Sukses

Top 3: Dampak Negatif Main Ponsel Sebelum Tidur Bagi Kesehatan

Liputan6.com, Jakarta - Banyak dari kita memiliki kebiasaan memainkan ponsel sebelum tidur, untuk sekedar menonton, membalas pesan hingga memantau media sosial.

Namun ternyata, menggunakan ponsel tepat sebelum tidur bisa memengaruhi kesehatanmu lebih dari yang Anda sadari.

Untuk itu, ketahui bahaya menggunakan ponsel tepat sebelum tidur bagi kesehatan, seperti melansir dari Bright Side, Jumat (24/6/2022).

1. Menyakiti mata

Jika Anda pernah merasa penglihatan Anda tiba-tiba kabur setelah Anda menghabiskan berjam-jam menggunakan ponsel, Anda tentu tidak sendirian.

Saat Anda menggunakan smartphone, hal itu bisa menyebabkan kelelahan mata, yang juga dikenal sebagai mata lelah.

Untuk melindungi mata Anda, coba turunkan kecerahan layar dan hindari menggunakan ponsel terlalu lama.

Artikel tentang empat bahaya main ponsel sebelum tidur bagi kesehatan menjadi yang terpopuler di kanal Citizen6-Liputan6.com. Disusul dengan artikel tentang waspadai tiga masalah perut yang jadi tanda gejala Covid-19.

Sementara itu artikel ketiga terpopuler tentang 10 makanan yang wajib dikonsumsi untuk tingkatkan imunitas tubuh.

Berikut Top 3 Citizen6:

1. 4 Bahaya Main Ponsel Sebelum Tidur Bagi Kesehatan

 

2. Bisa mengganggu tidur

Banyak individu kini memiliki kebiasaan memainkan smartphone mereka sebelum tidur. Tapi kebiasaan ini tidak berbahaya seperti yang terlihat, dan menggunakan ponselmu mendekati waktu tidur bisa membuatmu tidak bisa tidur nyenyak.

Cahaya biru dari ponselmu tidak hanya memengaruhi penglihatanmu, tapi juga bisa mengganggu siklus tidur-bangunmu, yang pada gilirannya bisa menyebabkan lebih banyak komplikasi kesehatan.

Selengkapnya...

2 dari 3 halaman

2. Waspadai 3 Masalah Perut yang Jadi Tanda Gejala Covid-19

Covid-19 berdampak pada individu yang berbeda dengan cara dan gejala yang berbeda. Selain gejala umum penyakit seperti demam, batuk dan kelelahan, ada juga tanda-tanda perut buncit.

Mengetahui tanda-tanda Covid-19 yang terkait dengan perut ini bisa membantu mengidentifikasi infeksi.

Penelitian telah menemukan bahwa virus penyebab Covid-19 bisa memasuki sistem pencernaanmu melalui reseptor permukaan sel untuk enzim yang disebut angiotensin converting enzyme 2.

Masalah pencernaan bisa dengan mudah terjadi karena reseptor untuk enzim ini 100 kali lebih umum di saluran pencernaan dibandingkan dengan pernapasan.

ZOE Covid Studi melaporkan bahwa sebagian besar pasien yang dites positif Covid-19 mengalami gejala gastrointestinal (GI). Gejala GI juga menjadi ciri umum virus corona selama gelombang Alpha dan Delta, bahkan juga muncul selama gelombang Omicron.

Untuk itu, ketahui beberapa tanda umum virus corona yang bisa memengaruhi perut Anda, seperti melansir dari Times of India, Jumat (24/6/2022).

Selengkapnya...

3 dari 3 halaman

3. 10 Makanan yang Wajib Dikonsumsi untuk Tingkatkan Imunitas Tubuh

Sistem imunitas terdiri dari organ, sel, jaringan, dan protein. Sistem inilah yang akan bekerja melindungi tubuh dari serangan virus, kuman, dan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit.

Sistem imun atau daya tahan tubuh yang kuat disebut mampu menangkal berbagai virus penyakit. Sebaliknya, imunitas yang rendah justru membuat virus semakin mudah menyerang tubuh sehingga berkembang menjadi penyakit.

Maka dari itu, sistem imunitas tubuh harus tetap dijaga agar kita bisa terhindari dari kemungkinan tertular atau terjangkit penyakit. Apalagi, sejak pandemi COVID-19 merebak di penjuru dunia, segala upaya harus kita lakukan untuk menjaga daya tahan tubuh kita tetap kuat.

Dilansir dari Medical News Today, imunitas tubuh dapat ditingkatkan dengan istirahat yang cukup, berolahraga, dan makan-makanan bergizi. Selain bisa meningkatkan imunitas tubuh, asupan makanan kaya gizi juga bisa bermanfaat bagi kesehatan tubuh lainnya.

Sebenarnya ada banyak makanan penambah imun tubuh yang bisa Anda konsumsi. Berikut ini 10 makanan sehat yang bisa Anda konsumsi untuk meningkatkan imunitas tubuh, yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber:

Selengkapnya...