Liputan6.com, Jakarta Telur rebus adalah sajian praktis dan bergizi yang digemari banyak orang, baik sebagai lauk pendamping maupun camilan sehat. Namun, seringkali proses mengupas cangkang telur rebus menjadi momok tersendiri. Cangkang yang menempel erat pada putih telur dapat merusak tampilan dan mengurangi kenikmatan menyantapnya.
Permasalahan ini dapat diatasi dengan memahami metode perebusan yang tepat dan beberapa trik sederhana. Mulai dari pemilihan telur, teknik perebusan, hingga pendinginan, setiap langkah memiliki peran krusial dalam menentukan seberapa mudah telur dapat dikupas. Dengan mengikuti panduan yang komprehensif, Anda dapat mengucapkan selamat tinggal pada telur rebus yang sulit dikupas dan menikmati hasilnya dengan sempurna.
Liputan6Â akan mengupas tuntas berbagai rahasia dan tips praktis mengenai cara merebus telur agar mudah dikupas. Dari pemilihan telur yang tepat hingga teknik pengupasan yang efektif, setiap detail akan dijelaskan untuk membantu Anda menghasilkan telur rebus yang mulus dan siap santap. Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut, Rabu (3/9/2025).
Advertisement
1. Pilih Telur yang Tua
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5330549/original/028035100_1756363406-pexels-pixabay-162712__1_.jpg)
Salah satu faktor utama yang memengaruhi kemudahan pengupasan telur rebus adalah usia telur itu sendiri. Telur yang sangat segar, terutama yang baru saja diambil dari peternakan, cenderung lebih sulit dikupas. Hal ini karena telur menyusut di dalamnya selama penyimpanan, menarik membran bagian dalam menjauh dari cangkang.
Sebaliknya, telur yang lebih tua cenderung lebih mudah dikupas. Perubahan pH pada albumen atau putih telur seiring bertambahnya usia telur menjadi penyebabnya. Ketika telur menua, tingkat pH albumen meningkat, yang pada gilirannya mengurangi ikatan antara putih telur dan membran cangkang bagian dalam. Kondisi ini membuat proses pengupasan telur rebus menjadi lebih mudah dan mulus.
Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan telur yang sudah disimpan selama satu atau dua minggu sebelum direbus. Telur dengan usia simpan tersebut akan memberikan hasil pengupasan yang jauh lebih baik dibandingkan telur yang masih sangat segar. Memilih telur yang tepat adalah langkah awal yang krusial dalam memastikan kemudahan pengupasan.
Advertisement
2. Rebus di Air Mendidih dan Tambahkan Bahan Ini
Proses memulai perebusan telur memiliki dua pendekatan utama: memulai dengan air dingin atau memasukkan telur ke dalam air yang sudah mendidih. Meskipun beberapa sumber menyarankan memulai dengan air dingin untuk mencegah telur pecah, metode 'hot start' atau memasukkan telur ke air mendidih atau mengukusnya, terbukti menghasilkan telur yang jauh lebih mudah dikupas. Pengujian menunjukkan bahwa suhu awal telur saat direbus sangat memengaruhi seberapa bersih telur terlepas dari cangkangnya, dengan 'hot start' memberikan hasil terbaik.
Untuk lebih membantu proses pengupasan, beberapa bahan dapat ditambahkan ke air rebusan. Menambahkan satu sendok teh soda kue ke dalam air rebusan dapat membantu cangkang terlepas dengan mulus. Sifat alkali dalam soda kue membantu melonggarkan putih telur dari cangkang, membuatnya lebih mudah dikupas.
Selain soda kue, sedikit garam juga dapat ditambahkan ke air rebusan. Garam memiliki fungsi ganda; pertama, ia dapat membantu mencegah putih telur keluar jika cangkang retak selama perebusan. Kedua, beberapa percaya bahwa garam juga dapat membantu mempermudah pengupasan telur. Cuka juga bisa ditambahkan karena keasamannya membantu putih telur mengeras lebih cepat dan dapat membuat pengupasan lebih mudah. Pastikan telur terendam sepenuhnya dalam air, sekitar 1-2 inci di atas telur, untuk memastikan kematangan yang merata.
3. Teknik Perebusan yang Tepat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4760891/original/011168600_1709527211-IMG_1454.jpeg)
Setelah telur dimasukkan ke dalam panci, baik dengan air dingin atau air mendidih, proses perebusan harus dilakukan dengan hati-hati untuk mencapai kematangan yang diinginkan dan kemudahan pengupasan. Jika Anda memilih metode 'cold start', letakkan telur dalam satu lapisan di dasar panci dan tuangkan air dingin hingga menutupi telur sekitar satu inci. Kemudian, panaskan panci di atas api besar hingga air mendidih.
Begitu air mencapai titik didih, ada beberapa metode untuk melanjutkan proses memasak. Salah satu metode yang umum adalah segera matikan api setelah air mendidih, lalu tutup panci dan biarkan telur matang dalam air panas selama 10-12 menit. Waktu ini dapat disesuaikan tergantung pada tingkat kematangan kuning telur yang diinginkan; untuk telur matang sempurna, waktu yang disarankan adalah sekitar 10 menit.
Metode lain adalah mengurangi panas menjadi api sedang setelah air mendidih dan merebus telur selama 6-7 menit untuk mendapatkan telur rebus yang sempurna dengan kuning telur yang masih sedikit lembut di tengah. Penting untuk tidak merebus telur terlalu lama, karena hal ini dapat menyebabkan kuning telur menjadi kehijauan dan tekstur yang tidak diinginkan.
Advertisement
4. Dinginkan dengan Cepat (Ice Bath)
Langkah penting setelah merebus telur adalah segera memindahkannya ke dalam rendaman air es atau 'ice bath'. Langkah ini memiliki dua tujuan utama yang saling berkaitan: menghentikan proses memasak dan secara signifikan membantu proses pengupasan. Merendam telur rebus dalam air es segera setelah dikeluarkan dari panci akan menghentikan proses pemasakan, mencegah telur menjadi terlalu matang atau memiliki cincin kehijauan pada kuning telur.
Selain itu, kejutan suhu ekstrem dari air panas ke air es menyebabkan putih telur berkontraksi dengan cepat. Kontraksi ini membantu memisahkan putih telur dari cangkang, terutama dari membran bagian dalam cangkang yang seringkali menjadi penyebab utama telur sulit dikupas. Proses ini secara efektif melonggarkan ikatan antara telur dan cangkangnya, membuat pengupasan menjadi jauh lebih mudah dan mulus.
Biarkan telur dalam rendaman air es setidaknya selama 1 menit, atau idealnya sekitar 10-15 menit hingga benar-benar dingin. Beberapa sumber bahkan menyarankan hingga 14 menit untuk hasil terbaik. Semakin lama telur berada di air es dan semakin dingin, semakin mudah proses pengupasannya. Pendinginan yang cepat dan menyeluruh adalah kunci untuk mendapatkan telur rebus yang mudah dikupas.
5. Cara Mengupas dan Menyimpan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4557056/original/056701600_1693380258-mustafa-bashari-rKUK4EB8F7s-unsplash.jpg)
Setelah telur cukup dingin dari rendaman air es, proses pengupasan dapat dimulai. Ada beberapa teknik yang dapat membantu memastikan telur terkupas dengan mulus dan tanpa merusak putih telurnya. Salah satu cara yang efektif adalah dengan mengetuk telur secara perlahan di permukaan keras, seperti meja atau talenan, untuk membuat retakan di seluruh permukaan cangkang. Ini membantu memecah cangkang menjadi potongan-potongan yang lebih kecil.
Setelah cangkang retak, gulingkan telur di antara telapak tangan dengan sedikit tekanan. Gerakan ini akan membantu melonggarkan cangkang lebih lanjut dari putih telur. Mulailah mengupas dari bagian telur yang lebih tumpul, karena biasanya terdapat kantung udara di sana yang membuat titik awal pengupasan lebih mudah. Mengupas dari area ini seringkali memungkinkan Anda mengangkat sebagian besar cangkang dengan mudah.
Mengupas telur di bawah air mengalir juga dapat sangat membantu. Air membantu membilas potongan cangkang kecil dan membantu memisahkan membran tipis yang menempel pada putih telur. Selain itu, mengupas telur saat masih sedikit hangat, setelah proses pendinginan, juga bisa mempermudah prosesnya karena putih telur belum sepenuhnya mengeras dan menempel erat. Telur rebus yang sudah dikupas sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara di lemari es dan dikonsumsi dalam waktu satu minggu. Jika tidak langsung dikonsumsi, telur rebus dapat disimpan tanpa dikupas di lemari es untuk menjaga kesegarannya lebih lama.
Advertisement
People Also Ask
1. Mengapa telur segar lebih sulit dikupas setelah direbus?
Jawaban: Telur segar lebih sulit dikupas karena telur menyusut di dalamnya selama penyimpanan, menarik membran bagian dalam menjauh dari cangkang. Disarankan menggunakan telur yang sudah disimpan 1-2 minggu.
2. Apakah menambahkan soda kue ke air rebusan membantu pengupasan?
Jawaban: Ya, menambahkan satu sendok teh soda kue ke air rebusan dapat membantu cangkang terlepas mulus. Sifat alkali soda kue membantu melonggarkan ikatan antara putih telur dan cangkang.
3. Mengapa penting merendam telur rebus di air es setelah matang?
Jawaban: Merendam telur di air es menghentikan proses memasak dan menyebabkan putih telur berkontraksi karena kejutan suhu. Kontraksi ini memisahkan putih telur dari cangkang, sehingga lebih mudah dikupas.
4. Berapa lama telur rebus harus direbus agar mudah dikupas?
Jawaban: Untuk telur matang sempurna, setelah air mendidih, matikan api dan biarkan telur dalam air panas tertutup selama 10-12 menit. Untuk telur rebus sempurna dengan kuning sedikit lembut, rebus 6-7 menit dengan api sedang.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548679/original/027938400_1775547751-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-07T112519.017.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294561/original/045730600_1783843861-cek_fakta_-_pemutihan_pajak_kendaraan_gratis_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294353/original/011938600_1783830677-cek_fakta_-_bansos_pkh_juli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4995917/original/005888600_1731054115-telur_rebus_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294169/original/097035400_1783819062-ing7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294474/original/094305800_1783838406-063_2285709844.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294171/original/030534100_1783819063-ing9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294699/original/022281100_1783851743-England_s_Harry_Kane__left__Jude_Bellingham__center__and_Morgan_Rogers.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294548/original/063184200_1783843237-063_2285693617.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294309/original/057015000_1783829242-ar13.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294340/original/000872600_1783830200-000_B9XN79R.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294301/original/036531900_1783829241-ar5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294280/original/068914000_1783828183-063_2285710148.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261340/original/038604200_1781696815-17001296070026750364.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5752627/original/025731600_1778653654-unnamed__18_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517761/original/044065000_1772439032-pexels-fino-36227428.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546400/original/043892200_1775295733-Gemini_Generated_Image_mhh7xemhh7xemhh7.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499464/original/089279200_1770787209-telur_rebus.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5500600/original/010957800_1770871871-michele-blackwell-rAyCBQTH7ws-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5093916/original/006231000_1736839544-1736837201213_cara-merebus-telur-setengah-matang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2413086/original/003094400_1542783060-a019-jakubk-0729-hard-boiling-eggs.jpg)