IAEA Tetap Ditolak Memeriksa Program Nuklir Iran

Pemerintah Iran menyatakan komunitas internasional akan menemui kesulitan jika persoalan program nuklir diserahkan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa. IAEA memberi tempo dua bulan kepada pemerintah Teheran.

Diterbitkan 27 September 2004, 06:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Teheran: Iran tetap tidak mengizinkan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) memeriksa fasilitas nuklir meski negara itu tengah terancam diseret ke Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB). Pemerintah Iran di Teheran, Ahad (26/9), juga menyatakan komunitas internasional akan menemui kesulitan jika persoalan program nuklir diserahkan kepada PBB. Negara Timur Tengah itu tak ingin menegosiasikan soal tersebut dengan Amerika Serikat dan hanya mau berbicara dengan negara-negara Eropa.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam resolusi yang dikeluarkan Sabtu silam, IAEA meminta Iran agar menghentikan berbagai kegiatan yang terkait dengan pengembangan uranium dan aktivitas terkait. Misalnya, pembangunan reaktor nuklir dan pemrosesan ulang uranium yang dimanfaatkan untuk memproduksi listrik maupun buat tujuan-tujuan militer. IAEA memberi tempo dua bulan kepada Iran untuk mematuhi resolusi. Jika tidak bersedia juga, maka persoalan tersebut akan diserahkan kepada DK PBB [baca: Isu Terorisme Mendominasi Pembahasan Sidang Tahunan PBB].(KEN/Yoh)