Liputan6.com, Jakarta Bau amis pada piring dan gelas setelah dicuci seringkali menjadi masalah yang mengganggu, bahkan setelah dibilas berkali-kali. Hal ini tidak hanya mengurangi kenyamanan saat makan, tetapi juga bisa menjadi indikasi adanya sisa makanan atau bakteri yang belum terangkat sempurna. Untuk mengatasi masalah ini, perlu informasi mendalam mengenai bahan-bahan yang tepat, teknik pencucian yang efektif, serta cara penyimpanan yang benar.
Mencuci peralatan makan bukan sekadar membilas dengan air dan sabun, melainkan proses yang membutuhkan perhatian pada detail. Kebersihan piring dan gelas sangat penting untuk menjaga kesehatan keluarga serta menciptakan pengalaman makan yang menyenangkan. Artikel ini akan mengupas tuntas rahasia di balik piring dan gelas yang bersih, bebas bau, dan higienis.
Dengan mengikuti panduan ini, Anda akan dapat memastikan bahwa setiap piring dan gelas di rumah Anda selalu dalam kondisi bersih dan bebas dari bau amis. Berikut ini liputan6 memberikan ulasan lengkapnya untuk Anda, Rabu (27/8/2025).
Advertisement
Siapkan Bahan dan Alat untuk Mencuci Piring
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1669575/original/064499400_1501916188-040770500_1483449905-Hati-Hati-Spons-Cuci-Piring-Bisa-Bawa-Penyakit.jpg)
Mencuci piring dan gelas secara efektif agar tidak bau amis memerlukan persiapan bahan dan alat yang tepat. Pemilihan sabun cuci piring yang berkualitas adalah langkah awal yang krusial. Sabun cuci piring berfungsi mengangkat sisa makanan dan lemak yang menempel pada peralatan makan. Formula modern sabun cuci piring dirancang khusus untuk membersihkan lemak secara efektif, seringkali dilengkapi dengan agen antibakteri atau penghilang bau.
Selain sabun, spons cuci piring menjadi alat utama untuk menggosok permukaan piring dan gelas, membantu sabun mengangkat kotoran. Penting untuk mengganti spons secara teratur karena benda ini dapat menjadi sarang bakteri jika tidak dirawat dengan baik. Untuk area yang sulit dijangkau seperti bagian dalam gelas atau botol, sikat cuci piring atau sikat botol dapat menjadi pilihan opsional yang sangat membantu.
Air bersih juga tidak kalah penting, di mana air hangat atau panas direkomendasikan karena lebih efektif dalam melarutkan lemak dan minyak dibandingkan air dingin. Suhu air yang lebih tinggi tidak hanya membantu melonggarkan sisa makanan tetapi juga membunuh bakteri. Wadah atau bak cuci piring digunakan untuk menampung air dan sabun, pastikan bak cuci piring bersih sebelum digunakan. Untuk melindungi tangan dari deterjen dan air panas, sarung tangan karet bisa menjadi pilihan yang nyaman. Terakhir, rak pengering piring atau lap bersih sangat diperlukan untuk mengeringkan peralatan makan, mencegah bau apek atau amis akibat kelembaban.
Advertisement
Langkah-langkah Mencuci Piring dan Gelas Bebas Amis
Mencuci piring dan gelas dengan benar adalah kunci utama untuk mencegah timbulnya bau amis. Berikut ini adalah langkah-langkahnya:
- Langkah pertama adalah membuang sisa makanan padat dari piring dan gelas ke tempat sampah sebelum mencuci.
- Setelah itu, bilas piring dan gelas di bawah air mengalir untuk menghilangkan sisa makanan yang menempel. Proses ini penting untuk mencegah sisa makanan menyumbat saluran air dan membuat air sabun cepat kotor.
- Selanjutnya, gunakan air hangat atau panas karena suhu ini membantu melarutkan lemak dan minyak lebih efektif, serta membunuh bakteri penyebab bau. Air hangat juga sangat membantu menghilangkan bau amis yang membandel.
- Tuangkan sabun cuci piring secukupnya pada spons yang sudah dibasahi; terlalu banyak sabun bisa sulit dibilas, sementara terlalu sedikit tidak akan efektif membersihkan.
- Mulailah mencuci secara berurutan, dari yang paling bersih ke paling kotor. Disarankan untuk mencuci gelas terlebih dahulu, diikuti dengan piring, mangkuk, dan terakhir peralatan masak yang paling berminyak.
- Urutan ini mencegah transfer lemak dan kotoran dari peralatan yang lebih kotor ke yang lebih bersih.
- Gosok setiap permukaan piring dan gelas secara menyeluruh dengan spons atau sikat, pastikan tidak ada sisa makanan atau lemak yang tertinggal, perhatikan bagian tepi, bawah, dan sela-sela yang sering terlewat.
- Bilas piring dan gelas di bawah air mengalir hingga tidak ada busa sabun yang tersisa, karena sisa sabun dapat meninggalkan residu yang menyebabkan bau atau rasa tidak enak.
- Setelah dibilas, keringkan dengan baik, letakkan piring dan gelas di rak pengering atau gunakan lap bersih yang tidak berbau, sebab pengeringan yang tidak sempurna adalah penyebab umum bau apek atau amis.
- Untuk bau amis yang membandel, Anda bisa mencoba tips tambahan. Gosokkan irisan lemon atau campurkan sedikit cuka putih ke dalam air bilasan, karena asam dalam lemon dan cuka efektif menetralkan bau.
- Alternatif lain, taburkan sedikit baking soda pada spons basah dan gosokkan pada piring atau gelas yang berbau amis, lalu bilas bersih, sebab baking soda dikenal sebagai penyerap bau alami.
Cara Menyimpan Piring dan Gelas agar Tetap Bersih dan Segar
Penyimpanan yang tepat setelah dicuci merupakan tahap yang tidak kalah penting untuk menjaga piring dan gelas tetap bersih dan bebas bau. Hal yang paling utama adalah memastikan piring dan gelas benar-benar kering sebelum disimpan di lemari atau rak. Kelembaban yang tersisa dapat memicu pertumbuhan jamur dan bakteri, yang pada akhirnya menyebabkan bau apek atau tidak sedap. Biarkan peralatan makan mengering di rak pengering udara terbuka atau gunakan lap bersih yang kering sepenuhnya.
- Pilih lemari atau rak penyimpanan yang bersih, kering, dan jauh dari sumber kelembaban atau bau.
- Hindari menyimpan di dekat tempat sampah atau area dapur yang sering lembab.
- Penggunaan rak piring atau lemari tertutup sangat disarankan karena membantu melindungi piring dan gelas dari debu, kotoran, dan serangga.
- Pastikan lemari memiliki sirkulasi udara yang cukup untuk mencegah kelembaban terperangkap di dalamnya.
- Sangat penting untuk menghindari menumpuk piring atau gelas yang masih basah. Tindakan ini akan memerangkap kelembaban dan menciptakan lingkungan ideal bagi pertumbuhan bakteri serta jamur, yang dapat menyebabkan bau tidak sedap dan noda.
- Terakhir, bersihkan lemari atau rak penyimpanan secara rutin dengan lap basah dan sedikit sabun, lalu keringkan sepenuhnya. Ini mencegah penumpukan debu, kotoran, atau bau yang dapat berpindah ke piring dan gelas.
- Sebagai pilihan tambahan, Anda dapat menggunakan alas atau pelapis lemari yang bersih dan kering untuk membantu menjaga kebersihan dan mencegah goresan pada peralatan makan, serta menyerap kelembaban berlebih.
Advertisement
People Also Ask
1. Mengapa piring dan gelas bisa berbau amis setelah dicuci?
Jawaban: Bau amis pada piring dan gelas sering disebabkan oleh sisa makanan, lemak, atau bakteri yang belum terangkat sempurna, serta pengeringan yang tidak tuntas setelah dicuci.
2. Bahan apa saja yang efektif menghilangkan bau amis membandel pada piring?
Jawaban: Untuk bau amis membandel, Anda bisa menggunakan irisan lemon, cuka putih, atau baking soda. Asam pada lemon/cuka menetralkan bau, sementara baking soda dikenal sebagai penyerap bau alami.
3. Apakah penting menggunakan air hangat saat mencuci piring dan gelas?
Jawaban: Ya, air hangat atau panas lebih efektif dalam melarutkan lemak dan minyak dibandingkan air dingin, serta membantu membunuh bakteri penyebab bau amis pada piring dan gelas.
4. Bagaimana cara mengeringkan piring dan gelas agar tidak bau apek?
Jawaban: Setelah dibilas, letakkan piring dan gelas di rak pengering agar mengering secara alami dengan sirkulasi udara yang baik, atau keringkan dengan lap bersih yang tidak berbau. Pastikan benar-benar kering sebelum disimpan.
5. Bagaimana cara menyimpan piring dan gelas agar tetap bersih dan bebas bau?
Jawaban: Pastikan piring dan gelas benar-benar kering sebelum disimpan. Simpan di area yang bersih, kering, dan jauh dari sumber kelembaban, idealnya di lemari tertutup dengan sirkulasi udara yang cukup. Bersihkan area penyimpanan secara berkala.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4461201/original/062506100_1686446588-cek_fakta_timnas_argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4540595/original/049212700_1692188372-woman-washing-plate-sink.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8315631/original/085066700_1782183105-AP26173665939735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370720/original/047083500_1759567179-Piala_Dunia_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258039/original/088971800_1781299445-AP26163759108481-Kanada.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262481/original/011971700_1781803398-Croatia_s_Luka_Modric.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9238165/original/069215800_1783129384-mes9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264340/original/096862300_1782107767-salah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9243416/original/040076400_1783136603-063_2284562735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5248356/original/073589100_1749606013-AP25162020726631.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9235541/original/012266500_1783127691-063_2284556932.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9233776/original/041944300_1783126285-000_B98N9AV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261569/original/090643200_1781746025-ghana_2.jpg)