KIPI Meneliti Kematian Anak Akibat Imunisasi

Adalah Angga, bocah di Tasikmalaya, Jawa Barat, yang dilaporkan meninggal dunia setelah mendapatkan imunisasi polio. Untuk kasus lima anak di Purwakarta dinyatakan bukan akibat vaksin polio.

Diterbitkan 04 Juni 2005, 01:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Bandung: Komite Daerah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Jawa Barat yang beranggotakan petugas kesehatan provinsi, dokter spesialis anak, ahli farmakologi, dan ahli hukum menggelar rapat tertutup di Bandung, Jumat (3/6) petang. Mereka membahas kematian Angga, bocah di Tasikmalaya, Jabar, yang diduga akibat imunisasi polio.

KIPI memutuskan mengotopsi verbal kematian Angga dengan cara mengumpulkan data dan keterangan lisan. Sedangkan untuk kasus lima anak asal Purwakarta yang dilaporkan sakit setelah diimunisasi, KIPI berpendapat bukan akibat vaksin polio [baca: Lima Balita Sakit Setelah Imunisasi Polio].

Ketua Komite Daerah KIPI Jabar Profesor Suganda Tanuwidjaja menyatakan pemberian vaksin polio tidak mengakibatkan kematian atau sakit. Kecuali, pada saat divaksin, anak mengalami perawatan khusus akibat menderita sakit keras.

Menurut Suganda, secara medis kejadian ikutan pascaimunisasi polio rasionya sangat kecil, satu berbanding delapan juta. Biasanya kejadian ikutan tersebut dalam bentuk kelumpuhan, bukan kematian pada anak.(AWD/Patria dan Taufik Hidayat)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6