iqbal.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Aksi Iklim Indonesia di PBB, dari Restorasi Mangrove hingga Transisi Energi3 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
- Budi Daya Maggot di Mataram, Solusi Masalah Sampah Jadi Bernilai1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358245/original/052346800_1790327542-HOAX__24_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358342/original/058812500_1790333709-cek_fakta_-_bantuan_bibit_ayam_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411674/original/042789300_1479706716-Denmark.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355297/original/018678500_1790122557-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5475946/original/075299000_1768703092-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352224/original/008440800_1789740929-ChatGPT_Image_Sep_18__2026__09_14_56_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5286972/original/084571500_1752801368-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5462464/original/026686000_1767580891-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5751023/original/018716900_1778651605-lego-lord-of-the-rings.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5272257/original/040780900_1751536815-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299326/original/066935100_1784215517-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291321/original/097359500_1783517932-Untitled.jpg)