Liputan6.com, Jakarta - Pendiri MN Capital, Michaël van de Poppe, mencatat rasio Bitcoin terhadap emas menunjukkan kekuatan setelah membentuk divergensi bullish dengan indeks kekuatan relatif ( RSI ) pada grafik harian.
Mengutip Cointelegraph.com, Sabtu (14/3/2026) divergensi bullish terjadi ketika harga membentuk titik terendah yang lebih rendah sementara indikator momentum seperti RSI membentuk titik terendah yang lebih tinggi. Pola ini menandakan tekanan jual yang mulai mereda.
Pada Februari, rasio tersebut mengalami koreksi ke level support kunci di sekitar 12-13 yang sebelumnya bertindak sebagai resistance pada 2017 sebelum berubah menjadi support pada 2022 dan 2023. Akibatnya, level saat ini dapat berfungsi sebagai titik terendah potensial untuk tren jangka panjang Bitcoin terhadap emas.
Advertisement
Alasan lain yang mendukung kemungkinan ini adalah perubahan aliran dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) Bitcoin dan emas selama sebulan terakhir.
Sebagai contoh, ETF berbasis emas AS, SPDR Gold Shares (GLD), mencatat arus keluar dana sebesar USD 3 miliar pada 6 Maret. Hal ini melampaui arus keluar harian besar sebelumnya yang terlihat selama 2 tahun terakhir sebesar +200%.
Sementara itu, perubahan arus dana ETF Bitcoin selama 30 hari membaik menjadi arus masuk bersih sebesar USD 906 juta pada 11 Maret, naik dari arus keluar sebesar USD 1,9 miliar sebulan sebelumnya.
Kepemilikan yang diukur dalam satuan asli menunjukkan perbedaan lain. Perubahan 30 hari pada saldo ETF Bitcoin telah membaik menjadi 12.909 BTC dari -34.197 BTC, sementara kepemilikan ETF emas turun menjadi sekitar 606.850 ons dari 1,4 juta ons pada 13 Februari.
Macro menciptakan peluang bagi Bitcoin
Menurut Binance Research, volatilitas makro saat ini mungkin menghadirkan "peluang di tengah risiko" bagi Bitcoin. Laporan tersebut mencatat BTC telah bergerak serupa dengan aset makro seperti minyak dan saham AS di tengah perang AS-Israel dan Iran, yang mencerminkan bagaimana peristiwa global saat ini mendorong pergerakan harga.
Â
Modal Kembali ke BTC
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
Namun, modal mulai kembali ke BTC meskipun volatilitasnya tinggi. Porsi volume perdagangan Bitcoin dari ETF spot AS telah meningkat baru-baru ini, menand signaling meningkatnya aktivitas institusional.
Akan tetapi, ETF masih hanya mewakili sekitar 9% dari total volume perdagangan spot BTC, jauh di bawah rasio ETF terhadap total volume perdagangan ekuitas di pasar ekuitas AS yang mencapai 30-40%, menunjukkan masih ada ruang signifikan untuk ekspansi institusional.
Secara historis, periode gejolak geopolitik juga mendahului pemulihan yang kuat. Misalnya, tahun pemilihan paruh waktu AS seringkali menyebabkan penurunan pasar dengan S&P 500 rata-rata mengalami penurunan puncak ke palung sebesar 16%. Sementara itu, Bitcoin secara historis telah jatuh sekitar 56% selama siklus tersebut.
Namun, 12 bulan setelah pemilihan paruh waktu tidak pernah menghasilkan pengembalian S&P 500 negatif sejak tahun 1939, dengan rata-rata keuntungan sebesar 19%, dan Bitcoin telah mengalami kenaikan rata-rata 54% di ketiga tahun pasca-pemilihan paruh waktu yang tercatat.
Â
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Advertisement
Siap-siap, Bitcoin Bisa Turun ke USD 60.000
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
Sebelumnya, harga Bitcoin kembali berada di bawah tekanan pada akhir pekan pertama Maret. Kondisi ini membuat pelaku pasar mulai bersiap menghadapi kemungkinan Bitcoin kembali menguji level psikologis USD 60.000.
Tekanan jual meningkat setelah Bitcoin gagal mempertahankan posisi di atas level USD 70.000. Dari sisi analisis teknikal, pergerakan harga kini menunjukkan dominasi sentimen bearish di pasar kripto.
Berdasarkan grafik mingguan pasangan BTC/USDT di TradingView, dikutip dari U.Today, Senin (9/3/2026), pola descending channel atau kanal menurun terlihat cukup jelas. Pola ini umumnya menunjukkan tren penurunan harga dalam jangka menengah.
Salah satu sinyal negatif utama muncul setelah harga Bitcoin menembus area USD 68.000. Level tersebut sebelumnya menjadi area dukungan atau support penting bagi pembeli.
Namun kini situasinya berubah. Level USD 68.000 justru menjadi area resistensi yang membatasi upaya pemulihan harga Bitcoin dalam jangka pendek.
Kondisi ini membuat pasar semakin berhati-hati, karena kegagalan Bitcoin kembali menembus area tersebut dapat membuka ruang penurunan lebih dalam dalam waktu dekat.
Â
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7805374/original/007527000_1780621590-Tugas__25_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568076/original/025738900_1777349129-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-28T110443.057.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308503/original/024029000_1785145244-prasetyo_hadi__pensiunan_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5288151/original/067339000_1752895807-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306956/original/023162700_1784944502-ChatGPT_Image_Jul_25__2026__08_54_24_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306955/original/077151200_1784943871-Gemini_Generated_Image_5q73a05q73a05q73.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2050779/original/091139900_1522730510-20180403-Bitcoin-AFP1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913228/original/031127900_1643028888-24_januari_2022-2.jpg)