Liputan6.com, Jakarta Menjelang akhir tahun, selembar kertas origami seharga beberapa ribu rupiah bisa menjelma jadi bintang berkilau, kepingan salju, sampai rantai warna-warni penghias sudut rumah. Inilah pesona hiasan Natal dari kertas: murah, ramah lingkungan, dan bisa dikerjakan siapa saja. Menguasai cara membuat hiasan Natal dari kertas jadi keterampilan praktis yang menghadirkan suasana hangat tanpa menguras dompet.
Tren dekorasi buatan tangan pun terus menanjak, terutama di kalangan keluarga yang ingin merayakan Natal dengan sentuhan personal. Kertas bisa diolah menjadi beragam dekorasi Natal, mulai dari ornamen gantung hingga garland, untuk menghadirkan nuansa hunian yang lebih hangat. Modalnya cukup gunting, lem, dan sedikit kesabaran. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Sabtu (4/7/2026).Â
Mengenal Hiasan Natal dari Kertas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9251019/original/009314900_1783145376-Gemini_Generated_Image_whhf84whhf84whhf.jpg)
Hiasan Natal dari kertas adalah segala ornamen dekoratif bertema perayaan yang dibuat dari bahan dasar kertas, entah itu kertas origami, kertas kado bekas, halaman majalah lama, atau kertas HVS berwarna. Bentuknya sangat beragam, dari yang cukup digunting hingga yang butuh teknik lipat ala origami.
Kelebihan utama kertas adalah fleksibilitasnya. Bahan yang sama bisa disulap menjadi bintang, lonceng, malaikat, hingga bunga dari kertas yang cantik. Teknik dasarnya pun mirip dengan kerajinan kertas lain, seperti membuat pembatas buku lucu, sehingga mudah dipelajari lintas usia.
Karena ringan, hiasan kertas gampang digantung di pohon, jendela, maupun dinding tanpa perlu paku besar. Untuk inspirasi lengkap, Anda bisa menyimak berbagai proyek dekorasi Natal dari kertas yang bisa langsung ditiru di rumah.
Advertisement
Alasan Hiasan Natal dari Kertas Layak Dicoba
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9251020/original/023506600_1783145376-Gemini_Generated_Image_unmaybunmaybunma.jpg)
Alasan pertama jelas: hemat. Satu set dekorasi Natal jadi di toko bisa dibanderol ratusan ribu, sementara bahan kertas hanya butuh modal receh. Kedua, ramah lingkungan. Anda bisa memanfaatkan kertas kado bekas atau majalah lama, selaras dengan tren dekorasi Natal DIY dari bahan daur ulang yang kian digemari keluarga muda.
Ketiga, ada manfaat kesehatan mental. Sebuah studi menemukan bahwa aktivitas kerajinan tangan secara nyata meningkatkan kesejahteraan mental para pelakunya. Dalam wawancara dengan American Medical Association (AMA), Dr. Frank Clark, psikiater di Prisma Health, menyatakan, "Berbagai bentuk seni seperti musik, menulis, melukis, dan mewarnai dapat memberikan manfaat bagi kesehatan mental. Ia menyebut aktivitas seni dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan harga diri, mengurangi stres, serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan mental secara keseluruhan."
Tak heran, proyek ini juga cocok sebagai dekorasi Natal DIY untuk pemula yang dikerjakan bareng keluarga di akhir pekan.
Bahan dan Alat yang Perlu Disiapkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8974748/original/059126000_1782983385-aebd5e4e-93c2-414b-abf3-0e1857a4521c.jpg)
Sebelum berkreasi, siapkan dulu perlengkapan dasarnya. Kabar baiknya, sebagian besar sudah tersedia di rumah atau bisa dibeli murah di toko alat tulis.
- Kertas: origami, HVS warna, kertas kado bekas, atau halaman majalah lama.
- Gunting tajam dan cutter untuk potongan yang rapi.
- Lem stik, lem putih, atau lem tembak.
- Benang, tali rami, atau pita untuk gantungan.
- Pensil, penggaris, serta hiasan tambahan seperti glitter dan manik-manik.
Pilih kertas sesuai jenis hiasan. Untuk ornamen yang butuh lipatan tegas, kertas origami lebih ideal; sedangkan untuk hiasan berukuran besar, kertas karton lebih kokoh. Jika ingin membuat set dekorasi yang lebih lengkap, kombinasikan dengan panduan dekorasi pohon Natal DIY atau hiasan dinding dari kertas agar seluruh ruangan terasa serasi.
Advertisement
7 Cara Membuat Hiasan Natal dari Kertas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5450418/original/061129900_1766139271-Hiasan_Gantung_Snowflakes_atau_Bintang.jpg)
1. Rantai Kertas (Paper Chain)
Rantai kertas adalah proyek paling klasik sekaligus paling ramah pemula. Merujuk National Trust, rantai kertas sudah dipakai untuk menghias pohon Natal sejak era Victoria dan kini kembali digemari berkat kesederhanaan dan sifatnya yang bisa didaur ulang. Caranya, potong kertas warna-warni menjadi strip selebar 2 cm dan panjang sekitar 15 cm. Rekatkan ujung strip pertama membentuk lingkaran, lalu selipkan strip berikutnya sebelum direkatkan, dan ulangi hingga membentuk rantai panjang. Gantung melintang di dinding atau lilitkan pada pohon Natal.
2. Bintang Kertas Tiga Dimensi
Bintang 3D memberi efek dramatis meski bahannya sederhana. Ambil dua lembar kertas berukuran sama, lalu lipat masing-masing dengan pola akordeon atau kipas. Lipat tiap lembar menjadi dua di bagian tengah, satukan keduanya, lalu ikat bagian tengah dengan tali. Tali ini sekaligus berfungsi sebagai gantungan. Gunting kedua ujung kertas menjadi bentuk meruncing, lalu buka lipatan hingga membentuk bintang utuh. Gunakan kertas emas atau merah agar makin meriah.
3. Kepingan Salju Kertas
Kepingan salju cocok ditempel di jendela dan tak butuh pola khusus, sehingga tiap hasilnya unik. Mulai dari kertas persegi, lipat menjadi segitiga, lalu lipat lagi menjadi segitiga lebih kecil, kemudian bagi tiga dan potong ujung bawahnya lurus. Gunting berbagai pola pada sisi lipatan, tetapi sisakan sebagian lipatan agar tidak terlepas, lalu buka. Mengutip HGTV, kertas kado tipis, halaman buku lama, dan kertas printer berwarna adalah jenis yang paling cocok untuk membuat ornamen kertas seperti ini. Untuk variasi bentuk hewan, teknik serupa bisa dikembangkan seperti pada kupu-kupu dari kertas origami.
4. Bola Ornamen dari Kertas
Bola atau bauble kertas terlihat manis menggantung di pohon. Potong beberapa lembar kertas warna menjadi strip memanjang. Susun strip-strip tersebut saling tumpang tindih di bagian tengah dengan arah berbeda hingga membentuk bola berongga. Satukan ujung-ujungnya, beri tali di bagian atas, dan bola kertas siap digantung. Rangkai beberapa bola dalam satu tali untuk menciptakan garland yang cantik.
5. Lentera Kertas
Lentera kertas menghadirkan kesan hangat, apalagi jika dipadu lampu LED kecil. Potong strip selebar 2 cm dari sisi pendek kertas A4 sebagai pegangan. Lipat sisa kertas memanjang, buat garis 2 cm dari tepi atas, lalu gunting dari sisi lipatan hingga garis tersebut dengan jarak tiap 2 cm. Buka kertas, gulung menjadi bentuk silinder, rekatkan sisi-sisinya, lalu pasang pegangan. Jangan letakkan lilin api asli di dalamnya; gunakan lampu LED demi keamanan.
6. Pohon Natal Origami Mini
Bagi yang suka tantangan, pohon Natal origami mini bisa jadi hiasan meja yang menggemaskan. Gunakan kertas hijau, lalu ikuti teknik lipat bertahap hingga membentuk pohon cemara. Susun beberapa pohon berbeda ukuran untuk menciptakan hutan Natal mini di meja. Jika masih belajar melipat, latih dulu teknik dasar lewat panduan origami burung untuk pemula sebelum beralih ke bentuk yang lebih rumit.
7. Malaikat Puncak Pohon dari Kertas Renda
Puncak pohon terasa kurang lengkap tanpa malaikat. Ambil kertas renda (doily), potong menjadi dua, lalu gulung membentuk kerucut sebagai badan dan rekatkan tepinya. Buat lingkaran kecil dari pembersih pipa (pipe cleaner) sebagai kepala, lalu selipkan ke ujung kerucut. Gunting sayap dari karton dan tempelkan di bagian belakang. Teknik melipat dan menggunting serupa juga dipakai saat membuat mahkota dari kertas untuk anak.
Tips agar Hiasan Kertas Awet dan Kesalahan yang Perlu Dihindari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9251021/original/037480500_1783145376-Gemini_Generated_Image_an6osan6osan6osa.jpg)
Iklim tropis Indonesia yang lembap adalah musuh utama dekorasi kertas. Agar awet, simpan hiasan di tempat kering dan berventilasi baik, serta lapisi dengan sealant akrilik bening untuk perlindungan ekstra. Dengan penyimpanan yang benar, hiasan kertas bisa bertahan hingga beberapa musim Natal.
Beberapa kesalahan umum yang sebaiknya dihindari:
- Menggunakan kertas terlalu tipis untuk ornamen besar sehingga mudah melengkung.
- Menempel sebelum lem benar-benar kering, membuat bentuk cepat rusak.
- Terlalu banyak ornamen dalam satu area sehingga terlihat berantakan; sisakan ruang kosong.
- Meletakkan hiasan kertas dekat sumber api atau air.
Saat mengajak anak, gunakan gunting tumpul khusus anak dan dampingi ketika memakai lem tembak. Teknik dasar ini bisa diadaptasi untuk momen lain, seperti hiasan Imlek dari kertas atau dekorasi telur Paskah dengan origami. Untuk ide sepanjang tahun, banyak hiasan DIY rumah lain yang juga mengandalkan kertas.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Hiasan Natal dari Kertas
Apa saja bahan untuk membuat hiasan Natal dari kertas?
Cukup siapkan kertas (origami, HVS warna, kertas kado bekas, atau majalah lama), gunting, lem, serta benang atau pita untuk gantungan. Hiasan tambahan seperti glitter dan manik-manik sifatnya opsional.
Bagaimana agar hiasan kertas awet di iklim lembap Indonesia?
Simpan di tempat kering dan berventilasi baik, hindari area yang terkena air, serta semprotkan sealant akrilik bening. Gunakan kertas karton yang lebih tebal untuk hiasan yang ingin dipakai berulang tahun.
Apakah hiasan Natal dari kertas cocok dibuat bersama anak?
Sangat cocok. Proyek seperti rantai kertas dan kepingan salju mudah dikerjakan anak asal memakai gunting tumpul dan diawasi. Aktivitas ini melatih motorik halus sekaligus jadi momen bonding, mirip proyek hiasan dinding kamar lainnya.
Apakah hiasan Natal dari kertas bisa dijual?
Bisa. Dekorasi buatan tangan diminati menjelang akhir tahun dan bisa dipasarkan lewat marketplace atau bazar. Simak strateginya pada panduan dekorasi Natal DIY yang bisa jadi cuan tambahan.
Bisakah teknik ini dipakai untuk perayaan lain?
Tentu. Teknik lipat dan gunting kertas mudah diadaptasi untuk berbagai momen, termasuk dekorasi Ramadan DIY, Imlek, hingga pesta ulang tahun.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4461201/original/062506100_1686446588-cek_fakta_timnas_argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111045/original/054516000_1783054306-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-03T114409.776.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8958515/original/092387900_1782975165-uwmeSeQ4ENPAPMyhHtwxsGUcYFxN8E6p7teAPdR2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370720/original/047083500_1759567179-Piala_Dunia_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258039/original/088971800_1781299445-AP26163759108481-Kanada.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262481/original/011971700_1781803398-Croatia_s_Luka_Modric.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9238165/original/069215800_1783129384-mes9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264340/original/096862300_1782107767-salah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9243416/original/040076400_1783136603-063_2284562735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5248356/original/073589100_1749606013-AP25162020726631.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9235541/original/012266500_1783127691-063_2284556932.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9233776/original/041944300_1783126285-000_B98N9AV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261569/original/090643200_1781746025-ghana_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260058/original/067995400_1781541268-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9249632/original/080362300_1783143648-zendure-power-station-6BCdD_qOp9A-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9247756/original/026590300_1783141328-ChatGPT_Image_Jul_4__2026__12_01_01_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6933104/original/015899800_1779702737-Air_Lele_untuk_Pupuk_Tanaman_____Nutrisi_Gratis_dari_Kolam_Ikan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8958370/original/079595400_1782975104-pC05YRT154NcQVziLJZAKPRE2mRExdUmxkpoBaCI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8958474/original/079471500_1782975151-5U5y87YRjCDuFuxmT5iNNqYnJ7fWtiKVzvYPf9IP.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8958406/original/078101100_1782975112-JpM3LGMh5NF9z6AW3aFlfv8zOhHCskGcouCQo6v9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9135283/original/064996800_1783074527-Desain_Pagar_Anti_Panjat_yang_Tetap_Elegan_Tanpa_Terlihat_Seperti_Benteng.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9124770/original/081711500_1783070083-2419321820028174723.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9136204/original/003728500_1783074901-e92eaff5-c8e1-4320-abfb-b9500b3b8976.jpg)