Sukses

Akhir Tragis Artis Porno Italia: Dimutilasi dan Dibuang ke Danau

Liputan6.com, Roma - Teka-teki hilangnya artis film porno Italia, Federica Giacomini akhirnya terkuak. Jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan, terpotong-potong dan dimasukkan dalam koper yang dibuang di sebuah danau.

Koper berisi jasad perempuan malang itu ditemukan polisi di Danau Garda, destinasi wisata populer di utara Italia. Anggota tubuhnya yang tak lagi utuh dibungkus plastik.

Federica, yang membintangi film dewasa Double Pleasure 3, Black Panther, dan Escort, dilaporkan hilang sejak 5 bulan lalu. Sejak saat itu telepon genggamnya tak aktif, rekening bank milik perempuan 43 tahun itu juga sama sekali tak tersentuh.

"Berdasarkan petunjuk yang kami dapatkan dari seseorang yang melihat obyek besar mengambang di danau, pencarian segera dilakukan, dan kami berhasil menemukan koper berisi jasad," kata salah satu juru bicara kepolisian Italia, seperti Liputan6.com kutip dari News.com.au, Kamis (19/6/2014).

"Di dalamnya ada sejumlah kantong plastik hitam, dibalut selotip, yang ternyata berisi bagian tubuh manusia --dan ini menyedihkan, kami yakin itu adalah jasad Frederica. Proses otopsi kini sedang dilakukan."

Federica Giacomini, yang memakai nama Ginevra Hollander dalam film panasnya, sejatinya sudah pensiun dari industri film dewasa pada 2008. Ia membintangi 15 film sepanjang karirnya.

Polisi telah memeriksa mantan pasangannya Franco Mossoni (55) beberapa kali sejak Federica dinyatakan hilang. Franco Mossoni juga sempat menghilang setelah ia menyerbu masuk ke Rumah Sakit Vicenza, berpakaian ala Rambo, serta mengacungkan senjata dan pisau.

Mossoni kini diamankan di unit unit psikiatri. Polisi yang telah menggeledah rumahnya menemukan pentungan, pisau, dan sejumlah dokumen milik Federica.

Polisi juga telah menyita mobilnya untuk kepentingan penyelidikan forensik, apalagi diketahui kursi penumpang telah diganti.

Massoni juga punya catatan hitam. Ia belum lama dibebaskan dari penjara setelah menyelesaikan masa penahanan  karena membunuh seorang tukang ledeng pada tahun 1978.

Si Sadis Luka Rocco...

2 dari 2 halaman

Si Sadis Luka Rocco

Si Sadis Luka Rocco

Kasus mutilasi sebelumnya juga mengaitkan seorang bintang porno. Bedanya, Luka Rocco Magnotta -- nama pria asal Kanada itu -- adalah pelaku, bukan korban.

Pada tahun 2012, Magnotta membunuh dan memutilasi Jun Lin, seorang mahasiswa Concordia University asal China yang diduga memiliki hubungan asmara dengan pelaku.

Tak cukup sampai di situ, ia mengunggah video sadis pembunuhan, lalu mengirim paket potongan tubuh ke sejumlah figur politik Kanada.

Magnotta akhirnya ditangkap di Berlin, Jerman. Di sebuah kafe internet, saat sedang membaca berita tentang dirinya sendiri. Ia dikenai tuduhan pembunuhan tingkat satu dan mengancam politisi Kanada. (Mut)