6 Warna Pakaian yang Terlihat Ramah Menurut Psikologi, Bikin Kesan Pertama Lebih Menyenangkan

Ingin terlihat lebih ramah tanpa harus banyak bicara? Kenali 6 warna pakaian yang menurut penelitian psikologi dapat menghadirkan kesan hangat, menyenangkan.

Diterbitkan 07 November 2026, 12:30 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Siapa yang tidak ingin memberikan kesan pertama yang menyenangkan saat bertemu orang baru? Selain sikap dan cara berbicara, penampilan juga menjadi salah satu hal yang dapat memengaruhi penilaian seseorang. Bahkan, pilihan warna pakaian bisa menghadirkan kesan tertentu sebelum percakapan dimulai.

Dalam psikologi, warna kerap dikaitkan dengan emosi dan persepsi manusia. Ada warna yang diasosiasikan dengan ketenangan, keceriaan, kenyamanan, hingga perasaan positif. Karena itulah, pemilihan warna pakaian terkadang dapat membantu seseorang menghadirkan penampilan yang terlihat lebih hangat dan mudah didekati.

Penelitian yang dilakukan Domicele Jonauskaite dan Christine Mohr dari Institute of Psychology, University of Lausanne, dan diterbitkan dalam Psychonomic Bulletin & Review pada 2025, meninjau 132 penelitian tentang hubungan warna dan emosi yang melibatkan lebih dari 42.000 partisipan dari 64 negara. Hasilnya menunjukkan bahwa warna memiliki pola asosiasi tertentu dengan emosi, meskipun maknanya dapat berbeda bergantung pada konteks dan karakteristik warna.

Lantas apa saja warna pakaian yang terlihat ramah menurut psikologi? Melansir dari berbagai sumber, Sabtu (7/11/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Biru Muda yang Memberikan Kesan Tenang dan Bersahabat

Biru muda menjadi salah satu pilihan warna pakaian yang dapat menghadirkan kesan tenang dan nyaman. Warna ini sering diasosiasikan dengan emosi positif berintensitas rendah, seperti ketenangan, kenyamanan, dan relaksasi. Kesan tersebut membuat biru muda cocok digunakan ketika ingin tampil lebih santai dan mudah didekati.

Dalam penelitian sistematis yang diterbitkan oleh Domicele Jonauskaite dan Christine Mohr pada 2025, warna biru ditemukan memiliki hubungan dengan sejumlah emosi positif berintensitas rendah. Meski dalam beberapa penelitian biru juga dikaitkan dengan kesedihan, asosiasi yang paling menonjol mencakup ketenangan dan kenyamanan.

Untuk mendapatkan penampilan yang terlihat bersahabat, biru muda bisa dipadukan dengan putih, krem, atau abu-abu terang. Warna ini juga cocok digunakan untuk kemeja, blus, kardigan, maupun pakaian kasual sehari-hari. Penampilan yang rapi dan tidak terlalu kaku dapat membantu memperkuat kesan santai saat bertemu orang lain.

2. Hijau yang Mencerminkan Kesan Nyaman dan Menenangkan

Warna hijau juga bisa menjadi pilihan ketika ingin menghadirkan penampilan yang terlihat ramah. Dalam psikologi warna, hijau kerap dikaitkan dengan kenyamanan, ketenangan, dan emosi positif. Karakter tersebut membuat warna hijau, terutama dalam nuansa lembut, cocok untuk menciptakan kesan yang tidak terlalu mencolok.

Penelitian Jonauskaite dan Mohr menemukan bahwa hijau memiliki asosiasi dengan emosi positif berintensitas rendah, termasuk kenyamanan dan relaksasi. Namun, para peneliti juga mencatat bahwa warna hijau dapat dikaitkan dengan emosi lain, seperti iri hati atau kecemburuan. Artinya, kesan yang muncul tidak selalu sama dalam setiap situasi.

Untuk penampilan sehari-hari, hijau sage, hijau mint, atau hijau pastel bisa menjadi pilihan menarik. Padukan dengan celana putih, rok krem, atau aksesori berwarna netral agar tampilannya terlihat lebih lembut. Warna ini cocok digunakan saat berkumpul bersama teman, menghadiri acara santai, maupun bertemu orang baru.

3. Kuning yang Menghadirkan Kesan Ceria dan Hangat

Jika ingin terlihat lebih ceria dan menyenangkan, pakaian berwarna kuning bisa menjadi pilihan. Warna ini memiliki karakter cerah yang sering dikaitkan dengan kebahagiaan, kegembiraan, dan emosi positif. Tidak mengherankan jika kuning kerap digunakan untuk menghadirkan tampilan yang terasa lebih hidup.

Dalam tinjauan penelitian psikologi warna yang dilakukan Jonauskaite dan Mohr, kuning memiliki hubungan yang cukup konsisten dengan emosi positif berintensitas tinggi, terutama kegembiraan. Bahkan, asosiasi antara kuning dan kegembiraan termasuk salah satu hubungan warna-emosi yang paling sering ditemukan dalam penelitian yang mereka tinjau.

Kuning pastel atau kuning muda bisa digunakan jika ingin memberikan kesan lembut dan tidak terlalu mencolok. Padukan dengan putih, krem, atau biru muda untuk menciptakan tampilan yang seimbang. Sementara itu, kuning cerah cocok bagi mereka yang ingin tampil lebih ekspresif ketika menghadiri acara santai atau berkumpul bersama teman.

4. Oranye yang Memancarkan Kesan Hangat dan Akrab

Oranye termasuk warna yang dapat memberikan kesan hangat, ceria, dan penuh energi. Dalam psikologi warna, nuansa ini memiliki hubungan dengan emosi positif berintensitas tinggi, seperti kegembiraan, kesenangan, dan antusiasme. Karakter tersebut membuat pakaian oranye menarik digunakan ketika ingin tampil lebih ekspresif dan bersahabat.

Menariknya, penelitian dalam Journal of the Academy of Marketing Science yang dilakukan melalui empat eksperimen menemukan bahwa warna pakaian hangat, seperti merah, oranye, dan kuning, dapat memperkuat pengaruh ekspresi emosi positif terhadap persepsi kehangatan seseorang. Penelitian tersebut mengamati penilaian pelanggan terhadap karyawan yang berhadapan langsung dengan konsumen.

Temuan ini menunjukkan bahwa warna pakaian tidak selalu bekerja sendirian. Ekspresi wajah positif dan kesesuaian penampilan juga ikut memengaruhi kesan yang diterima orang lain. Untuk penggunaan sehari-hari, oranye lembut atau terracotta bisa dipadukan dengan putih, cokelat muda, maupun krem agar tampilannya tidak terlalu mencolok.

5. Merah Muda yang Memberikan Kesan Lembut dan Menyenangkan

Merah muda atau pink juga termasuk warna yang sering diasosiasikan dengan emosi positif. Dalam penelitian psikologi warna, nuansa ini memiliki hubungan dengan perasaan seperti cinta, kesenangan, dan kebahagiaan. Karakter tersebut membuat pakaian pink dapat menghadirkan kesan lembut dan menyenangkan.

Jonauskaite dan Mohr menemukan bahwa warna pink secara umum memiliki asosiasi positif dalam penelitian yang mereka tinjau. Beberapa hubungan yang cukup sering muncul adalah pink dengan cinta dan kegembiraan. Meski demikian, asosiasi tersebut tidak berarti setiap orang yang mengenakan pakaian pink otomatis dianggap memiliki sifat tertentu.

Jika ingin terlihat lebih ramah tanpa tampil terlalu mencolok, pilih warna dusty pink, blush pink, atau pink pastel. Warna tersebut bisa dipadukan dengan putih, krem, abu-abu muda, maupun cokelat. Pilihan ini cocok untuk pakaian kasual, blus, gaun sederhana, hingga busana kerja dengan potongan yang tidak terlalu formal.

6. Putih yang Memberikan Kesan Bersih dan Menenangkan

Putih menjadi warna yang cukup mudah dipadukan dengan berbagai jenis pakaian. Selain memberikan kesan bersih dan sederhana, warna ini juga memiliki asosiasi psikologis dengan emosi positif berintensitas rendah, seperti ketenangan, kelegaan, dan harapan.

Dalam tinjauan sistematis Jonauskaite dan Mohr, warna putih ditemukan memiliki hubungan dengan sejumlah emosi positif dan menenangkan. Hal tersebut membuat putih menarik digunakan ketika ingin menghadirkan penampilan yang sederhana, tidak berlebihan, dan nyaman dipandang.

Kemeja putih, blus putih, atau kaus polos bisa menjadi pilihan untuk berbagai kesempatan. Agar penampilan tidak terlihat terlalu monoton, padukan dengan celana krem, rok pastel, atau aksesori berwarna lembut. Perhatikan pula kebersihan dan kerapian pakaian karena keduanya turut membentuk kesan keseluruhan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Warna Pakaian yang Terlihat Ramah Menurut Psikologi

1. Warna pakaian apa yang membuat seseorang terlihat ramah?

Biru muda, hijau, kuning, oranye, merah muda, dan putih dapat memberikan asosiasi emosi positif yang mendukung kesan ramah, hangat, atau menyenangkan.

2. Apakah warna pakaian bisa memengaruhi kesan pertama?

Bisa. Penampilan merupakan salah satu informasi visual yang digunakan seseorang ketika membentuk kesan pertama. Namun, penilaian juga dipengaruhi ekspresi wajah, bahasa tubuh, konteks, dan karakteristik lainnya.

3. Mengapa warna kuning sering dikaitkan dengan keramahan?

Warna kuning memiliki asosiasi yang kuat dengan kegembiraan dan emosi positif. Kesan cerahnya juga dapat membuat penampilan terlihat lebih ekspresif.

4. Apakah pakaian berwarna biru membuat seseorang terlihat lebih mudah didekati?

Biru, terutama nuansa yang lebih terang, sering diasosiasikan dengan ketenangan dan kenyamanan. Kesan tersebut dapat mendukung penampilan yang terlihat santai dan bersahabat.

5. Apakah warna pastel lebih baik untuk memberikan kesan ramah?

Warna pastel dapat memberikan tampilan yang lembut dan tidak terlalu mencolok. Namun, tidak ada bukti bahwa semua warna pastel pasti membuat seseorang terlihat lebih ramah.