Aksi Menentang PM Fuad Siniora Berlanjut

Pengunjuk rasa mendirikan tenda di dekat Kantor Perdana Menteri Fuad Siniora. Pihak oposisi yang digalang oleh kelompok Hizbullah menyerukan unjuk rasa massal yang digelar di Beirut, akhir pekan ini.

Diterbitkan 08 Desember 2006, 01:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Beirut: Memasuki hari ketujuh, demonstrasi menentang pemerintahan Fuad Siniora di Beirut, Lebanon, Kamis (7/12), belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Pihak oposisi yang digalang oleh kelompok Hizbullah memasang tenda di dekat kantor perdana menteri.

Kendati pengunjuk rasa masih memasang tenda di dekat kantornya, Perdana Menteri Siniora tetap tenang dan menjalankan aktivitas sehari-harinya. Ia juga berkeras tidak akan mundur dan membubarkan pemerintahannya seperti tuntutan pihak oposisi. Sebelumnya, Siniora meminta semua kalangan dan bersatu membangun Lebanon [baca: PM Siniora Meminta Rakyat Bersatu].

Namun pihak oposisi tak kalah gertak. Setelah berhasil mengumpulkan ratusan ribu massa dalam unjuk rasa akbar sebelumnya, Hizbullah kembali menyerukan demonstrasi massal. Rencananya unjuk rasa digelar di Beirut, Ahad mendatang [baca: Unjuk Rasa Antipemerintah Lebanon Berlanjut].

Keinginan untuk menggulingkan pemerintahan Fuad Siniora berlangsung sejak kelompok Hizbullah mendapatkan simpati masyarakat Lebanon setelah perang dengan Israel pertengahan 2006. Pasalnya Siniora menolak membentuk pemerintahan bersatu yang memberikan faksi pro-Hizbullah hak veto di kabinet.(BOG)