Panduan Lengkap Sholat Tobat: Tata Cara, Niat, dan Waktu yang Dianjurkan

Pelajari cara sholat tobat yang benar dan lengkap, mulai dari niat, bacaan, doa, hingga waktu pelaksanaannya. Pahami keutamaan dan manfaatnya.

Diterbitkan 28 Juli 2025, 16:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Dalam perjalanan hidup, setiap manusia pasti pernah terjatuh dalam kesalahan—baik disadari maupun tidak. Di saat hati mulai gelisah dan batin terasa berat, ada satu amalan yang dianjurkan dalam Islam sebagai bentuk permohonan ampun dan penyucian diri, yaitu Sholat Tobat. Sholat ini menjadi salah satu bentuk kedekatan antara hamba dan Sang Pencipta, di mana seseorang secara sadar memohon maaf dan berjanji untuk tidak mengulangi dosa yang telah dilakukan.

Dalam kitab Riyadhus Shalihin dan hadis riwayat Abu Dawud, dijelaskan bahwa siapa pun yang melakukan dosa lalu bersuci, menunaikan dua rakaat sholat, dan memohon ampunan dengan sepenuh hati, maka Allah akan menerima tobatnya. Panduan ini bukan hanya ritual, tetapi juga momentum refleksi diri dan titik balik menuju kehidupan yang lebih baik secara spiritual.

Artikel ini akan menyajikan panduan lengkap mengenai Sholat Tobat—mulai dari niat, tata cara pelaksanaan, waktu yang dianjurkan, hingga adab-adab yang sebaiknya diperhatikan sebelum dan sesudah sholat. Dengan penjelasan yang mudah dipahami dan bersumber dari dalil yang sahih, siapa pun bisa mempraktikkannya dengan khusyuk di rumah. Karena setiap langkah menuju tobat adalah awal baru untuk meraih ketenangan hati dan keberkahan hidup.

Pengertian Sholat Tobat

Sholat tobat adalah sholat sunnah yang dilakukan sebagai bentuk penyesalan dan permohonan ampun kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang telah diperbuat. Sholat ini juga dikenal dengan nama sholat taubat nasuha atau sholat istighfar. Tujuan utamanya adalah untuk membersihkan diri dari dosa dan kembali ke jalan yang diridhai Allah.

Tobat sendiri berarti kembali, yaitu kembali dari perbuatan maksiat menuju ketaatan kepada Allah. Sholat tobat menjadi sarana untuk mewujudkan penyesalan dan tekad kuat untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa mendatang. Dengan melaksanakan sholat tobat, seorang hamba menunjukkan kesungguhannya dalam memohon ampunan Allah.

Hal ini tertuang dalam Al-Quran seperti halnya firman Allah SWT dalam surat At Tahrim ayat 8:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ تُوبُوٓا۟ إِلَى ٱللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا عَسَىٰ رَبُّكُمْ أَن يُكَفِّرَ عَنكُمْ سَيِّـَٔاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّٰتٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ يَوْمَ لَا يُخْزِى ٱللَّهُ ٱلنَّبِىَّ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مَعَهُۥ ۖ نُورُهُمْ يَسْعَىٰ بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَٰنِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَآ أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَٱغْفِرْ لَنَآ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (tobat yang semurni-murninya).

Hukum Sholat Tobat

Para ulama juga menganjurkan kepada umat Muslim untuk segera bertobat dari perbuatan dosa yang telah dilakukan dengan melakukan shalat sunnah tobat. Hal ini seperti tertuang dari berbagai kutipan hadist di bawah ini disadur dari website Mui.or.id.

Imam ad-Dahlawi, dalam Hujjatullah al-Balighah, menulis sebagai berikut:

ومنها صلاة التوبة، والأصل فيها أنَّ الرجوع إلى الله لا سيَّما عقيبَ الذنب قبل أن يرتسِخَ في قلبه رينُ الذنب- مكفِّر مزيل عنه السوء

Di antara (sunnah itu) adalah shalat tobat. Prinsipnya adalah kembali kepada Allah SWT terutama menyusul sebuah dosa sebelum noktah dosa menancap di hatinya. (Lihat, Hujjatullah al-Balighah 2/31)

Anjuran shalat sunnah tobat ini bisa dirujuk dalam sumber keempat imam mazhab yaitu antara lain dalam Mazhab Hanafi yaitu Hasyiyat Ibnu Abidin (2/28), al-Bahr ar-Raiq Li Ibn Najim Ma'a Minhat al-Khaliq Li Ibn Abidin (2/55).

Sementara itu dalam Mazhab Maliki terdapat di Hasyiyat as-Shawi Ala asy-Syarh ash-Shaghir (1/219). Sedangkan di Mazhab Syafi'i bisa merujuk Tuhfat al-Muhtaj karya Al-Haitami dan Hawasyi as-Syarwani wa al-Ibadi (2/11) dan Hasyiyat al-Baijarami ala Syarh al-Khathib (1/428) dan Mazhab Hanbali merujuk Syarh Muntaha al-Iradat Li al-Bahuti (1/250) dan al-Mughni Li Ibn Quddamah (2/99).

Ajaran tersebut didasarkan pada hadist Nabi Muhammad saw yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, dari sahabat Ali bin Abi Thalib, dari sahabat Abu Bakar A-Shidiq bahwasanya Rasulullah sawbersabda :

عن عليٍّ رَضِيَ اللهُ عنه قال: كنتُ إذا سمعتُ من النبيِّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم حديثًا يَنفعُني اللهُ منه بما شاءَ أن يَنفعَني، فإذا حدَّثني غيرُه استحلفتُه، فإذا حلَف لي صدَّقتُه، وحدَّثني أبو بكر، وصدَق أبو بكرٍ، عن النبيِّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم أنَّه قال: ما مِن مُسلمٍ يُذنِبُ ذنبًا ثم يتوضَّأُ ويُحسِنُ الوضوءَ، ويُصلِّي ركعتينِ ويَستغفرُ اللهَ، إلَّا غفَرَ اللهُ له

Dari Ali bin Abi Thalib RA, dia berkata, "Aku mendengar dari Nabi SAW hadits yang Allah memberikan manfaat bagiku darinya, apapun Dia inginkan, dan dan jika selainnya memberitakan kepadaku hadits, maka aku memintanya bersumpah, maka jika ia bersumpah, maka aku pun membenarkannya. Dan Abu Bakar mengisahkan hadits kepadaku, dan dia telah jujur, dari Nabi SAW beliau berkata, "Tidaklah seseorang berbuat dosa lalu dia bergegas wudhu, melakukan shalat dua rakaat kemudian beristighfar meminta ampun kepada Allah kecuali Allah mengampuninya.” (HR Abu Dawud 1521, Tirmidzi (406), Ibnu Majah (1395), Ahmad 2 (2/1)

Waktu Pelaksanaan Sholat Tobat

Sholat tobat dapat dilaksanakan kapan saja, baik siang maupun malam. Namun ada beberapa waktu yang dianjurkan dan waktu yang dilarang untuk melaksanakan sholat tobat:

Waktu yang dianjurkan:

  • Sepertiga malam terakhir
  • Setelah sholat tahajud
  • Setelah sholat wajib
  • Setelah sholat Dhuha

Waktu yang dilarang:

  • Saat matahari terbit hingga naik sepenggalah
  • Saat matahari tepat di atas kepala (waktu istiwa)
  • Saat matahari mulai terbenam hingga terbenam sempurna
  • Setelah sholat Ashar hingga matahari terbenam
  • Setelah sholat Subuh hingga matahari terbit

Waktu yang paling utama untuk melaksanakan sholat tobat adalah pada sepertiga malam terakhir. Pada waktu tersebut, Allah turun ke langit dunia dan menyeru hamba-Nya.

Tata Cara Sholat Tobat

Berikut adalah tata cara melaksanakan sholat tobat yang benar:

  1. Berwudhu dengan sempurna
  2. Berniat melaksanakan sholat tobat
  3. Takbiratul ihram
  4. Membaca doa iftitah
  5. Membaca surat Al-Fatihah
  6. Membaca surat atau ayat Al-Quran
  7. Rukuk
  8. I'tidal
  9. Sujud
  10. Duduk di antara dua sujud
  11. Sujud kedua
  12. Berdiri untuk rakaat kedua
  13. Ulangi langkah 5-11 untuk rakaat kedua
  14. Tasyahud akhir
  15. Salam
  16. Berdoa memohon ampunan

Sholat tobat dilaksanakan minimal 2 rakaat. Boleh juga dilakukan 4 atau 6 rakaat dengan 2 rakaat salam. Setelah salam, dianjurkan untuk memperbanyak istighfar dan doa taubat.

Niat Sholat Tobat

Niat sholat tobat diucapkan dalam hati sebelum takbiratul ihram. Berikut adalah lafaz niat sholat tobat:

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat taubati rak'ataini lillaahi ta'aala

Artinya: "Aku berniat sholat sunnah taubat dua rakaat karena Allah Ta'ala"

Bacaan dan Doa Sholat Tobat

Setelah selesai melaksanakan sholat tobat, dianjurkan untuk membaca istighfar dan doa taubat. Berikut adalah beberapa bacaan yang dianjurkan:

1. Istighfar

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ الَّذِيْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullahal 'azhiim alladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaih

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya"

2. Doa Taubat

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta, khalaqtanii wa anaa 'abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu. A'uudzu bika min syarri maa shana'tu. Abuu-u laka bini'matika 'alayya wa abuu-u bidzanbii faghfir lii fa innahuu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta

Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa selain Engkau."

Keutamaan Sholat Tobat

Sholat tobat memiliki banyak keutamaan, di antaranya:

  1. Mendapatkan ampunan dari Allah SWT
  2. Menghapus dosa-dosa yang telah dilakukan
  3. Membersihkan hati dan jiwa
  4. Meningkatkan kedekatan dengan Allah
  5. Mendapatkan ketenangan batin
  6. Membuka pintu rahmat dan berkah Allah
  7. Meningkatkan kesadaran diri
  8. Memperbaiki akhlak dan perilaku

Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang berwudhu dengan baik, kemudian sholat dua rakaat dengan khusyuk, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari)

Syarat Diterimanya Tobat

Agar tobat diterima oleh Allah SWT, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi:

  1. Menyesali perbuatan dosa dengan sungguh-sungguh
  2. Berhenti melakukan perbuatan dosa tersebut
  3. Bertekad kuat untuk tidak mengulanginya lagi
  4. Meminta maaf dan mengembalikan hak orang lain jika dosa berkaitan dengan hak manusia
  5. Melakukan tobat dengan ikhlas karena Allah, bukan karena alasan lain

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا تُوْبُوْٓا اِلَى اللّٰهِ تَوْبَةً نَّصُوْحًاۗ عَسٰى رَبُّكُمْ اَنْ يُّكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُۙ يَوْمَ لَا يُخْزِى اللّٰهُ النَّبِيَّ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مَعَهٗۚ نُوْرُهُمْ يَسْعٰى بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَبِاَيْمَانِهِمْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَآ اَتْمِمْ لَنَا نُوْرَنَا وَاغْفِرْ لَنَاۚ اِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ ۝٨

Wahai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya. Mudah-mudahan Tuhanmu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersamanya. Cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanannya. Mereka berkata, “Ya Tuhan kami, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami dan ampunilah kami. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.”

Manfaat Sholat Tobat

Melaksanakan sholat tobat secara rutin dapat memberikan berbagai manfaat, baik secara spiritual maupun psikologis:

  1. Meningkatkan kesadaran akan kesalahan diri
  2. Membantu mengendalikan hawa nafsu
  3. Melatih kedisiplinan dan konsistensi dalam beribadah
  4. Memperkuat iman dan ketakwaan
  5. Meningkatkan rasa syukur atas nikmat Allah
  6. Membantu mengatasi stres dan kecemasan
  7. Meningkatkan kualitas hubungan dengan sesama manusia
  8. Mendorong untuk selalu berbuat kebaikan

FAQ Seputar Sholat Tobat

1. Apakah sholat tobat harus dilakukan setiap kali berbuat dosa?

Idealnya, sholat tobat dilakukan segera setelah menyadari telah berbuat dosa. Namun jika tidak memungkinkan, bisa dilakukan di waktu lain yang lebih tepat.

2. Berapa lama jarak waktu yang diperbolehkan antara berbuat dosa dan melakukan sholat tobat?

Tidak ada batasan waktu khusus, namun semakin cepat dilakukan semakin baik. Yang terpenting adalah adanya kesungguhan dan keikhlasan dalam bertobat.

3. Apakah sholat tobat bisa menghapus semua jenis dosa?

Sholat tobat dapat menjadi sarana pengampunan untuk dosa-dosa kecil. Untuk dosa besar, diperlukan taubat nasuha (taubat yang sungguh-sungguh) disertai tekad kuat untuk tidak mengulanginya.

4. Bolehkah sholat tobat dilakukan berjamaah?

Pada dasarnya sholat tobat lebih diutamakan dilakukan sendiri-sendiri. Namun jika ada alasan tertentu, boleh juga dilakukan berjamaah.

5. Apakah ada bacaan khusus yang harus dibaca saat sholat tobat?

Tidak ada bacaan khusus yang wajib, namun dianjurkan untuk memperbanyak istighfar dan doa taubat setelah sholat.