Liputan6.com, Jakarta - Budidaya ikan lele yang sukses sangat bergantung pada pemberian nutrisi berkualitas tinggi. Akan tetapi, biaya pelet pabrikan yang terus meningkat membuat peternak lele harus mencari alternatif pakan yang lebih murah. Cara membuat pakan ikan lele sendiri bisa jadi pilihan.
Salah satu solusinya adalah memanfaatkan bahan organik seperti pepaya yang mengandung enzim papain yang mampu mempercepat penyerapan protein dan menjaga kesehatan pencernaan ikan secara alami. Simak penjelasan lengkap mengenai cara membuat pakan ikan lele dari fermentasi pepaya melalui panduan Liputan6.com di bawah ini.
Cara Membuat Pakan Lele Pepaya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5492905/original/010305500_1770189032-unnamed-17.jpg)
Alat dan Bahan:
- 1-2 kg pepaya muda atau daun pepaya
- 5 kg dedak halus atau bekatul
- 2 kg tepung ikan atau ampas tahu
- 3-4 tutup botol probiotik (EM4 Perikanan)
- 100 ml molase atau gula merah
- Air bersih secukupnya
- Wadah ember dengan tutup atau kantong plastik tebal
Â
Langkah-Langkah Membuat:
Berikut urutan cara membuat pakan ternak ikan lele dari pepaya agar hasil fermentasinya tidak gagal atau busuk:
1. persiapkan bahan dasar. Cincang halus pepaya muda beserta kulit dan bijinya. Jika menggunakan daun pepaya, iris tipis-tipis atau blender agar lebih halus.
2. Campurkan cacahan pepaya tersebut dengan dedak halus dan tepung ikan di dalam wadah besar. Aduk hingga semua bahan tercampur rata.
3. Siapkan larutan fermentasi. Pertama, larutkan molase atau gula merah ke dalam sedikit air. Lalu masukkan EM4 Perikanan ke dalam larutan gula tersebut. Diamkan selama 15-20 menit agar bakteri di dalam EM4 mulai bekerja dan aktif.
4. Siramkan larutan EM4 secara perlahan ke atas campuran dedak dan pepaya sambil diaduk.
5. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga campuran pakan ini menjadi mamel yaitu tidak terlalu basah dan tidak terlalu kering. Tandanya bisa dilihat jika adonan dikepal dengan tangan, ia akan menyatu namun tidak mengeluarkan air di sela-sela jari.
6. Masukkan campuran pakan ini ke dalam ember atau plastik. Lalu, tekan-tekan hingga padat agar tidak ada udara yang terjebak di dalam.
7. Tutup rapat wadah tersebut dan diamkan selama 3-5 hari. Pastikan simpan di tempat yang teduh, sejuk, dan tidak terkena sinar matahari langsung.Â
Advertisement
Ciri-Ciri Pakan Fermentasi yang Berhasil
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5492906/original/034020800_1770189032-unnamed-18.jpg)
- Aroma: Tercium wangi asam manis khas tape atau fermentasi dan tidak berbau busuk. Jikan pakan berbau busuk menyengat atau muncul ulat/belatung, berarti proses fermentasi gagal. Sebaiknya pakan tersebut tidak diberikan ke ikan lele karena bisa merusak kualitas air.
- Tekstur: Bahan pakan menjadi lebih lunak dan terkadang muncul jamur putih halus di permukaan yang merupakan jamur baik.
Pertanyaan Umum tentang Topik
1. Berapa lama pakan fermentasi pepaya bisa disimpan?
Jika wadah tetap tertutup rapat dan kedap udara, maka pakan hasil fermentasi ini bisa bertahan selama 2-4 minggu. Namun setelah wadah dibuka, sebaiknya pakan segera dihabiskan dalam waktu 3-5 hari agar kualitasnya tidak menurun akibat terpapar udara bebas.
2. Apakah boleh memberikan pakan ini kepada bibit lele yang masih kecil?
Boleh, asalkan bahan-bahannya dihaluskan terlebih dahulu, misalnya pepaya diblender dan menggunakan dedak yang sangat halus. Akan tetapi, pakan fermentasi ini lebih baik diberikan pada lele yang sudah berukuran 5-7 cm ke atas agar sistem pencernaannya sudah cukup kuat untuk mengolah pakan alternatif.
3. Bagaimana cara memberikan pakan fermentasi pepaya ke ikan lele?
Pakan ini bisa diberikan langsung dengan cara dikepal-kepal kecil atau dibentuk butiran. Sebaiknya berikan secara selang-seling dengan pelet pabrikan agar nutrisi tetap seimbang. Pakan fermentasi ini sangat baik diberikan pada pagi atau sore hari.
4. Apa ciri-ciri jika proses fermentasi pepaya mengalami kegagalan?
Kegagalan ditandai dengan bau busuk yang menyengat seperti sampah, munculnya banyak ulat atau belatung, serta tumbuhnya jamur berwarna hitam atau hijau pekat. Jika tanda-tanda ini muncul, maka pakan tidak boleh diberikan ke ikan karena dapat meracuni lele dan merusak kualitas air.
5. Apakah pakan fermentasi pepaya bisa menggantikan pelet pabrikan 100%?
Sebaiknya tetap dikombinasikan. Meskipun kaya nutrisi, pelet pabrikan memiliki standar protein yang terukur. Gunakan pakan fermentasi ini sebagai pakan tambahan atau pengganti sebagian yaitu sekitar 30-50% dari total pakan harian untuk menghemat biaya sekaligus menjaga kesehatan ikan.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3923461/original/ACg8ocLAePyHM4ktNNjVGCkbzP1ayB9wVyJVCu6KhlRUjokBaJirQBUF%3Ds200.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476941/original/048411700_1768803778-Memberi_pakan_ternak_ikan_lele_bioflok__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668326/original/051794500_1782703035-AP26179791541483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259121/original/085743200_1781464083-063_2281573951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540213/original/078998400_1774689981-AP26086742238879.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5241643/original/000306500_1749004088-AP25154539148672.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258799/original/021874200_1781411244-brasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8658507/original/009732800_1782681457-000_B8LH2L7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8512971/original/012018800_1782436430-000_B8CY2VE.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8623031/original/006534100_1782616032-063_2283182531.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8660431/original/044103500_1782685503-Canada_s_Stephen_Eustaquio.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659951/original/005175900_1782684619-000_B8LH2KW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485003/original/053067300_1769491509-Pakan_Ternak_Kambing_Selain_Rumput.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521116/original/008648700_1772680669-ternak_kelinci_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5514389/original/088016700_1772089290-Pakan_Ayam_dan_Ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5512569/original/024688000_1771986280-Daun_Pakan_Bebek.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481879/original/093789100_1769150171-azola.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5492443/original/038643200_1770174124-Menanam_Enceng_Gondok_di_Kolam_Ikan_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491884/original/066586900_1770109840-Kanibalisme_Jangkrik.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488286/original/047406700_1769745290-Pakan_Ternak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487150/original/058668200_1769658763-pakan_ternak_ayam__7_.jpg)