Sempat Viral, Kenali Apa Itu Intrusive Thoughts, Pikiran Aneh yang Cukup Mengganggu

Mungkin media sosial Anda banyak membahas soal intrusive thoughts, tapi apa itu sebenarnya? Ini pembahasan selengkapnya.

Diterbitkan 07 Juli 2025, 12:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Anda pasti sering mendengar tentang intrusive thoughts yang beberapa bulan terakhir sempat viral di media sosial. Di mana kebanyakan berupa video spontan yang diunggap oleh para kreator untuk melakukan hal-hal tertentu. Namun, apa itu intrusive thoughts sebenarnya?

Menurut Health, Jumat (4/6/2025), intrusive thoughts adalah pikiran atau gambaran yang tidak diinginkan dan tidak disengaja yang memasuki pikiran Anda tanpa peringatan. Apa pun bentuknya, intrusive thoughts dapat membuat stres, terutama jika bertentangan dengan karakter dan keyakinan Anda.

Mengapa Intrusive Thoughts Bisa Terjadi?

Rata-rata orang memiliki lebih dari 6.200 pikiran setiap hari, dan hampir setiap orang terkadang memiliki intrusive thoughts. Alasan pasti mengapa intrusive thoughts terjadi dapat berbeda-beda pada setiap orang. Biasanya, intrusive thoughts pada sebagian orang dipicu oleh stres sementara, kecemasan, atau perubahan hormon. Bagi yang lain, intrusive thoughts dapat menjadi tanda kondisi kesehatan mental yang mendasarinya.

Kemungkinan alasan mengapa intrusive thoughts terjadi meliputi:

  • Stres

Saat Anda mengalami periode stres yang meningkat atau merasa cemas tentang peristiwa traumatis atau stres, Anda mungkin memiliki lebih banyak intrusive thoughts dari biasanya.

  • Perubahan hormonal

Fluktuasi hormonal selama kehamilan dan pascapersalinan dapat memicu intrusive thoughts. Orang tua baru mungkin tiba-tiba berpikir atau takut menjatuhkan bayi mereka atau pikiran-pikiran yang mengkhawatirkan tentang menyakiti bayi mereka.

  • Gangguan kecemasan

Kecemasan dapat membuat orang lebih sensitif terhadap potensi ancaman atau bahaya, yang menyebabkan respons ketakutan yang berlebihan. Hal ini dapat menimbulkan intrusive thoughts yang mencerminkan ketakutan dan kekhawatiran terburuk Anda, seperti kecelakaan, penyakit, atau situasi sosial.

  • Depresi

Orang dengan depresi dapat mengalami pikiran negatif yang terus-menerus dan mengganggu tentang diri mereka sendiri, dunia, dan masa depan.

  • Obsessive-compulsive disorder (OCD)

OCD ditandai dengan intrusive thoughts (obsesi) dan perilaku berulang (kompulsi) yang dilakukan untuk meredakan tekanan yang disebabkan oleh pikiran tersebut. Bagi orang dengan OCD, intrusive thoughts dapat mendominasi kehidupan sehari-hari mereka dan berdampak signifikan pada kualitas hidup mereka.

  • Gangguan makan

Banyak orang dengan gangguan makan, seperti anoreksia nervosa atau bulimia, mengalami intrusive thoughts tentang citra tubuh, berat badan, dan makanan.

  • Post-traumatic stress disorder (PTSD)

Trauma atau pengalaman masa lalu dapat menimbulkan intrusive thoughts yang terkait dengan peristiwa traumatis. Pengingat akan suatu peristiwa atau mengalami situasi yang serupa dapat memicu pikiran-pikiran ini.

Beberapa Contoh dari Intrusive Thoughts

Intrusive thoughts dapat muncul tiba-tiba di kepala Anda saat Anda menjalani hari. Pikiran ini dapat terwujud dalam berbagai cara, mulai dari yang tidak masuk akal hingga menakutkan. Banyak intrusive thoughts berpusat di sekitar tema kekerasan, seks, topik tabu, atau sesuatu yang mengerikan.

Kebanyakan intrusive thoughts tidak didasarkan pada kenyataan dan sering kali tidak sejalan dengan kepribadian, keyakinan, atau nilai-nilai Anda. Akibatnya, Anda mungkin merasa bersalah, malu, jijik, dan tertekan secara emosional saat pikiran-pikiran ini memasuki pikiran Anda.

Contoh intrusive thoughts yang umum meliputi:

  • Menyakiti diri sendiri atau orang lain, bahkan saat Anda tidak berniat melakukannya
  • Takut terhadap kuman atau kontaminasi
  • Kekhawatiran atau keraguan tentang identitas, hubungan, dan keputusan yang Anda buat
  • Melakukan sesuatu yang ilegal atau tidak dapat diterima secara sosial
  • Pembicaraan diri yang negatif (misalnya, menganggap diri Anda tidak berharga, tidak mampu, atau bodoh)
  • Kenangan trauma masa lalu
  • Ide atau gambaran yang tidak masuk akal

Memiliki intrusive thoughts sesekali adalah pengalaman yang umum, tetapi jika Anda mengalaminya cukup sering hingga memengaruhi kehidupan sehari-hari, bicarakan dengan penyedia layanan kesehatan atau profesional kesehatan mental untuk mencari bantuan dan dukungan.

Cara Mengelola Intrusive Thoughts yang Mengganggu

Bagi sebagian orang, intrusive thoughts hilang hampir secepat munculnya. Bagi yang lain, pikiran tersebut dapat membuat Anda kesal, dan Anda mungkin bertanya-tanya siapa diri Anda, dari mana pikiran tersebut berasal, atau apakah pikiran tersebut mencerminkan diri Anda yang sebenarnya.

Tentu saja, membiarkan intrusive thoughts berlalu tanpa menghakimi diri sendiri lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Strategi berikut dapat membantu Anda mengelola intrusive thoughts. Berikut cara yang bisa dilakukan:

1. Kendalikan tingkat stres

Saat tingkat stres Anda tinggi, Anda cenderung mengalami lebih banyak intrusive thoughts. Stres dapat memicu pelepasan hormon stres (misalnya, kortisol), yang dapat memperburuk kecemasan dan memperparah intrusive thoughts.

Menjaga tingkat stres Anda tetap terkendali adalah cara yang baik untuk membantu mencegah lonjakan intrusive thoughts, terutama yang berfokus pada keraguan diri, ketakutan, dan kekhawatiran. Ada banyak cara untuk mengelola stres, termasuk:

  • Latihan pernapasan
  • Meditasi
  • Mindfulness
  • Olahraga teratur
  • Melakukan aktivitas atau hobi yang Anda sukai
  • Berbicara dengan anggota keluarga atau teman yang tepercaya

Mungkin perlu beberapa kali percobaan dan kesalahan dengan berbagai teknik manajemen stres sebelum Anda menemukan strategi mana yang paling efektif untuk Anda.

2. Tidur yang cukup

Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur dapat meningkatkan intrusive thoughts dan mempersulit pengaturan emosi Anda. Dengan memprioritaskan tidur, Anda dapat membantu menjaga kesehatan otak dan tubuh Anda, yang dapat mengurangi jumlah intrusive thoughts yang Anda miliki dan membantu Anda mengelolanya dengan lebih baik saat pikiran itu muncul.

Strategi untuk mendapatkan tidur malam yang nyenyak meliputi:

  • Tetapkan jadwal tidur yang teratur, tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari
  • Ciptakan lingkungan yang mendukung tidur, jaga kamar tidur Anda tetap gelap, tenang, dan pada suhu yang nyaman
  • Batasi screentime di malam hari
  • Hindari kafein dan stimulan lainnya beberapa jam sebelum tidur
  • Lakukan meditasi dan latihan pernapasan dalam sebelum tidur untuk menenangkan pikiran Anda

3. Cari tahu penyebabnya

Memahami akar penyebab intrusive thoughts dapat membantu Anda mengelola pikiran tersebut dan emosi yang Anda rasakan saat pikiran itu muncul dengan lebih baik. Jika Anda mengetahui mengapa intrusive thoughts muncul, Anda dapat lebih memahami mengapa peristiwa atau aktivitas tertentu dapat memicu pikiran yang tidak diinginkan dan mengapa pikiran tertentu menimbulkan rasa malu, jijik, atau takut.

Hal ini juga dapat membantu mengidentifikasi nilai-nilai dan keyakinan Anda serta mengingatkan diri sendiri bahwa intrusive thoughts tidak mencerminkan diri Anda. Misalnya, jika orang yang Anda cintai meninggal dalam kecelakaan mobil, Anda mungkin memiliki intrusive thoughts atau gambaran tentang kematian atau menyebabkan kecelakaan fatal setiap kali Anda mengemudi.

Daripada menyingkirkan pikiran-pikiran ini dari benak Anda atau membiarkannya menghalangi Anda meninggalkan rumah, Anda dapat mengidentifikasi mengapa Anda memilikinya, menerimanya tanpa menghakimi, dan mengembangkan pendekatan yang penuh kasih sayang untuk mengelolanya.

4. Berkonsultasi ke profesional kesehatan mental

Jika intrusive thoughts menyebabkan tekanan yang signifikan atau mengganggu kehidupan sehari-hari Anda, pertimbangkan untuk berbicara dengan profesional kesehatan mental.

Seorang profesional kesehatan mental dapat memberi Anda alat dan strategi untuk mengelola intrusive thoughts dan membantu meningkatkan kesehatan mental Anda.

Jika intrusive thoughts merupakan tanda kondisi kesehatan mental, seperti kecemasan atau OCD, pengobatan dapat membantu mengelola kondisi tersebut dan membantu Anda mengendalikan pikiran.