Liputan6.com, Jakarta Mempercantik rumah tidak selalu butuh budget besar atau jasa desainer interior. Lewat DIY dekorasi rumah, alias menghias hunian dengan tangan sendiri, Anda bisa menyulap sudut yang membosankan jadi ruang yang hangat dan "kamu banget", bahkan dengan modal seadanya. Masalahnya, banyak orang keburu mundur begitu melihat harga dekorasi di toko, padahal sebagian besar hiasan cantik bisa dibuat dari barang yang sudah ada di rumah.
Mengetahui cara membuat DIY dekorasi rumah sangat penting agar Anda bisa berkreasi tanpa boros, sekaligus menyalurkan hobi yang menenangkan. Tren ini pun sedang naik daun, dengan konten room makeover dan dekorasi buatan tangan yang rutin mengumpulkan jutaan tayangan di TikTok dan Instagram. Berkut ulasan Liputan6.com, Jumat (3/7/2026).
Mengenal DIY Dekorasi Rumah dan Manfaatnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4695778/original/025081000_1703245634-woman-building-her-own-dried-flowers-arrangement.jpg)
DIY adalah singkatan dari do it yourself, yaitu membuat atau menghias sesuatu sendiri tanpa harus membeli produk jadi. Dalam konteks hunian, DIY dekorasi rumah mencakup segala kreasi buatan tangan, mulai dari hiasan dinding, vas bunga dari botol bekas, lampu hias, hingga penataan ulang furnitur yang sudah ada.
Daya tariknya bukan sekadar hemat biaya. Proses berkarya memberi kepuasan personal, hasil yang unik, dan sentuhan cerita yang tidak dimiliki dekorasi pabrikan. Selain itu, seni menambah kedalaman pada ruangan dengan membiarkan keunikan dan kekhasan kepribadian terpancar.
Beberapa alasan utama orang memilih DIY untuk mendekorasi hunian, antara lain:
- Menekan pengeluaran karena memanfaatkan barang yang sudah ada.
- Menghasilkan dekorasi personal yang mencerminkan selera pemilik.
- Bisa jadi aktivitas seru bersama keluarga di akhir pekan.
- Ramah lingkungan karena mengurangi limbah rumah tangga.
Mengapa DIY Dekorasi Rumah Makin Diminati
Momen sekarang terbilang tepat untuk mulai berkreasi. Harga dekorasi jadi di toko terus merangkak naik, sementara bahan baku DIY seperti kardus, botol plastik, dan kaleng bekas justru tersedia gratis di rumah. Berdasarkan laporan riset pasar global, industri dekorasi rumah bernilai ratusan miliar dolar AS dan diproyeksikan terus tumbuh hingga 2030, ditopang tren desain personal serta material berkelanjutan.
Advertisement
Jenis-Jenis Proyek DIY Dekorasi Rumah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1251383/original/088257800_1464772877-TipsDekorDinding-Piring-cover.jpg)
Sebelum mulai, ada baiknya mengenali ragam proyek yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan tingkat kemahiran. Dari pengamatan redaksi, kategori DIY dekorasi rumah yang paling populer di kalangan pemula meliputi beberapa jenis berikut.
- Hiasan dinding buatan tangan, seperti gallery wall, origami, macrame, dan lukisan kanvas sederhana.
- Upcycling barang bekas, yakni menyulap limbah rumah tangga jadi dekorasi bernilai.
- Elemen alami seperti tanaman hias dalam pot, bunga kering, dan potpourri.
- Pencahayaan dekoratif, dari lampu tidur toples hingga lampu string.
- Penataan ulang furnitur dan tekstil tanpa membeli barang baru.
Â
Cara Membuat DIY Dekorasi Rumah untuk Pemula
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3435179/original/077970900_1618978484-pexels-photo-802221.jpeg)
Bagian ini adalah inti panduannya. Anda tidak perlu langsung mengerjakan proyek rumit. Mulailah dari satu sudut kecil, lalu tingkatkan seiring bertambahnya kepercayaan diri. Berikut langkah demi langkahnya.
1. Terapkan Prinsip Shop Your Home
Sebelum belanja apa pun, tengok kembali barang yang sudah Anda miliki. Memindahkan bantal dari ruang tamu ke kamar, menyusun ulang koleksi buku dengan warna senada, atau membalik posisi meja bisa memberi kesan ruangan baru tanpa biaya. Prinsip sederhana ini sering terlewat, padahal paling ampuh untuk menata ulang kamar agar terasa segar.
2. Buat Hiasan Dinding dari Kertas
Dinding kosong adalah kanvas terbesar di rumah. Satu pak kertas origami bisa menghasilkan puluhan kupu-kupu yang ditempel bergradasi memakai double tape. Alternatif lain, rangkai bunga dari kertas krep untuk feature wall yang meriah. Teknik hiasan dinding dari kertas ini murah meriah dan cepat dikerjakan.
3. Sulap Barang Bekas Jadi Dekorasi
Jangan buru-buru membuang botol kaca, toples selai, atau kaleng biskuit. Cuci bersih, amplas bagian tepi yang tajam, lalu cat dengan warna seragam atau bungkus dengan tali rami. Hasilnya bisa jadi vas bunga, tempat pensil, atau pot tanaman mini yang tampak seperti dekorasi butik. Eksplorasi lebih banyak ide di panduan proyek DIY barang bekas yang mudah ditiru.
4. Coba Teknik Macrame
Macrame adalah seni menyimpul tali menjadi pola dekoratif seperti wall hanging atau gantungan tanaman. Untuk pemula, cukup kuasai dua simpul dasar, yaitu square knot dan spiral knot. Modalnya hanya tali katun dan sebatang kayu sebagai penggantung. Proyek pertama berukuran kecil bisa selesai dalam 1 sampai 2 jam, dan sifat repetitifnya justru terasa menenangkan. Simak langkahnya di kreasi hiasan dinding kamar dari nol.
5. Bikin Cermin dan Lampu Tidur Sendiri
Cermin polos seharga belasan ribu bisa naik kelas dengan bingkai air dry clay berbentuk bunga atau motif abstrak. Untuk pencahayaan, isi toples kaca bening dengan lampu LED kawat lalu hias bagian luarnya dengan bunga kering. Ingat, selalu gunakan lampu LED, bukan bohlam pijar, agar aman di dekat bahan mudah terbakar. Detailnya ada di panduan cermin aesthetic dan lampu tidur DIY.
6. Hadirkan Tanaman Hias sebagai Dekorasi Hidup
Tanaman adalah dekorasi hidup yang menyegarkan ruangan. Pilih jenis mudah dirawat seperti sirih gading, lidah mertua, atau kaktus mini, lalu taruh di rak ambalan atau gantung dengan plant hanger macrame buatan sendiri. Desainer Justina Blakeney, dikutip dari Homedit, menyatakan, "Hadirkan kehidupan: manusia, tanaman, dan hewan peliharaan adalah jiwa sebuah rumah." Agar awet, pahami cara merawat tanaman hias dan pilih tanaman untuk kamar estetik.
7. Berani Bermain Warna dan Dinding Aksen
Satu dinding aksen bisa mengubah keseluruhan kesan ruangan tanpa mengecat ulang seluruhnya. Buat pola geometris memakai washi tape yang ramah untuk anak kos karena mudah dilepas. Jangan takut menaruh satu benda berkarakter sebagai pusat perhatian. Desainer interior Dorothy Draper, dikutip dari LuxDeco, menuturkan, "Saya selalu menaruh satu benda yang kontroversial. Itu membuat orang membicarakannya." Untuk referensi palet, intip desain rumah minimalis dan padukan dengan lampu ruang tamu minimalis.
Tips agar Hasil DIY Dekorasi Rumah Rapi dan Tahan Lama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3522844/original/029604000_1627386516-sigmund-TJxotQTUr8o-unsplash.jpg)
Perbedaan antara kerajinan amatir dan profesional terletak pada finishing. Haluskan tepi potongan dengan amplas, berikan minimal dua lapis cat untuk warna solid, lalu kunci dengan clear coat atau pernis agar tak mudah tergores dan pudar. Untuk iklim tropis yang lembap, semprotkan sealant akrilik bening pada karya berbahan kertas supaya tidak cepat rapuh atau berjamur.
Hindari pula kesalahan klasik pemula, mulai dari tidak membersihkan barang bekas sebelum dicat, mengabaikan ukuran, hingga menaruh terlalu banyak hiasan sekaligus. Ingat prinsip "ukur dua kali, potong sekali" agar bahan tidak terbuang. Perancang legendaris William Morris, dikutip dari Starter Story, menyatakan, "Jangan menyimpan apa pun di rumah Anda yang tidak Anda ketahui berguna atau tidak Anda yakini indah." Bila ingin naik level, pelajari cara memulai DIY barang bekas hingga proyek dekorasi bernilai jual.
Baca juga: inspirasi dekorasi Natal DIY ramah lingkungan dan dekorasi Ramadan buatan sendiri untuk momen spesial.
Advertisement
Pertanyaan Seputar DIY Dekorasi Rumah
Apa itu DIY dekorasi rumah?
DIY dekorasi rumah adalah kegiatan menghias hunian dengan membuat sendiri elemen dekoratifnya, bukan membeli produk jadi. Cakupannya luas, mulai dari hiasan dinding, vas, lampu, hingga menata ulang furnitur yang sudah ada. Tujuannya mempercantik ruangan dengan sentuhan personal dan biaya lebih hemat.
Berapa modal untuk memulai DIY dekorasi rumah?
Modalnya sangat fleksibel dan bisa dimulai dari nol. Banyak proyek pemula cukup memanfaatkan barang bekas di rumah plus alat dasar seperti gunting, lem tembak, dan cat akrilik. Untuk peralatan awal, kisaran Rp 50 ribu umumnya sudah lebih dari cukup.
Apa saja bahan yang cocok untuk pemula?
Bahan paling ramah pemula adalah botol kaca, toples selai, kaleng bekas, kardus tebal, kertas origami, tali katun, dan kain perca. Material ini mudah didapat, hampir semuanya gratis dari rumah, serta aman diolah hanya dengan keterampilan menggunting, mengelem, dan mengecat.
Apakah dekorasi DIY aman untuk iklim tropis yang lembap?
Aman, asalkan diberi perlindungan tepat. Semprotkan sealant akrilik bening pada karya berbahan kertas, hindari menaruhnya di area lembap tanpa ventilasi, dan simpan bahan cadangan di tempat kering. Untuk cat, gunakan akrilik yang tahan air setelah kering.
Bisakah DIY dekorasi rumah menghasilkan uang?
Bisa. Produk dekorasi buatan tangan seperti macrame, vas upcycle, dan lampu hias punya permintaan stabil di marketplace lokal. Dengan konsisten berkarya dan mendokumentasikan prosesnya di media sosial, hobi ini berpeluang berkembang menjadi penghasilan tambahan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111045/original/054516000_1783054306-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-03T114409.776.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8958370/original/079595400_1782975104-pC05YRT154NcQVziLJZAKPRE2mRExdUmxkpoBaCI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9133935/original/022673500_1783073947-AP26184046344844.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4246766/original/006828700_1669910509-AP22335568653043.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519978/original/083186800_1782447080-063_2283364620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9108027/original/057222500_1783044209-063_2284404573.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9107329/original/011934200_1783043803-063_2284409214.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8624685/original/076624500_1782618194-000_B8K274B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9107326/original/029939500_1783043802-063_2284407272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9076838/original/076638200_1783028282-000_B8H386V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9104370/original/097375700_1783042219-ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9105249/original/065305000_1783042685-por7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111027/original/077801500_1783052609-AP26183730218725.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8958474/original/079471500_1782975151-5U5y87YRjCDuFuxmT5iNNqYnJ7fWtiKVzvYPf9IP.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8958406/original/078101100_1782975112-JpM3LGMh5NF9z6AW3aFlfv8zOhHCskGcouCQo6v9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9135283/original/064996800_1783074527-Desain_Pagar_Anti_Panjat_yang_Tetap_Elegan_Tanpa_Terlihat_Seperti_Benteng.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9124770/original/081711500_1783070083-2419321820028174723.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9136204/original/003728500_1783074901-e92eaff5-c8e1-4320-abfb-b9500b3b8976.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9118412/original/041234100_1783067201-Teka-Teki_MPLS_Minuman.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8958290/original/062494900_1782975063-LT4FrYSTeoqUntmgp7xKMMMmQxmQaLfIe83PHsLU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9136315/original/097362400_1783074976-hook_5a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8719489/original/061888700_1782813136-qWLepcYRILQ8JNNTrx5Bd0z7F7iEpWxmx5e4u9jN.jpg)