Menang Tinju, Napi Thailand Dihadiahi Pengurangan Masa Tahanan

Para napi di Thailand justru berbondong-bondong ikut pertandingan tinju, demi mendapatkan 'pengampunan' masa tahanan.

Diterbitkan 27 Februari 2014, 13:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bangkok - Jika para napi umumnya akan mendapatkan hukuman jika berkelahi di dalam lapas, tapi tak demikian dengan para napi di Thailand. Mengapa demikian?

Para napi di Thailand justru berbondong-bondong ikut pertandingan tinju, demi mendapatkan 'pengampunan' masa tahanan. Hal itu dipersembahkan khusus sebagai hadiah memenangi kompetisi.

Seperti dilansir dari Daily Mail yang dimuat Liputan6.com, Kamis (27/2/2014), ternyata sebuah badan amal bernama Prison Fight yang bermitra dengan Departemen Thailand of Corrections adalah penggagasnya. Mereka menawarkan narapidana kesempatan untuk memiliki pengurangan masa tahanan atau bahkan dibebaskan.

"Prison Fight dilakukan untuk membantu para tahanan. Memungkinkan para tahanan berkelahi sehingga mereka bisa mendapatkan uang," kata Mr Pek selaku koordinator Prison Fight.

"Mereka juga berjuang untuk mengurangi waktu hukuman mereka. Untuk mengurangi hukuman dan membawa kehormatan serta ketenaran bagi Thailand jika mereka dapat mengalahkan pejuang asing," tambah Pek.

Pek menuturkan, beberapa 'petarung' napi itu berada dalam tahanan akibat kasus penjualan obat-obatan terlarang, perampokan atau pembunuhan. Ada yang dihukum seumur hidup atau 50 tahun.

"Tujuan utamanya adalah untuk mempromosikan olahraga di antara tahanan. Dan untuk membantu mereka melakukan adaptasi sosial yang lebih baik untuk masa depan," tukas Pek.

Pertandingan di Penjara

'Pertarungan' itu dilakukan dengan cara mengalahkan napi dari negara lain dalam kompetisi tinju. Selain itu, para tahanan juga akan dihadiahi sejumlah uang.

Konsep pertarungan itu, seperti pada film In Hell yang dibintangi Jean - Claude Van Damme. Para tahanan saling bertarung untuk menghibur para sipir.

Pertandingan itu digelar di penjara Thailand, dengan sebuah ring tinju bertuliskan 'Prison Fight'.

Para petarungnya hanya mengenakan celana pendek bertuliskan 'Prison Fight' saat bertanding. Lalu sesekali ada para pemandu sorak yang berparade di sekitarnya. Aksi perkelahian di atas ring tinju itu diawasi oleh petugas penjara dan sejumlah besar tahanan.

Menurut John Nut dari Coconuts TV yang merekam pertandingan itu, apa yang didapatkan oleh para tahanan lokal yang memenangkan pertandingan memang sudah jelas. Namun menjadi miris bagi para tahanan asing yang kalah.

Banyak pejuang asing yang sangat berpengalaman, tetapi mereka sering menghadapi napi yang berlatih setiap hari. Lebih siap, dan sudah pasti selalu menjadi pemenang.

Acara pertama tinju di penjara itu berlangsung pada 6 Januari 2013, di Penjara Pak Chong, dengan petinju tamu dari Prancis, Afrika, Burma dan Thailand. (Shinta Sinaga)

Baca juga:

Dikecam, Lotre `Roda Penyiksaan` ala Polisi Filipina

Ahmad Dhani Ajarkan Anak Bertinju Daripada Berkelahi

Tradisi Tahun Baru: Dari Celana Dalam Merah Sampai Lempar Piring

 

  • Thailand
    Negara di Asia yang terkenal dengan kuliner lezat, serta dijuluki negeri gajah putih dan negeri seribu pagoda.
    Thailand
  • Tinju