Liputan6.com, Jakarta Demam pada anak sering kali menjadi momen penuh kecemasan bagi orang tua. Ketika suhu tubuh si kecil tak kunjung turun meski sudah diberikan obat penurun panas, kekhawatiran pun meningkat. Namun, sebelum buru-buru membawa ke dokter, ada beberapa cara alami yang bisa dicoba di rumah untuk membantu menurunkan suhu tubuh anak secara aman dan nyaman.
Dikutip dari buku Mengenal Demam dan Perawatannya pada Anak yang ditulis Lusia pada tahun 2019, WHO sendiri telah merekomendasikan parasetamol sebagai obat penanganan demam pada anak, termasuk Demam Berdarah Dengue (DBD). Di luar itu, obat lain tidak direkomendasikan karena efek toksiknya dan tidak efektif. Namun ada metode alami dalam menyembuhkan demam tersebut.Â
Berbagai metode alami seperti kompres hangat, mandi air hangat, menjaga hidrasi, hingga penggunaan bahan herbal telah lama digunakan oleh masyarakat untuk meredakan demam pada anak. Metode-metode ini bukan hanya mudah diterapkan, tetapi juga bisa menjadi langkah awal yang bijak sebelum mengambil tindakan medis lanjutan. Selain itu, pendekatan alami ini cenderung minim efek samping dan membuat anak merasa lebih rileks saat proses pemulihan.
Advertisement
Dalam artikel ini, akan diulas 10 cara alami yang telah dikenal efektif dalam membantu mengatasi demam pada anak. Meski sederhana, setiap langkah perlu dilakukan dengan penuh perhatian dan pemahaman, agar hasilnya optimal dan tidak menimbulkan risiko baru. Mari kenali lebih dalam cara-cara ini sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi demam yang berkepanjangan.
Pengertian Demam pada Anak
Demam pada anak merupakan kondisi ketika suhu tubuh anak meningkat di atas batas normal. Secara umum, anak dianggap mengalami demam jika suhu tubuhnya mencapai 38°C atau lebih. Peningkatan suhu tubuh ini sebenarnya merupakan respons alami sistem kekebalan tubuh anak dalam melawan infeksi atau penyakit.
Meski demikian, demam tetap perlu diwaspadai dan ditangani dengan tepat, terutama pada bayi dan anak-anak. Hal ini karena demam yang terlalu tinggi atau berlangsung lama dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan berpotensi menimbulkan komplikasi. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami cara alami menurunkan demam anak yang aman dan efektif.
Advertisement
Penyebab Umum Demam Anak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5273976/original/048017100_1751697362-Anak_tidur_keirngetan.jpg)
Demam pada anak dapat disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya:
- Infeksi virus: Flu, pilek, atau infeksi saluran pernapasan lainnya
- Infeksi bakteri: Seperti infeksi telinga, saluran kemih, atau strep throat
- Reaksi pasca imunisasi: Beberapa vaksin dapat menyebabkan demam ringan
- Dehidrasi: Kekurangan cairan tubuh dapat memicu demam
- Paparan panas berlebih: Terlalu lama berada di lingkungan panas
- Gangguan autoimun: Pada beberapa kasus, demam dapat disebabkan oleh penyakit autoimun
Memahami penyebab demam dapat membantu orang tua dalam menentukan langkah penanganan yang tepat, termasuk memilih cara alami menurunkan demam anak yang sesuai.
Gejala Demam pada Anak
Selain peningkatan suhu tubuh, demam pada anak seringkali disertai gejala lain seperti:
- Menggigil atau merasa kedinginan
- Berkeringat berlebih
- Sakit kepala atau pusing
- Nafsu makan berkurang
- Mudah lelah atau lemas
- Rewel atau mudah menangis
- Nyeri otot atau sendi
- Dehidrasi (bibir kering, kurang buang air kecil)
Penting untuk memperhatikan gejala-gejala ini saat menerapkan cara alami menurunkan demam anak. Jika gejala memburuk atau muncul tanda-tanda berbahaya, segera konsultasikan dengan dokter.
Advertisement
10 Cara Alami Menurunkan Demam Anak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5137008/original/041672900_1739896421-Anak_demam.jpg)
Berikut 10 cara alami menurunkan demam anak yang dapat dilakukan di rumah:
1. Kompres Air Hangat
Kompres air hangat merupakan metode tradisional yang efektif untuk menurunkan suhu tubuh anak. Caranya:
- Siapkan air hangat (tidak terlalu panas) dalam baskom
- Celupkan handuk kecil atau waslap bersih ke dalam air hangat
- Peras hingga lembab, jangan terlalu basah
- Tempelkan pada dahi, leher, ketiak, dan lipatan paha anak
- Lakukan selama 10-15 menit, ulangi setiap 1-2 jam
Kompres hangat membantu mengeluarkan panas tubuh melalui pori-pori kulit, sehingga suhu tubuh anak berangsur turun.
2. Perbanyak Asupan Cairan
Memastikan anak mendapat cukup cairan sangat penting saat demam untuk mencegah dehidrasi. Beberapa pilihan minuman yang bisa diberikan:
- Air putih: Berikan secara rutin dalam jumlah kecil tapi sering
- ASI: Untuk bayi, tetap berikan ASI lebih sering dari biasanya
- Sup atau kaldu: Mengandung elektrolit dan mudah dicerna
- Jus buah encer: Kaya vitamin C untuk meningkatkan imunitas
- Minuman isotonik anak: Membantu mengganti elektrolit yang hilang
Hindari minuman yang mengandung kafein atau terlalu manis, karena dapat memperburuk dehidrasi.
3. Berikan Makanan Ringan dan Bergizi
Meski nafsu makan anak menurun saat demam, tetap penting untuk memberikan asupan nutrisi yang cukup. Pilih makanan yang mudah dicerna dan kaya nutrisi, seperti:
- Bubur atau nasi tim: Mudah dicerna dan mengenyangkan
- Sup ayam: Mengandung protein dan elektrolit
- Buah-buahan segar: Kaya vitamin dan mineral
- Yogurt: Mengandung probiotik untuk menjaga kesehatan pencernaan
- Telur rebus: Sumber protein yang mudah dikonsumsi
Berikan dalam porsi kecil tapi sering untuk memastikan anak tetap mendapat nutrisi yang cukup.
4. Istirahat yang Cukup
Memberikan waktu istirahat yang cukup sangat penting dalam proses pemulihan anak dari demam. Beberapa tips untuk memastikan anak beristirahat dengan baik:
- Atur suhu ruangan agar nyaman, tidak terlalu panas atau dingin
- Pastikan tempat tidur anak bersih dan nyaman
- Kurangi aktivitas fisik yang berlebihan
- Batasi penggunaan gadget atau menonton TV
- Ciptakan suasana tenang dan rileks di sekitar anak
Istirahat yang cukup membantu tubuh anak fokus pada proses penyembuhan dan pemulihan.
5. Pakaian yang Tepat
Pemilihan pakaian yang tepat dapat membantu mengatur suhu tubuh anak saat demam:
- Pilih pakaian berbahan katun yang menyerap keringat
- Hindari pakaian berlapis atau terlalu tebal
- Ganti pakaian jika basah karena keringat
- Jika anak menggigil, berikan selimut tipis
- Pastikan sirkulasi udara di sekitar anak baik
Pakaian yang tepat membantu tubuh anak melepaskan panas berlebih dengan lebih efektif.
6. Mandi Air Hangat
Mandi air hangat dapat membantu menurunkan suhu tubuh anak secara perlahan dan alami. Berikut cara melakukannya:
- Siapkan air hangat dengan suhu sekitar 37°C
- Mandikan anak selama 5-10 menit
- Gunakan sabun yang lembut
- Setelah mandi, keringkan tubuh anak dengan lembut
- Pakaikan baju yang nyaman dan menyerap keringat
Mandi air hangat juga dapat membantu meredakan ketegangan otot dan membuat anak merasa lebih nyaman.
7. Ramuan Herbal Tradisional
Beberapa ramuan herbal tradisional dipercaya dapat membantu menurunkan demam anak secara alami:
- Jahe dan madu: Campurkan sedikit parutan jahe dengan madu dalam air hangat
- Kunyit: Buat minuman dari parutan kunyit, madu, dan air hangat
- Daun pepaya: Rebus beberapa lembar daun pepaya, saring dan berikan airnya
- Bawang merah: Tumbuk bawang merah, campur dengan minyak kelapa, oleskan di telapak kaki
- Daun pandan: Rebus daun pandan, saring dan berikan airnya
Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memberikan ramuan herbal, terutama untuk anak-anak kecil.
8. Kompres Bawang Merah
Kompres bawang merah merupakan cara tradisional yang dipercaya dapat menurunkan demam:
- Iris atau parut beberapa siung bawang merah
- Campurkan dengan sedikit minyak kelapa atau minyak telon
- Oleskan campuran ini di telapak kaki, dada, dan punggung anak
- Biarkan selama 15-20 menit, lalu bersihkan
- Lakukan 2-3 kali sehari
Bawang merah mengandung senyawa yang dapat membantu melebarkan pembuluh darah dan menurunkan suhu tubuh.
9. Terapi Pijat Ringan
Pijatan lembut dapat membantu meredakan ketegangan dan meningkatkan sirkulasi darah:
- Pijat lembut area kepala, leher, dan bahu
- Lakukan pijatan melingkar di perut searah jarum jam
- Pijat lembut telapak tangan dan kaki
- Gunakan minyak pijat anak atau minyak kelapa
- Lakukan selama 10-15 menit
Pijatan ringan juga dapat membantu anak merasa lebih rileks dan nyaman.
10. Aromaterapi
Beberapa aroma esensial dapat membantu meredakan gejala demam dan membuat anak lebih nyaman:
- Lavender: Menenangkan dan membantu tidur lebih nyenyak
- Eucalyptus: Membantu melegakan saluran pernapasan
- Peppermint: Memberikan sensasi dingin dan menyegarkan
- Chamomile: Menenangkan dan mengurangi ketegangan
- Lemon: Menyegarkan dan meningkatkan mood
Gunakan diffuser atau teteskan beberapa tetes minyak esensial di bantal atau selimut anak. Pastikan untuk menggunakan minyak esensial yang aman untuk anak-anak dan dalam dosis yang tepat.
Langkah Pencegahan Demam Anak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4478705/original/047486500_1687510826-alexander-dummer-Em8I8Z_DwA4-unsplash.jpg)
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Berikut beberapa langkah untuk mencegah demam pada anak:
- Jaga kebersihan: Ajarkan anak untuk rajin mencuci tangan
- Imunisasi rutin: Ikuti jadwal imunisasi yang direkomendasikan dokter
- Nutrisi seimbang: Berikan makanan bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh
- Istirahat cukup: Pastikan anak mendapat waktu tidur yang cukup
- Olahraga teratur: Dorong anak untuk aktif bergerak dan berolahraga
- Hindari paparan: Jauhkan anak dari orang yang sedang sakit
- Jaga kebersihan lingkungan: Pastikan rumah dan area bermain anak selalu bersih
Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan ini, risiko anak terkena demam dapat diminimalisir.
Advertisement
Kapan Harus ke Dokter?
Meski sebagian besar demam pada anak dapat diatasi dengan perawatan di rumah, ada kondisi-kondisi tertentu yang memerlukan perhatian medis segera:
- Demam tinggi (di atas 39°C) yang tidak turun setelah 3 hari
- Bayi di bawah 3 bulan dengan suhu di atas 38°C
- Anak terlihat sangat lemas, tidak responsif, atau sulit dibangunkan
- Muncul ruam kulit yang tidak memudar saat ditekan
- Kesulitan bernapas atau napas cepat
- Dehidrasi berat (bibir kering, tidak buang air kecil selama 8 jam)
- Sakit kepala hebat disertai kaku leher
- Kejang atau pingsan
- Muntah atau diare hebat
- Anak mengeluh nyeri yang tidak biasa
Jika anak mengalami salah satu atau lebih gejala di atas, segera bawa ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
FAQ Seputar Demam Anak
Q: Apakah demam berbahaya bagi anak?
A: Demam umumnya tidak berbahaya dan merupakan tanda tubuh sedang melawan infeksi. Namun, demam tinggi atau berkepanjangan perlu diwaspadai.
Q: Berapa suhu normal tubuh anak?
A: Suhu normal tubuh anak berkisar antara 36,5°C hingga 37,5°C, tergantung metode pengukuran yang digunakan.
Q: Apakah kompres dingin efektif menurunkan demam?
A: Kompres dingin tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan anak menggigil, yang justru meningkatkan suhu tubuh. Lebih baik gunakan kompres hangat.
Q: Bolehkah anak demam diberi es krim?
A: Es krim bisa diberikan dalam jumlah sedikit untuk melegakan tenggorokan, tapi bukan cara efektif menurunkan demam. Pastikan anak tetap mendapat asupan gizi seimbang.
Q: Apakah demam bisa menyebabkan kejang?
A: Sebagian kecil anak (sekitar 4%) rentan mengalami kejang demam. Ini biasanya tidak berbahaya, tapi tetap perlu penanganan medis.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3555099/original/AGNmyxYsmp2O0yLNbyo5fE5y6vCzeKFPb4GWb-vYY2F9%3Ds96-c.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1047014/original/080335700_1446878151-anak_demam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860538/original/012031000_1557478700-IMG_20190307_174224_257.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8480622/original/006833100_1782392396-AFSEL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257797/original/022434900_1781257127-South_Africa_s_Themba_Zwane__11__receives_a_red_card.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262509/original/033331100_1781827688-063_2282269735.jpg)