Cara Membuat Abon yang Lezat dan Tahan Lama, Praktis Dicoba di Rumah

Pelajari cara membuat abon yang lezat dan tahan lama dengan berbagai tips dan trik. Simak resep lengkap dan variasi abon yang bisa Anda coba di rumah.

Diterbitkan 02 Juni 2025, 17:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Abon merupakan salah satu olahan daging yang populer di berbagai kalangan karena rasanya yang gurih, teksturnya yang kering dan renyah, serta daya simpannya yang lama. Cocok disajikan sebagai lauk pendamping nasi, isian roti, atau camilan, abon menjadi solusi praktis untuk stok makanan di rumah. Tak hanya nikmat, abon juga kaya protein dan mudah disesuaikan dengan selera, baik dari daging sapi, ayam, maupun ikan.

Banyak yang mengira membuat abon sendiri di rumah itu sulit dan memakan waktu, padahal dengan panduan yang tepat, prosesnya bisa menjadi cukup mudah dan menyenangkan. Dengan bahan-bahan yang relatif sederhana dan teknik memasak yang bisa dipelajari oleh siapa saja, Anda bisa menghasilkan abon buatan sendiri yang tak kalah lezat dibandingkan produk pabrikan.

Melalui artikel ini, Anda akan dipandu langkah demi langkah dalam membuat abon yang lezat, gurih, dan tahan lama. Panduan ini sangat cocok bagi Anda yang ingin mencoba resep rumahan untuk konsumsi pribadi, usaha kecil-kecilan, maupun persiapan stok makanan. Yuk, simak dan praktikkan cara membuat abon sendiri yang praktis dan pasti disukai seluruh anggota keluarga!

Pengertian dan Sejarah Abon

Abon adalah makanan kering berbahan dasar daging yang disuwir-suwir dan dibumbui, kemudian digoreng hingga kering. Makanan ini berasal dari Pulau Jawa dan telah dikenal sejak zaman dahulu sebagai cara untuk mengawetkan daging. Nama "abon" sendiri diperkirakan berasal dari bahasa Jawa "ambon" yang berarti serat-serat halus.

Pada awalnya, abon dibuat sebagai cara untuk memperpanjang masa simpan daging di masa ketika teknologi pendingin belum ada. Seiring waktu, abon berkembang menjadi makanan yang digemari karena rasanya yang lezat dan praktis untuk disantap. Saat ini, abon tidak hanya dibuat dari daging sapi, tetapi juga dari ayam, ikan, bahkan bahan nabati seperti nangka muda.

Bahan-bahan untuk Membuat Abon

Untuk membuat abon yang lezat, Anda memerlukan bahan-bahan sebagai berikut:

  • 500 gram daging (sapi, ayam, atau ikan)
  • 2 lembar daun salam
  • 2 batang serai, memarkan
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 300 ml santan kental
  • Minyak goreng secukupnya

Bumbu halus:

  • 6 siung bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 2 cm jahe
  • 2 sendok teh ketumbar
  • 1/2 sendok teh jintan
  • 3 sendok makan gula merah, sisir halus
  • 1 sendok teh garam

Langkah-Langkah Membuat Abon

Berikut cara membuat abon yang bisa Anda praktikkan di rumah:

  1. Rebus daging bersama daun salam hingga empuk. Angkat dan tiriskan, kemudian suwir-suwir halus.
  2. Tumis bumbu halus bersama serai dan lengkuas hingga harum.
  3. Masukkan daging suwir, aduk rata dengan bumbu.
  4. Tuang santan, masak dengan api kecil sambil terus diaduk hingga santan meresap dan daging mulai kering.
  5. Goreng adonan abon dalam minyak panas dengan api sedang hingga berwarna kecokelatan dan kering. Aduk terus agar tidak gosong.
  6. Angkat dan tiriskan minyaknya menggunakan saringan atau kain bersih.
  7. Setelah dingin, simpan abon dalam wadah kedap udara.

Tips Membuat Abon yang Lezat dan Tahan Lama

Untuk mendapatkan hasil abon yang optimal, perhatikan tips berikut:

  • Pilih daging yang segar dan bebas lemak untuk hasil abon yang lebih awet.
  • Pastikan daging benar-benar empuk sebelum disuwir untuk memudahkan proses pengolahan.
  • Gunakan api kecil saat memasak agar abon matang merata dan tidak mudah gosong.
  • Aduk terus abon selama proses pemasakan untuk mencegah gosong dan menggumpal.
  • Tiriskan minyak dengan baik menggunakan alat peniris atau kain bersih untuk mendapatkan tekstur yang kering dan renyah.
  • Biarkan abon benar-benar dingin sebelum disimpan dalam wadah kedap udara untuk mencegah tumbuhnya jamur.

Variasi Resep Abon

Selain abon daging sapi, Anda juga bisa mencoba membuat variasi abon lainnya:

1. Abon Ayam

Gunakan daging ayam bagian dada tanpa kulit sebagai bahan dasar. Proses pembuatannya sama dengan abon sapi, namun waktu memasaknya lebih singkat karena daging ayam lebih cepat empuk.

2. Abon Ikan

Pilih ikan dengan daging tebal seperti tuna atau tongkol. Kukus ikan terlebih dahulu, lalu suwir dan olah seperti membuat abon daging. Abon ikan biasanya memiliki tekstur yang lebih halus.

3. Abon Jamur

Untuk versi vegetarian, Anda bisa menggunakan jamur tiram sebagai pengganti daging. Rebus jamur sebentar, peras airnya, lalu suwir-suwir sebelum diolah menjadi abon.

Manfaat Kesehatan Abon

Meskipun abon tergolong makanan yang digoreng, ia tetap memiliki beberapa manfaat kesehatan:

  • Sumber protein hewani yang baik, terutama untuk abon daging dan ikan.
  • Mengandung mineral seperti zat besi dan kalsium yang penting bagi tubuh.
  • Praktis sebagai lauk siap saji, cocok untuk bekal atau camilan sehat.
  • Tahan lama sehingga bisa menjadi cadangan makanan dalam situasi darurat.

Namun, perlu diingat bahwa abon sebaiknya dikonsumsi secara bijak karena kandungan lemak dan garam yang cukup tinggi.

Cara Menyimpan Abon agar Tahan Lama

Untuk memastikan abon tetap awet dan lezat, ikuti tips penyimpanan berikut:

  • Simpan abon dalam wadah kaca atau plastik yang benar-benar kedap udara.
  • Pastikan abon sudah dingin sebelum disimpan untuk mencegah kondensasi.
  • Simpan di tempat yang sejuk dan kering, hindari paparan sinar matahari langsung.
  • Untuk penyimpanan jangka panjang, abon bisa disimpan dalam freezer.
  • Selalu gunakan sendok bersih dan kering saat mengambil abon dari wadahnya.

Dengan penyimpanan yang tepat, abon bisa bertahan hingga 1-2 bulan di suhu ruang, atau 3-6 bulan jika disimpan dalam freezer.

Pertanyaan Umum Seputar Abon

1. Apakah abon bisa dibuat tanpa digoreng?

Ya, abon bisa dibuat dengan metode oven atau air fryer untuk mengurangi penggunaan minyak. Namun, tekstur dan rasanya mungkin sedikit berbeda dari abon yang digoreng.

2. Berapa lama abon bisa bertahan?

Jika disimpan dengan benar dalam wadah kedap udara, abon bisa bertahan 1-2 bulan di suhu ruang, atau 3-6 bulan jika disimpan dalam freezer.

3. Apakah abon sehat untuk dikonsumsi setiap hari?

Meskipun abon mengandung protein, sebaiknya tidak dikonsumsi dalam jumlah besar setiap hari karena kandungan lemak dan garamnya yang cukup tinggi. Konsumsi secara moderat sebagai bagian dari diet seimbang.

4. Bagaimana cara mengetahui abon sudah tidak layak konsumsi?

Abon yang sudah tidak layak konsumsi biasanya ditandai dengan perubahan warna, bau tengik, atau munculnya jamur. Jika ragu, lebih baik tidak mengonsumsinya.

Kesimpulan

Membuat abon di rumah bukan hanya menghemat biaya, tetapi juga memungkinkan Anda untuk mengontrol kualitas bahan dan tingkat kesehatannya. Dengan mengikuti langkah-langkah dan tips yang telah dibahas, Anda dapat membuat abon yang lezat dan tahan lama. Jangan ragu untuk bereksperimen dengan berbagai jenis daging atau bahkan bahan nabati untuk menciptakan variasi abon yang sesuai dengan selera Anda. Selamat mencoba dan selamat menikmati abon buatan sendiri.