Amerika Serikat Menuntut Korut Menghentikan Program Nuklir

Pertemuan enam negara di Beijing, Cina, ditandai perbedaan sikap. AS bersikeras Pyongyang harus menghentikan program nuklirnya, sedangkan Korea Utara meminta pengakuan diplomatik sebagai imbalannya.

Diterbitkan 05 Agustus 2005, 07:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Beijing: Para delegasi dari enam negara yang membahas perlucutan senjata nuklir Korea Utara di Beijing, Cina, tengah berusaha keras mempersempit perbedaan sikap di antara mereka. Demikian dikemukakan Juru Bicara Delegasi Cina Qin Gang di Beijing, baru-baru ini.

Namun ditegaskan Qin, meskipun ada perbedaan sikap, sejauh ini, tidak ada kebuntuan dalam perundingan. Korea Utara, kata Qin, masih menuntut bantuan energi, jaminan keamanan, dan pengakuan diplomatik sebagai imbalan atas penghentian program senjata nuklirnya. Sementara Amerika Serikat bersikeras Pyongyang harus menghentikan program nuklirnya sebelum imbalan diberikan.

Qin tidak menjelaskan, bahwa pertemuan ini bisa menghasilkan kesepakatan akhir melalui suatu pernyataan bersama. Kendati demikian, menurut Qin Gang, sukses perundingan enam negara tidak tergantung dari adanya pernyataan bersama [baca: Perundingan Nuklir Korut Memasuki Tahap Akhir ].(IAN/Rcm)