Liputan6.com, Jakarta Pasar kripto global tengah menghadapi tekanan berat dengan sekitar Rp 3,4 triliun dilikuidasi dalam satu jam. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta para investor lebih memahami karakteristik kripto sebagai instrumen investasi.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi mengamini adanya guncangan pasar kripto tersebut. Adapun, aset yang diperdagangkan melalui pasar kripto RI, kebanyakan merupakan koin global yang sangat terpengaruh.
"Sehingga tekanan yang terjadi di regional dan global tentu secara langsung mempengaruhi juga tekanan harga-harga kripto itu pada saat diperdagangkan di exchanger domestik," kata Hasan, ditemui di Sanur, Bali, Senin (1/12/2025).
Advertisement
Dia menjelaskan, kripto mssih dalam aset keuangan, namun memiliki karakteristik yang khas. Salah satunya kripto sensitif terhadai volatilitas harga yang cepat. Serta, merespons kondisi finansial global.
"Maka kami mengimbau tentu kepada seluruh investor konsumen aset kripto domestik untuk terus meningkatkan pemahaman akan karakteristik dari instrumen ini," katanya.
Sejalan dengan itu, OJK terus menggerakkan pemahaman literasi keuangan digital di tengah-tengah masyarakat. "Dalam rangka mendorong tingkat pemahaman dan pemahaman yang lebih baik dalam konteks perdagangan dari para investor dan konsumen kita," tandasnya.
Pasar Kripto Kocar-Kacir
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
Sebelumnya, Pasar kripto kembali diterpa guncangan besar setelah lebih dari USD 204 juta atau sekitar Rp 3,4 triliun (estimasi kurs Rp 16.661 per USD) posisi perdagangan dilikuidasi hanya dalam waktu satu jam.
Dikutip dari coinmarketcap, Senin (1/12/2025), gelombang likuidasi ini mengejutkan pelaku pasar, terutama karena sekitar USD 202,94 juta berasal dari posisi long—tanda bahwa banyak trader bertaruh pada kenaikan harga namun gagal mengantisipasi pembalikan pasar yang sangat cepat.
Sementara itu, posisi short yang ikut terkena likuidasi hanya mencapai USD 1,52 juta, menunjukkan bahwa trader yang bersikap bearish justru berada di sisi yang “aman” dalam pergerakan pasar kali ini.
Advertisement
Harga Kripto Tertekan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302026/original/078434200_1753969683-Gemini_Generated_Image_wwcdvlwwcdvlwwcd.jpg)
Likuidasi long sendiri terjadi ketika trader memasang posisi dengan ekspektasi harga akan naik, namun dipaksa menutup posisi karena nilai aset tiba-tiba merosot.
Lonjakan likuidasi besar-besaran seperti ini biasanya membuat volatilitas meningkat tajam. Dalam kondisi tersebut, harga aset kripto sering kali kembali tertekan karena sistem likuidasi otomatis di bursa memicu tekanan jual tambahan.
Peristiwa ini pun menjadi sorotan setelah Cointelegraph melaporkan data likuidasi besar tersebut melalui media sosial.
Penyebab Belum Jelas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
Penyebab pasti jatuhnya pasar dalam waktu singkat ini masih belum sepenuhnya jelas. Namun, analis menilai kombinasi leverage tinggi, optimisme berlebihan, serta koreksi mendadak menjadi faktor utama.
Sejumlah aset kripto memang menunjukkan tren bullish dalam beberapa pekan terakhir, sehingga banyak trader membuka posisi besar dengan leverage tinggi.
Sayangnya, ketika harga tiba-tiba terkoreksi, sistem bursa secara otomatis melikuidasi posisi untuk mencegah kerugian lebih besar. Proses ini bukan hanya merugikan trader individual, tetapi juga memperdalam penurunan harga, menciptakan lingkaran volatilitas yang sulit dihentikan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318340/original/035315600_1786092351-Screenshot_2026-08-07_154428.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331817/original/055880700_1787567222-BSU_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311576/original/011498300_1785406882-kemenhaj_petugas_haji_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4409778/original/074363200_1682745589-PPATK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1495582/original/005779000_1486038841-Ray_Dalio.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119143/original/000941200_1738566772-XRP_illustration_alternative.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762654/original/090092900_1709631325-fotor-ai-20240305163231.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5005139/original/074512300_1731568906-1713324006144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330778/original/088179500_1787445359-_Ki-ka__Moderator__Calvin_Kizana__CEO_Tokocryto__SB_Seker__Head_of_APAC_Binance__1_.jpg)