Cara Membuat Telur Rebus Ala Pelengkap Ramen yang Halal dan Lumer Sempurna

Pelajari cara membuat telur rebus ala pelengkap ramen dengan kuning yang lumer dan bumbu meresap sempurna hanya dalam waktu enam menit.

Diterbitkan 14 Februari 2026, 09:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat telur rebus ala pelengkap ramen yang halal dapat Anda praktikkan sendiri di rumah untuk menghadirkan sensasi ramen yang lebih autentik. Kehadiran telur dengan kuning yang lumer dan putih yang lembut memang menjadi pelengkap penting dalam semangkuk ramen, dan teknik pembuatannya ternyata cukup sederhana jika dilakukan dengan tepat.

Kunci keberhasilannya terletak pada ketepatan waktu saat merebus serta durasi perendaman dalam bumbu marinasi yang gurih. Dengan langkah yang benar, Anda bisa menghasilkan telur rebus bertekstur sempurna dan bercita rasa meresap, sehingga sajian ramen buatan rumah terasa semakin istimewa. Berikut cara membuat telur rebus ala pelengkap ramen yang halal, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Sabtu (14/2/2026). 

Resep Telur Rebus Ala Pelengkap Ramen

Membuat telur ramen yang sempurna membutuhkan ketepatan waktu dan teknik perendaman yang pas agar bumbunya meresap hingga ke dalam. Berikut adalah panduan lengkap cara membuatnya:

1. Persiapan Bahan Telur Rebus Marinasi

Bahan Utama:

  • 6 butir telur ayam
  • 1 liter air
  • 1 sdm cuka (opsional)

Bahan Marinasi:

  • 300 ml air
  • 3 sdm kecap asin
  • 5 sdm gula pasir
  • 1 sdt kaldu bubuk ayam
  • 1 sdt cuka dapur

2. Membuat Cairan Marinasi

Langkah selanjutnya adalah membuat cairan marinasi. Pembuatan ini sebaiknya dilakukan lebih awal agar cairan memiliki waktu untuk dingin sebelum memasukkan telur.

Campurkan semua bahan cairan marinasi ke dalam panci, lalu masak hingga mendidih. Pastikan menggunakan api sedang ketika memasak sambil diaduk hingga gula larut sepenuhnya. Langsung matikan api setelah mendidih dan dinginkan cairan marinasi ini hingga mencapai suhu ruang. Hal ini penting dilakukan karena jika memasukkan telur ke cairan marinasi yang masih panas akan membuat kuning telur menjadi keras.

3. Teknik Merebus Telur

Kunci utama telur rebus ala pelengkap ramen adalah memiliki bagian putih yang padat namun kuning telur yang tetap lumer. Pertama, didihkan air dalam panci yang cukup besar dan pastikan volume air bisa merendam telur sepenuhnya. Setelah air mendidih, kecilkan api sedikit agar guncangan air tidak memecahkan telur. Kemudian, masukkan telur secara perlahan menggunakan sendok. Besarkan kembali api dan pasang timer selama 6 - 6,5 menit.

Tips merebus telur: Pada 1-2 menit pertama, aduk telur secara melingkar dengan lembut agar posisi kuning telur berada tepat di tengah.

4. Proses Pendinginan dan Pengupasan

Segera setelah durasi perebusan tercapai, telur perlu diangkat dan dipindahkan ke dalam wadah berisi air es untuk didiamkan selama minimal 10 menit. Tahap pendinginan ini berfungsi menghentikan proses pematangan internal secara instan sekaligus memicu penyusutan isi telur agar terlepas dari selaput kulitnya. 

Proses pengupasan sebaiknya dilakukan dengan hati-hati di bawah aliran air atau di dalam air rendaman untuk memudahkan pelepasan cangkang dan mendapatkan hasil permukaan telur yang mulus tanpa cacat.

5. Proses Marinasi Telur

Telur yang telah bersih dimasukkan ke dalam wadah kedap udara atau kantong ziplock, lalu direndam seluruhnya dalam cairan marinasi dingin. Apabila menggunakan wadah makanan, penggunaan tisu dapur di atas permukaan telur dapat membantu meratakan cairan melalui efek kapilaritas agar seluruh permukaan terlapisi sempurna selama proses penyimpanan di kulkas. 

Waktu perendaman ideal berkisar antara 12 - 24 jam, serta hindari melebih batas waktu yang disarankan agar tekstur telur tidak mengeras dan rasanya tidak terlalu asin akibat proses osmosis. Sebagai sentuhan akhir, gunakan benang tipis untuk membelah telur sebelum disajikan bersama mie ramen. Cara ini lebih direkomendasikan daripada pisau agar potongan kuning telur tetap rapi, presisi, dan estetis.

Pertanyaan Umum tentang Topik

1. Mengapa telur untuk pelengkap ramen harus direbus tepat selama 6 - 6,5 menit?

Waktu tersebut adalah standar emas untuk mendapatkan tekstur soft-boiled yang sempurna, dimana kuning telurnya masih lumer dan kental. Jika kurang dari waktu tersebut, maka telur akan terlalu lembek dan hancur saat dikupas. Sedangkan jika lebih dari 7 menit, maka kuning telur akan mulai memadat.

2. Apa rahasia agar kulit telur mudah dikupas dan hasilnya mulus?

Rahasia utamanya terletak pada teknik kejutan suhu. Dengan memasukkan telur langsung ke dalam air yang sudah mendidih dan segera memindahkannya ke rendaman air es setelah matang, maka akan tercipta lapisan uap di antara selaput dan cangkang. Proses ini secara efektif melonggarkan ikatan cangkang sehingga kulit dapat dilepaskan dengan mudah tanpa merusak bagian putih telur.

3. Bolehkah merendam telur dalam bumbu marinasi lebih dari 24 jam?

Sangat tidak disarankan karena proses osmosis yang terus berlanjut. Durasi yang terlalu lama akan menyebabkan rasa menjadi sangat asin serta mengubah tekstur kuning telur yang lumer menjadi keras dan kenyal. Jika telur belum akan dikonsumsi setelah lewat 24 jam, sebaiknya telur segera dikeluarkan dan dipindahkan ke wadah kering untuk menjaga kualitasnya.

4. Bagaimana cara mengganti mirin agar resep menjadi halal?

Mirin bisa diganti campuran air dan gula pasir dengan perbandingan 3:1 atau menggunakan jus apel yang dicampur sedikit perasan lemon. Tujuannya adalah mendapatkan keseimbangan rasa manis dan sedikit asam yang bisa mengangkat rasa gurih dari kecap asin

5. Mengapa posisi kuning telur saya sering berada di pinggir, bukan di tengah?

Hal ini terjadi karena telur didiamkan begitu saja saat direbus. Cara mengatasinya yaitu dengan mengaduk telur secara perlahan dengan gerakan melingkar selama 1-2 menit pertama perebusan. Proses ini akan memaksa kuning telur tetap berada di posisi tengah sebelum putih telurnya mengeras sepenuhnya.