Tempe Lezat dan Bergizi, Cara Memasak yang Tepat

Temukan berbagai cara memasak tempe yang lezat dan bergizi. Dari tumis hingga goreng, pelajari tips dan trik mengolah tempe menjadi hidangan nikmat.

Diterbitkan 12 Agustus 2025, 22:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Tempe adalah salah satu makanan tradisional Indonesia yang terkenal akan kandungan protein nabatinya yang tinggi. Selain bergizi, tempe juga sangat fleksibel diolah menjadi berbagai hidangan lezat untuk menu sehari-hari.

Memasak tempe dengan cara yang tepat tidak hanya membuat rasanya lebih nikmat, tetapi juga menjaga kandungan gizinya. Ada banyak metode memasak tempe, mulai dari digoreng, ditumis, hingga diolah menjadi masakan berkuah.

Artikel ini akan membahas panduan lengkap cara memasak tempe yang lezat dan bergizi, lengkap dengan tips mengolah tempe agar hasilnya empuk, gurih, dan tetap menyehatkan.

 

Sejarah dan Proses Pembuatan Tempe

Sejarah tempe dapat ditelusuri hingga era Kerajaan Mataram di Jawa pada abad ke-12 atau 13. Awalnya, tempe diproduksi sebagai cara untuk mengawetkan kedelai. Namun, seiring waktu, tempe berkembang menjadi makanan pokok yang digemari karena rasanya yang lezat dan kandungan gizinya yang tinggi. Penyebaran tempe ke berbagai wilayah Indonesia terjadi bersamaan dengan migrasi orang Jawa, yang membawa serta budaya kuliner mereka.

Proses pembuatan tempe melibatkan beberapa tahap penting:

  1. Kedelai dibersihkan dan direbus hingga lunak.
  2. Kulit ari kedelai dibuang dan biji kedelai direndam selama beberapa jam.
  3. Kedelai dicampur dengan ragi tempe dan dibungkus dalam daun pisang atau plastik berlubang.
  4. Proses fermentasi berlangsung selama 36-48 jam pada suhu sekitar 30°C.
  5. Setelah fermentasi selesai, tempe siap diolah menjadi berbagai hidangan lezat.

Keberadaan tempe sebagai makanan tradisional Indonesia telah diakui secara internasional. UNESCO bahkan telah memasukkan tempe dalam daftar Warisan Budaya Takbenda. Pengakuan ini semakin memperkuat posisi tempe sebagai salah satu kekayaan kuliner Indonesia yang patut dilestarikan dan dikembangkan.

Manfaat Kesehatan Tempe

Tempe tidak hanya lezat, tetapi juga menawarkan berbagai manfaat kesehatan yang signifikan. Berikut adalah beberapa keunggulan nutrisi tempe yang menjadikannya pilihan makanan yang sangat baik untuk diet sehari-hari:

  • Sumber Protein Berkualitas Tinggi: Tempe mengandung protein lengkap dengan semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Dalam 100 gram tempe, terkandung sekitar 20 gram protein, menjadikannya alternatif protein hewani yang sangat baik bagi vegetarian dan vegan.
  • Kaya Serat: Kandungan serat dalam tempe membantu melancarkan pencernaan, menurunkan kolesterol, dan mengontrol kadar gula darah. Serat juga memberikan rasa kenyang lebih lama, membantu dalam manajemen berat badan.
  • Sumber Vitamin dan Mineral: Tempe kaya akan vitamin B kompleks, terutama vitamin B12 yang jarang ditemukan dalam makanan nabati. Selain itu, tempe juga mengandung mineral penting seperti zat besi, kalsium, dan zinc.
  • Antioksidan: Proses fermentasi meningkatkan kandungan antioksidan dalam tempe, yang berperan dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
  • Rendah Lemak Jenuh: Sebagai sumber protein nabati, tempe memiliki kandungan lemak jenuh yang rendah dibandingkan dengan protein hewani, menjadikannya pilihan yang baik untuk kesehatan jantung.

Tips Memilih dan Menyimpan Tempe

Memilih tempe yang berkualitas dan menyimpannya dengan benar adalah kunci untuk mendapatkan cita rasa terbaik dan memaksimalkan manfaat kesehatannya. Berikut adalah panduan lengkap untuk memilih dan menyimpan tempe:

Cara Memilih Tempe yang Baik:

  • Periksa Tekstur: Tempe yang baik memiliki tekstur padat dan kompak. Hindari tempe yang terlalu lembek atau mudah hancur saat ditekan.
  • Perhatikan Warna: Tempe segar berwarna putih merata dengan sedikit bintik hitam dari ragi. Hindari tempe yang memiliki warna kecokelatan atau kehitaman yang tidak merata.
  • Cek Aroma: Tempe yang baik memiliki aroma khas fermentasi yang segar. Hindari tempe yang berbau asam atau tidak sedap.
  • Perhatikan Pembungkus: Jika menggunakan daun, pastikan daun masih segar dan tidak berubah warna. Untuk pembungkus plastik, pastikan tidak ada lubang atau sobekan.
  • Periksa Tanggal Kadaluarsa: Jika membeli tempe kemasan, selalu periksa tanggal kadaluarsa dan pilih yang masih jauh dari tanggal tersebut.

Cara Menyimpan Tempe:

  • Simpan di Kulkas: Tempe segar dapat disimpan di kulkas selama 3-5 hari. Bungkus tempe dengan kertas atau kain bersih sebelum dimasukkan ke dalam wadah tertutup.
  • Simpan di Freezer: Untuk penyimpanan jangka panjang, tempe dapat disimpan di freezer hingga 3 bulan. Potong tempe sesuai kebutuhan dan bungkus rapat dengan plastik wrap atau aluminium foil.
  • Hindari Suhu Ruang: Jangan menyimpan tempe di suhu ruang terlalu lama, karena dapat mempercepat proses pembusukan.
  • Pisahkan dari Makanan Lain: Simpan tempe terpisah dari makanan lain untuk menghindari kontaminasi silang.
  • Gunakan Segera Setelah Dibuka: Setelah dibuka dari kemasannya, gunakan tempe sesegera mungkin untuk mendapatkan kualitas terbaik.

Aneka Cara Memasak Tempe

Tempe dapat diolah menjadi berbagai hidangan lezat. Berikut beberapa cara memasak tempe yang populer:

1. Tempe Goreng

Cara memasak tempe goreng yang sederhana:

  1. Potong tempe sesuai selera.
  2. Bumbui dengan bawang putih halus, ketumbar, dan garam.
  3. Goreng dalam minyak panas hingga kecokelatan.

2. Tumis Tempe

Cara membuat tumis tempe:

  1. Potong tempe kecil-kecil.
  2. Tumis bawang merah, bawang putih, dan cabai.
  3. Masukkan tempe, tambahkan kecap manis dan bumbu lainnya.
  4. Masak hingga bumbu meresap.

3. Tempe Bacem

Resep tempe bacem:

  1. Rebus tempe dengan bumbu halus (bawang merah, bawang putih, ketumbar, gula merah).
  2. Tambahkan daun salam dan lengkuas.
  3. Masak hingga air menyusut dan bumbu meresap.
  4. Goreng sebentar sebelum disajikan.

4. Pepes Tempe

Cara membuat pepes tempe:

  1. Haluskan tempe dan campur dengan bumbu halus.
  2. Tambahkan daun kemangi dan cabai.
  3. Bungkus dalam daun pisang dan kukus hingga matang.

Tips Memasak Tempe agar Tetap Bergizi

Untuk mempertahankan nilai gizi tempe saat memasak, perhatikan tips berikut:

  • Hindari menggoreng terlalu lama atau dengan suhu terlalu tinggi.
  • Pilih metode memasak seperti mengukus atau memanggang untuk meminimalkan penggunaan minyak.
  • Kombinasikan tempe dengan sayuran untuk meningkatkan nilai gizi hidangan.
  • Gunakan bumbu-bumbu alami untuk menambah cita rasa tanpa mengurangi manfaat kesehatan tempe.