Sukses

Riset: Nilai Pasar NFT Bisa Bengkak hingga Rp 3.456 Triliun pada 2030

Liputan6.com, Jakarta - Adopsi Non Fungible Token (NFT) semakin berkembang secara berkelanjutan di berbagai industri mulai dari video game, musik dan seni. 

Dilansir dari Cointelegraph, Kamis, 4 Agustus 2022 sebuah laporan riset pasar yang diterbitkan oleh Verified Market Research (VMR) memberikan prediksi tinggi untuk masa depan pasar NFT, dan memproyeksikan nilainya membengkak menjadi USD 231 miliar atau setara Rp 3.456 triliun pada 2030.

Perusahaan riset dan konsultan global menilai pasar NFT global sebesar USD 11,3 miliar pada 2021 sebagai langkah awal ke dalam ruang yang sedang berkembang. 

VMR memperkirakan sektor ini akan tumbuh pada tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 33,7 persen selama delapan tahun ke depan. Pendorong utama permintaan NFT adalah proliferasinya di berbagai industri dan lapisan masyarakat, termasuk musik, film, dan olahraga. 

Laporan tersebut juga menyoroti beberapa bidang minat utama dan kasus penggunaan yang telah membantu mendorong penjualan NFT. 

Sektor Game Pendorong Utama

Sektor game telah menjadi pendorong utama adopsi, dengan laporan tersebut menyoroti Enjin sebagai salah satu perusahaan game besar pertama yang menggabungkan teknologi blockchain dengan infrastrukturnya dan meluncurkan tokennya sendiri (ENJ Coin). 

Ekosistem mengubah aset dalam game menjadi NFT untuk memungkinkan pemain monetisasi aset mereka dalam game. Game play-to-earn juga memasuki pasar NFT, dengan Axie Infinity (AXS) menawarkan kepada pengguna di Filipina sumber pendapatan alternatif selama pandemi COVID-19.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Sektor Olahraga

Sektor Olahraga

Di sisi lain, dunia olahraga terus mencoba-coba penawaran NFT, dengan laporan VMR menyoroti kemitraan Dapper Labs dengan UFC untuk meluncurkan koleksi NFT. UFC Strike adalah konsep yang mirip dengan NBA Top Shots yang sangat populer, dengan NFT sorotan diatur untuk mendigitalkan dan memonetisasi sejarah UFC.

Sektor Bisnis

Di sektor bisnis, platform penjualan NFT, OpenSea mengintegrasikan layanan Adobe untuk memperkenalkan sejumlah fitur pada penawarannya saat solusi TI konvensional bertemu dengan platform berbasis blockchain.

Laporan VMR memiliki pandangan yang serupa dengan laporan tentang NFT yang dirilis oleh perusahaan konsultan pertumbuhan SkyQuest Technology pada Mei 2022. Perusahaan memproyeksikan tingkat pertumbuhan analog sebesar 34 persen untuk sektor ini antara 2022 hingga 2028 sambil menilai pasar sebesar USD 15,7 miliar pada 2021.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

3 dari 4 halaman

Rumania Bakal Simpan Dokumen Negara dalam Bentuk NFT

Sebelumnya, Institut Nasional untuk Penelitian dan Pengembangan Informatika (ICI) Rumania telah mengumumkan program nasional baru yang memanfaatkan teknologi blockchain. Teknologi ini akan dimanfaatkan untuk mengakses, mentransfer, dan menyimpan dokumentasi resmi warganya. 

Dijuluki 'Sistem Nasional untuk Penerbit dan Aset Rumania' (NSIDA), upaya ini memiliki tujuan akhir untuk meningkatkan kemampuan dalam memperoleh dan mengelola dokumentasi penting pemerintah seperti akta kelahiran, surat izin mengemudi, dan akta tanah atau properti.

Dilansir dari nftplazas, Senin (1/8/2022), NFT akan menjadi media di mana dokumen tersebut disimpan, dengan masing-masing formulir diharapkan diberikan padanan yang tidak dapat dipertukarkan yang akan disimpan di blockchain Elrond. Blockchain Elrond dikenal sangat skalabel dan ramah lingkungan. 

Meskipun begitu, negara tetap memberlakukan dokumen fisik. Upaya ini juga akan mencakup peluncuran pasar NFT yang eksklusif dan aman di mana warga negara akan dapat memperoleh dokumen pemerintah yang diverifikasi tanpa harus melakukan tugas berat mengunjungi kantor resmi untuk mengambilnya secara langsung.

Pada masa depan, dan setelah peluncuran NSIDA (yang masih belum diberikan tanggal inisiasi), ICI akan mendalami cara menggunakan layanan Elrond lebih jauh lagi. Hal ini untuk membangun jaringan terdesentralisasi untuk sumber daya publik yang penting di negara tersebut.

Penggunaan teknologi blockchain seperti itu, yang selalu dibayangkan oleh banyak penggemar NFT. Ini adalah contoh utama bagaimana Web3 benar-benar merupakan tahap selanjutnya dalam evolusi teknologi dalam masyarakat manusia. 

 

4 dari 4 halaman

Museum NFT Bertema Perang Ukraina Kumpulkan Sumbangan Rp 19,3 Miliar

Sebelumnya, sebuah tim proyek bernama META HISTORY menciptakan museum perang NFT pertama Ukraina setelah invasi skala penuh Rusia. Sejak itu mereka telah berhasil mengumpulkan USD 1.290.398 atau setara Rp 19,3 miliar (803,28 ETH) untuk sumbangan kripto Ukraina. 

Duta META HISTORY sekaligus aktivis blockchain, Brittany Kaiser menjelaskan gagasan untuk mengabadikan sejarah peristiwa dalam karya seni dan menawarkannya kepada mereka yang ingin mendukung Ukraina terbukti layak.

"Saya pikir META HISTORY dapat memberikan kontribusi yang signifikan untuk mendukung Ukraina dengan menyoroti kebenaran melalui seni NFT dan menjualnya sampai perang usai,” ujar Kaiser dikutip dari Bitcoin.com, Selasa (26/7/2022). 

Pada 21 Juli, META HISTORY merilis koleksi NFT ketiga dengan tajuk “Warline”. Koleksi NFT itu terdiri dari karya seni yang menceritakan jalannya perang. Setiap peristiwa penting diilustrasikan oleh salah satu dari ratusan seniman yang bekerja di berbagai bidang seni visual.

Deputi Menteri Transformasi Digital Ukraina, Oleksandr Bornyakov mengatakan, tim proyek mengirim semua hasil NFT ke Aid For Ukraine, dana kripto tersebut juga didedikasikan untuk tentara Ukraina.

“NFT tidak akan menghentikan rudal Rusia, tetapi menawarkan cara bagi Ukraina untuk berkembang sebagai negara yang ramah inovasi dan untuk membangun kembali ekonominya,” kata Bornyakov.

Pendiri museum META HISTORY, VK menuturkan, telah melihat potensi besar untuk mengumpulkan dana untuk Ukraina melalui seni NFT. 

“Kami sekarang bekerja untuk memperluas kemampuannya dengan menambahkan lebih banyak opsi untuk memungkinkan lebih banyak orang membeli karya seni,” pungkas dia.