Liputan6.com, Jakarta Empal daging sapi merupakan salah satu hidangan tradisional yang digemari karena cita rasanya yang khas dan cocok dijadikan stok lauk di rumah. Dengan tekstur daging yang empuk dan bumbu manis gurih yang meresap sempurna, empal menjadi pilihan tepat untuk makanan keluarga yang praktis dan tahan lama.
Penggunaan resep empal daging sapi yang tepat akan menghasilkan olahan yang tidak hanya enak, tetapi juga awet disimpan dan mudah dihangatkan kembali. Proses pengolahan empal dimulai dengan merebus daging bersama rempah-rempah seperti lengkuas, bawang putih, ketumbar, dan daun salam.
Advertisement
Daging kemudian diungkep hingga bumbunya meresap, lalu digoreng sebentar untuk menciptakan lapisan luar yang sedikit kering namun tetap empuk di dalam. Dalam resep empal daging sapi yang baik, pengolahan dilakukan dengan memperhatikan detail agar menghasilkan rasa yang kuat dan tekstur yang pas untuk disantap kapan saja.
Empal yang sudah dimasak bisa disimpan di dalam kulkas dan dipanaskan ulang saat dibutuhkan, menjadikannya pilihan praktis untuk stok lauk harian. Kelezatan dan daya tahannya menjadikan resep empal daging sapi sebagai solusi ideal bagi keluarga yang menginginkan menu lezat, hemat waktu, dan tetap bernutrisi di tengah kesibukan sehari-hari.
Berikut ini Liputan6.com ulas selengkapnya, Rabu (4/6/2025).Â
 Â
1. Resep Empal Daging Sapi yang Empuk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1344445/original/092117100_1473764537-windydj.wordpress.jpg)
Bahan Utama:
- 500 gram daging sapi (pilih bagian has dalam atau paha)
- 2 lembar daun salam
- 2 batang serai, memarkan
- 2 cm lengkuas, memarkan
- 500 ml air kelapa (atau air biasa)
- Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng
Bumbu Halus:
- 6 siung bawang putih
- 4 siung bawang merah
- 3 butir kemiri, sangrai
- 1 sendok makan ketumbar bubuk
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 2 cm jahe
Bumbu Tambahan:
- 3 sendok makan gula merah, sisir halus
- 2 sendok makan kecap manis
- 1 sendok teh garam (sesuaikan dengan selera)
- 1/2 sendok teh kaldu bubuk (opsional)
- 2 sendok makan air asam jawa
Cara membuat:
- Potong daging melawan arah serat dengan ketebalan sekitar 1-2 cm.
- Rebus daging dalam air mendidih bersama daun salam, serai, dan lengkuas selama sekitar 1 jam atau hingga daging mulai empuk.
- Angkat daging, tiriskan, dan biarkan hingga cukup dingin untuk dipegang.
- Pukul-pukul daging menggunakan ulekan atau palu daging hingga melebar dan seratnya sedikit hancur. Hati-hati jangan sampai daging hancur sepenuhnya.
- Haluskan semua bahan bumbu halus menggunakan blender atau ulekan.
- Panaskan sedikit minyak dalam wajan, tumis bumbu halus hingga harum dan matang.
- Tambahkan gula merah, kecap manis, garam, kaldu bubuk, dan air asam jawa. Aduk rata.
- Masukkan daging yang sudah dipukul-pukul ke dalam tumisan bumbu.
- Tuangkan air kelapa atau air biasa hingga daging terendam.
- Masak dengan api kecil sambil sesekali diaduk hingga air menyusut dan bumbu meresap ke dalam daging (sekitar 30-45 menit).
- Koreksi rasa, tambahkan garam atau gula jika diperlukan.
- Angkat daging dari bumbu dan biarkan dingin.
- Panaskan minyak goreng dalam wajan dengan api sedang.
- Goreng daging sebentar saja hingga bagian luarnya sedikit kecokelatan dan kering. Jangan terlalu lama agar daging tidak menjadi keras.
- Angkat dan tiriskan minyaknya.
- Potong-potong empal sesuai selera.
- Sajikan empal daging sapi dengan nasi putih hangat.
- Tambahkan lalapan dan sambal sebagai pelengkap jika diinginkan.
Â
Advertisement
2. Resep Empal Daging Sapi Gepuk Bumbu Ketumbar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5072011/original/056149700_1735541558-1735030002180_resep-empal-daging-sapi.jpg)
Bahan-Bahan:
- 500 gram daging sapi has, iris tebal searah
- 2 lembar daun salam
- 2 batang serai
- 500 ml santan
- 30 gram gula merah
- 1 sdm ketumbar bubuk
- garam dan minyak goreng secukupnya
Bumbu Halus:
- 6 butir bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 3 butir kemiri sangrai
- 3 cm jahe
- 5 cm lengkuas
Cara Membuat:
- Rebus daging sampai matang. Angkat dan tiriskan.
- Tumis bumbu halus, serai, dan daun salam sampai harum.
- Masukkan daging, gula merah, garam, ketumbar, dan santan. Masak hingga bumbu meresap. Angkat dan tiriskan.
- Gepuk atau pukul-pukul daging hingga agak pipih. Goreng hingga agak kecoklatan.
- Daging gepuk bumbu ketumbar bisa disajikan dengan sambal dan aneka lauk lainnya.
3. Resep Empal Daging Sapi Bumbu Balado
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5075758/original/068511900_1735870275-1735826815499_resep-empal-daging-sapi-yang-empuk.jpg)
Bahan-bahan:
- 500 gr daging sapi tanpa lemak, rebus hingga matang
Bumbu empal:
- 4 siung bawang merah
- 7 siung bawang putih
- 1 sdm ketumbar bubuk
- 1 ruas jahe
- 1 ruas kunyit
- 4 lembar daun jeruk
- 2 batang serai, geprekgaram secukupnya
Bumbu sambal:
- 4 siung bawang putih
- 8 siung bawang merah
- 10 buah cabai rawit
- 4 buah cabai keriting
- 2 buah cabai merah
- garam dan gula secukupnya
Cara membuat:
- Potong-potong tipis daging sapi. Memarkan sehingga agak hancur.
- Haluskan bumbu empal, tumis hingga harum, masukkan serai, dan daun jeruk, tuang air secukupnya dan masak hingga bumbu meresap dan air berkurang.
- Goreng sebentar daging empal, tiriskan.
- Tumis bumbu sambal yang telah diulek kasar, masukkan daging empal dan aduk rata hingga tercampur dengan sambal setannya.
Advertisement
4. Resep Empal Daging Sapi Gepuk Tanpa Santan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4867504/original/008843100_1718769788-WhatsApp_Image_2024-06-19_at_10.52.10_90c0a9ae.jpg)
Bahan:
- 500 g daging sapi
- 2 lembar daun salam
- 2 sdm gula merah
- 3 butir asam jawa (larutkan dengan air)
- 1 batang serai
- 1 ruas lengkuas
Bumbu halus:
- 7 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 3 butir kemiri
- 1 sdm ketumbar
- 1 ruas jahe
- minyak secukupnya
Cara Membuat:
- Rebus daging sapi hingga matang. Tiriskan dan iris tipis, pukul-pukul dengan palu atau ulekan agar empuk. Tidak perlu sampai hancur ya.
- Tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan daun salam, serai dan lengkuas yang sudah dimemarkan. Tumis hingga matang.
- Tuang air kaldu daging sapi yang bekas rebusan secukupnya.
- Masukkan daging sapi, gula merah, garam dan gula pasir secukupnya. Ungkep daging hingga empuk.
- Tiriskan dan goreng hingga matang kecoklatan.
5. Resep Empal Daging Sapi yang Manis dan Gurih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5075637/original/004020300_1735869923-1735826612402_resep-bumbu-empal-daging-sapi-empuk.jpg)
Bahan-Bahan:
- 500 gram daging sapi tanpa lemak
- 1 batang serai
- 3 lembar daun jeruk
- 2 lembar daun salam
- 2 ruas lengkuas
- 5 biji asam jawa
- 2 sdm gula merah
- 65 ml santan
- gula, garam, dan kaldu jamur secukupnya
Bumbu Halus:
- 5 butir bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 3 butir kemiri
- 2 sdt ketumbar
Cara Membuat:
- Masak daging dengan panci presto selama 10 menit.
- Iris daging melintang, rebus kembali.
- Masukkan bumbu halus dan bahan lainnya ke dalam rebusan.
- Tambahkan air secukupnya bila perlu.
- Masak empal dengan api kecil hingga bumbu meresap. Koreksi rasa.
- Setelah direbus, empal bisa digoreng.
Advertisement
6. Resep Empal Daging Sapi yang Digoreng
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5239802/original/053708400_1748853778-Gemini_Generated_Image_81gfz881gfz881gf.jpg)
Bahan-Bahan:
- 1/4 kg daging sapi
- 2 siung bawang putih
- 1 butir bawang merah
- 1 ruas kunyit
- ketumbar secukupnya
- garam secukupnya
Cara Membuat:
- Haluskan bumbu bawang putih, bawang merah, ketumbar, dan kunyit.
- Rebus daging dengan bumbu halus. Tambahkan garam secukupnya.
- Setelah empuk, angkat dan tiriskan daging.
- Iris daging tipis sesuai selera, lalu goreng.
Cara Menyimpan Empal
Menyimpan empal dengan benar sangat penting untuk menjaga kualitas dan keamanan makanan. Berikut adalah panduan lengkap tentang cara menyimpan empal agar tetap segar dan aman dikonsumsi:
Penyimpanan Jangka Pendek:
- Suhu Ruang:
- Empal yang baru dimasak dapat disimpan pada suhu ruang selama 2-3 jam.
- Pastikan empal disimpan dalam wadah tertutup untuk menghindari kontaminasi.
- Jika suhu ruangan sangat panas, sebaiknya segera simpan di lemari es.
- Refrigerasi:
- Untuk penyimpanan lebih lama, simpan empal dalam lemari es.
- Gunakan wadah kedap udara atau bungkus rapat dengan plastik wrap.
- Empal dapat bertahan 3-4 hari dalam lemari es.
- Pastikan suhu lemari es di bawah 4°C (40°F).
Penyimpanan Jangka Panjang:
- Pembekuan:
- Untuk penyimpanan lebih dari seminggu, bekukan empal.
- Bungkus empal dalam plastik wrap, lalu masukkan ke dalam kantong zip-lock.
- Keluarkan udara sebanyak mungkin sebelum menutup kantong.
- Beri label tanggal pembekuan pada kantong.
- Empal beku dapat bertahan hingga 2-3 bulan.
Tips Penyimpanan:
- Dinginkan empal terlebih dahulu sebelum disimpan di lemari es atau freezer.
- Jangan menyimpan empal dalam kaleng atau wadah logam, gunakan wadah kaca atau plastik food-grade.
- Pisahkan empal menjadi porsi-porsi kecil untuk memudahkan penggunaan.
- Jika menyimpan empal dengan kuah, pastikan daging terendam sepenuhnya dalam kuah.
Cara Menghangatkan Kembali:
- Dari Lemari Es:
- Panaskan empal di wajan dengan sedikit minyak atau air.
- Alternatifnya, gunakan microwave dengan wadah yang aman.
- Kukus empal selama beberapa menit untuk menjaga kelembapannya.
- Dari Freezer:
- Thawing: Pindahkan empal beku ke lemari es semalaman.
- Untuk penggunaan cepat, gunakan fitur defrost pada microwave.
- Setelah thawing, panaskan seperti cara di atas.
Tanda-tanda Kerusakan:
Perhatikan tanda-tanda berikut yang menunjukkan empal tidak lagi layak konsumsi:
- Perubahan warna yang signifikan atau munculnya bintik-bintik putih/hijau.
- Bau yang tidak sedap atau berbeda dari aroma normal empal.
- Tekstur berlendir atau terlalu kering.
- Rasa yang tidak biasa atau menyimpang.
Keamanan Pangan:
- Jangan membiarkan empal berada pada suhu ruang lebih dari 2 jam.
- Hindari mencairkan dan membekukan kembali empal berulang kali.
- Gunakan prinsip "first in, first out" dalam penyimpanan.
- Selalu cuci tangan dan gunakan peralatan yang bersih saat menangani empal.
Dengan mengikuti panduan penyimpanan ini, Anda dapat memastikan bahwa empal tetap aman dan lezat untuk dikonsumsi, bahkan setelah beberapa hari. Penyimpanan yang tepat tidak hanya menjaga kualitas makanan tetapi juga membantu mengurangi pemborosan makanan dan memaksimalkan nilai ekonomis dari hidangan yang Anda buat.
Advertisement
FAQ Seputar Empal
Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan seputar empal daging sapi, beserta jawabannya:
1. Apa perbedaan antara empal dan rendang?
Meskipun keduanya merupakan hidangan daging sapi, empal dan rendang memiliki perbedaan signifikan:
- Empal biasanya dipukul-pukul hingga pipih, sementara rendang tidak.
- Bumbu empal lebih sederhana dibandingkan rendang yang kaya rempah.
- Empal dimasak dengan sedikit kuah dan sering digoreng, sedangkan rendang dimasak dengan banyak santan hingga kering.
- Tekstur empal cenderung lebih empuk dan berserabut, sementara rendang lebih padat dan kering.
2. Bagaimana cara membuat empal yang empuk?
Untuk membuat empal yang empuk:
- Pilih daging sapi yang berkualitas baik, seperti bagian has dalam.
- Rebus daging dengan api kecil hingga empuk sebelum diolah lebih lanjut.
- Pukul-pukul daging untuk memecah seratnya.
- Marinasi daging dalam bumbu sebelum dimasak.
- Masak dengan api kecil dan waktu yang cukup lama agar bumbu meresap.
3. Apakah empal bisa disimpan lama?
Ya, empal bisa disimpan cukup lama jika ditangani dengan benar:
- Di lemari es, empal dapat bertahan 3-4 hari.
- Jika dibekukan, empal bisa bertahan hingga 2-3 bulan.
- Pastikan untuk menyimpan dalam wadah kedap udara atau plastik wrap untuk mencegah kontaminasi.
4. Apa saja variasi empal yang ada?
Beberapa variasi empal yang populer:
- Empal gentong: empal yang disajikan dalam sup santan.
- Empal gepuk: empal yang lebih pipih dan manis.
- Empal serundeng: empal yang ditaburi serundeng kelapa.
- Empal pedas: empal dengan tambahan cabai atau sambal.
- Empal madu: empal yang dimarinasi dengan madu untuk rasa manis.
5. Apakah empal sehat untuk dikonsumsi?
Empal memiliki nilai gizi yang baik, terutama sebagai sumber protein. Namun, perlu diperhatikan:
- Kandungan lemak yang cukup tinggi, terutama jika digoreng.
- Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan kolesterol tinggi.
- Sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang sebagai bagian dari diet seimbang.
6. Bagaimana cara mengurangi kalori dalam empal?
Untuk mengurangi kalori dalam empal:
- Pilih daging sapi yang lebih rendah lemak.
- Kurangi penggunaan minyak saat memasak.
- Panggang atau kukus empal daripada menggorengnya.
- Kurangi penggunaan gula dalam bumbu.
- Sajikan dengan porsi sayuran yang lebih banyak.
7. Apakah empal cocok untuk diet?
Empal bisa menjadi bagian dari diet seimbang jika:
- Dikonsumsi dalam porsi yang wajar.
- Dimasak dengan cara yang lebih sehat (panggang atau rebus).
- Disajikan dengan banyak sayuran.
- Menjadi sumber protein dalam diet rendah karbohidrat.
Namun, bagi yang sedang diet ketat, sebaiknya konsultasikan dengan ahli gizi terlebih dahulu.
8. Apa saja hidangan pendamping yang cocok untuk empal?
Empal biasanya disajikan dengan:
- Nasi putih atau nasi uduk.
- Lalapan segar seperti mentimun, tomat, dan daun kemangi.
- Sambal terasi atau sambal bawang.
- Sayur asem atau sayur lodeh.
- Tahu dan tempe goreng.
9. Bisakah empal dibuat tanpa digoreng?
Ya, empal bisa dibuat tanpa digoreng:
- Bisa dipanggang di oven atau grill untuk tekstur yang lebih kering.
- Bisa dikukus untuk mempertahankan kelembapan daging.
- Bisa disajikan langsung setelah diungkep dalam bumbu.
Metode ini dapat mengurangi kandungan lemak dalam hidangan.
10. Apakah ada alternatif daging sapi untuk membuat empal?
Meskipun tradisionalnya menggunakan daging sapi, empal bisa dibuat dengan:
- Daging ayam, terutama bagian paha atau dada.
- Daging kambing, meskipun akan menghasilkan rasa yang berbeda.
- Daging kerbau, yang teksturnya mirip dengan daging sapi.
- Alternatif nabati seperti tempe atau jamur untuk versi vegetarian.
Setiap alternatif akan menghasilkan rasa dan tekstur yang sedikit berbeda dari empal daging sapi tradisional.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3226358/original/037478600_1599037074-20200901-BPS-Lakukan-Sensus-Penduduk-Secara-Tatap-Muka-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260138/original/072176600_1781577859-Tugas__36_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2378469/original/055253400_1737413276-IMGE9883.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5075384/original/006209600_1735869176-1735826074740_resep-empal.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458114/original/001317800_1782356893-000_B88W362.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259075/original/006227600_1781447167-Turki_vs_Australia-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8459088/original/096988900_1782358208-000_B88W3AA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458112/original/030524500_1782356891-000_B88U3NH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450278/original/065503300_1782346556-vini.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539854/original/082732300_1774647037-granit-xhaka-serge-gnabry-swiss-jerman-duel-persahabatan-internasional.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258705/original/024939600_1781404490-qatar_vs_swiss-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8460074/original/088908600_1782359300-15021055947514109969.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8457416/original/015984700_1782355895-10427703899873442055.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458279/original/078184200_1782357143-HL_kue_mandi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562560/original/041100800_1776832617-Screenshot_2026-04-22_113133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8392797/original/057395000_1782273205-3874162212393549821__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8404456/original/018853300_1782286996-4292563408598724799.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5046399/original/038771500_1733912546-45.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5518634/original/048686400_1772514269-unnamed__54_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491798/original/032901900_1770106554-Acar_Timun_dan_Wortel.jpg)