Liputan6.com, Jakarta - Pengguna Binance menarik US$ 3,64 miliar, atau Rp 66 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 18.158) asetnya dari penyedia pertukaran mata uang kripto terbesar di dunia tersebut pada pembukaannya, Minggu, setelah kasus peretasan pekan lalu.
Melansir BBC, Senin, (2/11/2026), perusahaan tersebut menahan semua transaksi saat terjadinya insiden tersebut, yang menggerus sekitar US$ 6,3 miliar (Rp 114,3 triliun) aset digital.
Organisasi besar, termasuk Federal Bureau of Investigation (FBI) AS, telah menuduh Korea Utara sebagai dalang dari kasus siber tersebut, yang dijuluki sebagai peretasan terbesar dalam sejarah.
Advertisement
Binance mengatakan telah menutup lubang sekitar 95% akibat pencurian aset tersebut, tetapi sisanya mungkin akan membutuhkan waktu lebih banyak. Binance telah berulang kali mengatakan akan mengganti rugi yang berkaitan dengan kasus ini.
“Sekitar 06.00 dan 15.30 [GMT] pada 1 November, kami memproses penarikan US$ 4,649 miliar (Rp 84,4 triliun) dan deposit US$ 1,01 miliar (Rp 18,3 triliun), sehingga outflow bersihnya berada di kisaran US$ 3,64 miliar (Rp 66 triliun),” menurut unggahan Binance di X.
Terdapat “lonjakan awal” dalam penarikan, yang selanjutnya menurun dan kembali stabil seperti yang diprediksi, mereka menambahkan.
Penarikan bersih pada Minggu hanya mencakup 2% lebih dari aset sebesar US$ 171 miliar atau Rp 3.105 triliun yang dikelola oleh Binance. Mereka mengatakan mereka telah menyimpan lebih dari US$ 6,34 miliar atau Rp 115,1 triliun dana untuk mengatasi dampak serangan tersebut.
Binance juga mengatakan penarikan puluhan mata uang kripto seperti bitcoin dan ethereum telah berlanjut, dan layanan lainnya akan kembali normal seiring pengecekan keamanan selesai.
Kelompok Asal Korea Utara Diduga Dalangnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4436079/original/099089800_1684736944-Thumbnail_Liputan6.com.jpg)
Serangan terhadap Binance ini telah dikaitkan dengan TraderTraitor, sebuah kelompok kejahatan siber asal Korea Utara, yang juga dijuluki Lazarus Group. Mereka pernah mencuri US$ 1,5 miliar atau Rp 27,2 triliun dari layanan pertukaran mata uang kripto Bybit pada 2025.
FBI pada Sabtu merilis daftar alamat dompet mata uang kripto yang berkaitan dengan kelompok tersebut. Mereka juga mendorong mitra di industri terkait untuk memblokir transaksi yang berkaitan dengan mereka.
Bursa tersebut segera bergerak cepat untuk mendesak penerbit kripto agar membekukan aset-aset yang terdampak.
Binance mengatakan pekan lalu pengecekan awal menunjukkan bahwa insiden ini mungkin dilakukan melalui laptop seorang insinyur, sehingga seorang peretas bisa melakukan transaksi yang tidak sah.
Serangan peretasan tersebut menimpa platform global Binance, yaitu Binance.com, sementara platformnya yang ditujukan untuk pasar AS menyatakan tidak terdampak oleh masalah tersebut.
Binance menyatakan telah mengganti aset pelanggan dengan memanfaatkan berbagai sumber, termasuk kas perusahaan, asuransi kontrak berjangka, serta dana cadangan darurat.
“Komitmen kami tetap sama: Binance akan menanggung sepenuhnya dampak finansial dari dana yang dicuri dalam insiden ini,” kata perusahaan itu.
Mata uang kripto adalah aset digital yang diperdagangkan di bursa seperti Binance. Tidak seperti uang tunai, mata uang kripto tidak ada dalam bentuk fisik dan dikelola melalui komputer, ponsel pintar, serta perangkat digital lainnya.
Binance didirikan di China dan memiliki ratusan juta pengguna terdaftar di seluruh dunia.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320072/original/053154100_1786333844-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-10T104516.679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354245/original/038987000_1790044500-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-22T093245.164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387917/original/059774100_1793588866-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-11-02T100620.704.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349533/original/006044400_1789532857-HOAX__18_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4658698/original/013047000_1700643883-vadim-artyukhin-_92BitC3QEU-unsplash.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380524/original/020543000_1792721205-f6d5bc52-1233-4f95-98ee-4a75dc41fc5f__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4594243/original/089058400_1696137886-andre-francois-mckenzie-iGYiBhdNTpE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913228/original/031127900_1643028888-24_januari_2022-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2358749/original/070880200_1536904477-afpprison.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3932277/original/005220300_1644714392-13_februari_2022-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8821088/original/039186700_1782912172-gedung_ditjen_pajak-1_Juli_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3386417/original/044002400_1614227023-tax-planning-concept-with-wooden-cubes-calculator-blue-table-flat-lay_176474-9519.jpg)