Dukung UMKM di Era Digital, Lazada Gandeng Kementerian UMKM Gelar Pelatihan di Padang

Pelatihan ini melibatkan 150 pelaku UMKM binaan dari Padang dan bertujuan untuk memperkuat daya saing mereka di era ekonomi digital yang terus berkembang.

Diterbitkan 16 Mei 2025, 21:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Untuk mempercepat transformasi digital di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Kementerian UMKM Republik Indonesia menggandeng Lazada Indonesia dalam program pelatihan digital yang digelar pada 14 Mei 2025. Pelatihan ini melibatkan 150 pelaku UMKM binaan dari Padang dan bertujuan untuk memperkuat daya saing mereka di era ekonomi digital yang terus berkembang.

Bertempat di Auditorium Universitas Andalas, kegiatan ini merupakan bagian dari program Entrepreneur Hub yang diinisiasi Kementerian UMKM bersama Lazada. Program ini dirancang untuk mendukung pemberdayaan kewirausahaan sekaligus mendorong akselerasi ekonomi digital. Selama pelatihan, para peserta diberikan wawasan mendalam mengenai potensi e-commerce dan strategi memanfaatkannya untuk meningkatkan penjualan serta memperluas jangkauan pasar.

Wakil Menteri Kementerian UMKM, Helvi Moraza, menyampaikan bahwa UMKM memiliki peran strategis sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

“Kolaborasi antara Kementerian UMKM dan Lazada ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat daya saing produk lokal di pasar nasional. Saya mengapresiasi konsistensi Lazada dalam mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia,” ujarnya.

Peran teknologi dalam membantu UMKM

Yovan Sudarma, Head of Government Affairs Lazada Indonesia, menambahkan bahwa teknologi memiliki peran penting dalam membantu UMKM beradaptasi di tengah perubahan pasar yang cepat.

“Lazada telah mendampingi UMKM Indonesia selama lebih dari 13 tahun, dan kami terus berkomitmen memberikan edukasi, pelatihan, serta platform berbasis teknologi AI untuk mendukung perkembangan bisnis mereka,” ungkapnya.

Dalam pelatihan ini, peserta juga diperkenalkan pada berbagai fitur Lazada yang memanfaatkan teknologi AI. Fitur-fitur ini membantu UMKM menjangkau pasar yang lebih luas, meningkatkan visibilitas produk, dan mengoptimalkan strategi penjualan dengan data yang akurat.

 

Kesan peserta

Salah satu peserta, Maulya Putri, berbagi kesannya tentang pelatihan ini. “Saya merasa terbantu memahami cara memulai toko online dan strategi untuk bersaing di era digital. Ini adalah kesempatan besar bagi usaha saya untuk berkembang lebih jauh,” katanya.

Dengan sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan pelaku UMKM, program ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem digital yang mendukung keberlanjutan bisnis lokal di tengah persaingan global.