Sukses

Layanan Blockchain BSN Kenalkan Platform Infrastruktur NFT di China

Liputan6.com, Jakarta - Jaringan Layanan Berbasis Blockchain (BSN), yang merupakan proyek infrastruktur blockchain yang disetujui China, mengumumkan akan merilis platformnya untuk Non Fungible Token (NFT) di negara itu.

Dilansir dari CoinDesk, Kamis (27/1/2022), jaringan BSN-Distributed Digital Certificate (BSN-DDC) adalah struktur untuk membangun NFT yang sesuai dengan peraturan China, kata organisasi itu dalam siaran pers. 

Pihak berwenang di China melarang jaringan publik seperti Ethereum yang biasa digunakan dalam ekosistem NFT. Sebagai gantinya, BSN membuat 10 Blockchain terbuka yang diizinkan tersedia di BSN-DDC. 

Ini merupakan versi lokal dari rekanan tanpa izin mereka yang menetapkan batasan tentang siapa yang dapat berpartisipasi dalam tata kelola jaringan dan menggunakan mata uang fiat untuk pembayaran. DDC sama dengan NFT, tetapi diganti namanya untuk menekankan kegunaannya untuk sertifikasi. 

Lima dari 10 rantai diberi nama Ethereum-based Wuhan Chain, Wenchang Chain powered by Cosmos-based IRISnet, Corda-based Zunyi Chain, EOS-based Zhongyi Chain, and FISCO BCOS-based Tai'an Chain.

Terdapat beberapa mitra platform juga yang bekerja sama dalam proyek ini, misalnya Museum milik negara dan rumah lelang Rong Bao Zhai Auction, Pusat Pertukaran Karya Seni dan Budaya Internasional Hainan yang didukung negara telah memperoleh lisensi pertama untuk pasar NFT di China.

Selanjutnya, perusahaan konsultan divisi blockchain EY, penyedia teknologi video Sumavision, penyedia faktur elektronik Baiwang, dan Digital Art Fair Asia, perusahaan yang berfokus pada NFT dari Hong Kong.

BSN-DDC dibangun pada Jaringan layanan Blockchain, sebuah platform di mana pengembang dapat membangun dan menyebarkan aplikasi terdesentralisasi dengan biaya rendah.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Mengenal Perbedaan NFT dan Crypto

Sebelumnya, Non-Fungible Token atau sering disingkat NFT menjadi tren yang berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Di Indonesia sendiri, baru-baru ini NFT menjadi salah satu perbincangan hangat karena banyak publik figur dan pejabat yang masuk ke dunia ini. 

Sama seperti NFT, cryptocurrency juga menjadi salah satu perbincangan di dunia dan menjadikannya salah satu aset investasi yang cukup populer. Meskipun NFT dan crypto sama-sama merupakan aset digital, lantas apa perbedaan antara keduanya? 

Apa itu NFT?

NFT adalah semacam token yang tidak dapat ditukarkan, biasanya ditemukan di dalam teknologi blockchain. NFT meski sudah ada sejak 2014, tetapi popularitasnya semakin meningkat pada 2020-2021. Setelah itu, semakin banyak orang yang tertarik dalam melakukan transaksi NFT di berbagai platform.

Dilansir dari CNN, Kamis, 20 Januari 2022, NFT adalah bagian dari konten digital yang ditautkan ke blockchain, atau basis data digital yang juga menopang cryptocurrency seperti Bitcoin dan Ethereum. 

NFT biasanya digunakan untuk membeli dan menjual karya seni digital dan dapat berbentuk GIF, tweet, kartu perdagangan virtual, gambar objek fisik, kulit video game, real estat virtual, dan banyak lagi.

Apa itu cryptocurrency?

Cryptocurrency atau mata uang kripto, sering disebut juga aset kripto atau crypto adalah sebuah mata uang digital atau aset digital yang tengah cukup populer dalam beberapa tahun terakhir. 

Dilansir dari Investopedia, Kamis (20/1/2022), cryptocurrency atau crypto adalah mata uang digital atau virtual yang dijamin dengan kriptografi, yang membuatnya hampir tidak mungkin untuk dipalsukan atau dibelanjakan ganda.

Banyak cryptocurrency adalah jaringan terdesentralisasi berdasarkan teknologi blockchain atau buku besar terdistribusi yang ditegakkan oleh jaringan komputer yang berbeda.

Fitur yang menentukan dari cryptocurrency adalah bahwa mereka umumnya tidak dikeluarkan oleh otoritas pusat mana pun, menjadikannya secara teoritis kebal terhadap campur tangan atau manipulasi pemerintah.

 

 

3 dari 3 halaman

Perbedaan

Perbedaan NFT dan Crypto

Hal yang membedakan antara NFT dan cryptocurrency adalah aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum dapat dipertukarkan, artinya dapat diganti atau ditukar dengan aset lain yang identik dengan nilai yang sama, seperti uang dolar atau crypto lainnya.

Sedangkan NFT adalah sebuah aset yang unik dan tidak dapat saling dipertukarkan, atau dalam kata lain tidak ada dua NFT yang sama. NFT menciptakan kelangkaan di antara aset yang tersedia tanpa batas, bahkan ada sertifikat keaslian untuk membuktikannya

.