Pertumbuhan Infrastruktur dan Adopsi jadi Penentu Industri Kripto

Mantan Komisioner CFTC, Caroline Pham mendorong industri kripto untuk menampilkan diri kepada pembuat kebijakan.

Diterbitkan 22 Juni 2026, 14:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Komisioner Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas atau Commodity Futures Trading Commission (CFTC), Caroline Pham mengatakan, industri kripto memiliki waktu 2,5 tahun untuk tertanam dalam sistem keuangan. Hal ini sebelum pemerintahan ke depan dapat membalikkan kemajuan regulasi baru-baru ini.

Mengutip Yahoo Finance, Senin (22/6/2026), Pham menilai, adopsi dan pertumbuhan infrastruktur, pada akhirnya akan menentukan apakah kripto menjadi permanen. "Jika Anda memiliki bitcoin di setiap akun pialang, Anda tidak dapat membatalkannya,” kata dia.

Skala Adalah Pertahanan Terbaik Industri

Pham menunjuk pada pertumbuhan pesat di seluruh stablecoin dan tokenisasi keuangan sebagai bukti kripto sudah bergerak melampaui asal usulnya yang khusus.

Pham mencatat, stablecoin memproses sekitar US$ 28 triliun dalam volume transaksi dalam satu kuartal. Sementara itu, transaksi perjanjian pembelian kembali tokenisasi sekarang sekitar US$ 10 triliun per bulan di jaringan blockchain.

Dia juga menyebutkan, peningkatan partisipasi dari lembaga keuangan tradisional, termasuk JPMorgan Chase & Co. Hal ini dengan alasan bank-bank besar semakin membangun dan mengoperasikan infrastruktur on-chain sendiri. “Ini adalah peningkatan skala penuh pada sistem keuangan,” ujar Pham.

Kongres dan Regulator Harus Bergerak Bersama

Pham menuturkan, jalan terbaik bagi industri ini adalah pendekatan “jalur ganda”. Kongres memajukan legislasi sementara regulator terus membuat peraturan secara paralel.

Ia menunjuk pada Rancangan Undang-Undang (RUU) Clarity yang sedang menunggu persetujuan sebagai bagian penting dari upaya tersebut. Hal ini sambil mencatat pembuatan peraturan oleh lembaga sering kali membutuhkan waktu 12-18 bulan dari proposal hingga implementasi. Hal ini karena jangka waktu itu, ia menilai, regulator tidak mampu menunggu Kongres sebelum bergerak maju.

 

Apresiasi Ketua CFTC

Pham memuji Ketua Komisi Sekuritas dan Berjangka AS atau CFTC Paul Atkins dan chairman CFTC Michael Selig karena mempercepat laju pembuatan peraturan terkait kripto. Pham menuturkan, pekerjaan untuk mengimplementasikan kerangka kerja stablecoin dari RUU Genius sudah dimulai.

Pham juga mendesak industri kripto untuk kembali memikirkan bagaimana mereka menampilkan diri kepada pembuat kebijakan. Ia menilai, membingkai blockchain sebagai kekuatan disruptif secara tidak perlu mengasikan regulator dan pembuat undang-undang, yang mungkin lebih menyukai gagasan modernisasi. “Mengapa ini sangat berbeda dari peralihan ke kertas, ke komputer hingga sekarang ke blockchain,” ujar dia.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.