Sukses

Bahagianya Anak Ini Ketika Pamannya Jemput Sekolah Pakai Kostum Transformers

Liputan6.com, Jakarta Sebuah video seorang pria China berpakaian seperti robot dari serial fiksi Transformers saat menjemput keponakannya yang difabel berusia empat tahun dari taman kanak-kanak mencuri perhatian warganet.

Dilansir dari SCMP, keponakannya yang dijuluki Sensen, lahir tanpa tangan kiri, tak bisa menghilangkan senyum sumringahnya ketika mendapat kejutan dari pamannya baru-baru ini.

Menurut ibunya, yang bermarga Chen, seorang penduduk di Luohe, provinsi Henan, China tengah, paman bocah itu mengatakan ingin menjemput Sensen dari taman kanak-kanak sebelum liburan musim panas dimulai.

Yang membuatnya luar biasa, sang paman rela memakai kostum Bumblebee yang menghabiskan sekitar 50 menit hanya untuk memasang kostum yang beratnya sekitar 20 kg itu demi memberi kejutan pada ponakannya saat menjemputnya di taman kanak-kanak. Padahal, itu adalah hari terpanas sehingga ia tampak bermandikan keringat saat melepas kostum Bumblebee.

“Ketika pamannya, berpakaian seperti itu, muncul di luar taman kanak-kanak untuk menjemputnya, dia benar-benar terkejut,” kata Chen.

Sementara Sensen memegang tangan Bumblebee dengan tangan kanannya untuk berjalan bersama, banyak anak-anak dan orang tua mereka sangat penasaran dengan sosok di balik kostum sehingga mereka mengerubungi sang paman dan keponakan dengan beberapa mengambil video di ponsel mereka.

“Karena anak laki-laki saya tidak memiliki tangan kiri, kami mencoba memberinya kejutan atau melakukan hal-hal untuk memberi penekanan saat ada yang perlu dirayakan dalam kehidupan sehari-hari. Pamannya mencintainya. Mainan apa pun yang saya katakan kepadanya yang disukai Sensen, dia akan segera membelinya," kata sang ibu.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Komentar positif warganet

 

Penampilan sang paman akhirnya menjadi trending topic di media sosial dan mendapat banyak komentar positif dari netizen.

"Ia adalah paman terbaik No.1 China," tulis satu komentar di Weibo, salah satu platform media sosial terbesar di China.

“Saya pikir anak laki-laki itu bisa membanggakan pengalaman ini sampai ia lulus dari sekolah dasar,” kata pengguna lain.

"Meskipun Sensen memiliki disabilitas fisik, hidupnya penuh dengan cinta," tulisa komentar yang lainnya.

3 dari 4 halaman

Dukungan lingkungan bisa membantu mental penyandang disabilitas

Dukungan lingkungan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan mental penyandang disablitas.

Hal ini dirasakan oleh Kimberley Pett, penyandang disabilitas ganda asal Inggris yang mulai mencari dukungan kelompok sebaya dari platform yang disebut Spokz People.

Baginya, hal yang paling berguna baginya dalam dukungan teman sebaya adalah sesi grup Zoom. Aspek komunitas membuatnya dapat berdiskusi dan berinteraksi dengan orang-orang yang mengalami masalah serupa dan berbagi saran serta ide.

 

 

4 dari 4 halaman

Dukungan teman sebaya juga penting

Dukungan dari teman sebaya juga membuatnya merasa tidak sendirian dalam apa yang ia alami.

“Saya pribadi selalu mendapati bahwa terapi empat mata selalu menantang. Saya merasa sangat sulit untuk berbicara tentang bagaimana saya menemukan sesuatu," katanya dikutip Disability Horizons.

Sedangkan, diskusi kelompok dengan teman sebaya memungkinkannya untuk memikirkan dan mengeksplorasi situasi diri dengan mendengarkan pengalaman orang lain, tanpa harus menemukan kata-kata untuk perasaannya sendiri.