Sukses

5 Kebiasaan Hemat Ini Wajib Ditiru Jika Ingin Kaya

Liputan6.com, Jakarta Menjadi kaya adalah keinginan banyak orang, bahkan memiliki cita-cita menjadi orang kaya juga tidak salah selama Anda mewujudkannya dengan cara-cara yang benar dan memiliki tujuan baik. 

Nah, sebelum berada di titik itu ada beberapa kebiasaan yang perlu Anda tinggalkan atau pertahankan. Tentunya segala bentuk kebiasaan yang boros harus Anda buang jauh-jauh. Selain itu, jika Anda ingin menjadi orang kaya Anda perlu kenali terlebih dahulu kebiasaan yang kerap dilakukan orang kaya. Dikutip dari Times Of India, berikut adalah daftar 5 kebiasaan hemat orang kaya yang wajib Anda tiru.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

2 dari 6 halaman

1. Merinci Anggaran

Orang kaya sangat serius dengan anggaran. Mereka merencanakan pengeluaran mereka dan menyimpan sejumlah uang sebagai tabungan mereka. Dengan cara ini mereka melacak di mana mereka menghabiskannya.

 

 
3 dari 6 halaman

2. Fokus pada Kebutuhan

Orang kaya percaya pada gaya hidup minimalis untuk menghemat uang. Mereka hanya membeli apa yang mereka butuhkan. Ini termasuk barang yang jarang digunakan dan hanya diinginkannamun tidak terlalu dibutuhkan.

4 dari 6 halaman

3. Investasi

Untuk melipatgandakan uang mereka, orang kaya dengan cerdas menginvestasikan uang mereka yang menghasilkan tujuan atau pengeluaran jangka panjang bagi mereka. Jika Anda juga ingin berinvestasi, penting untuk terlebih dahulu memahami cara kerja pasar dan mempelajari seluk beluknya. Jika tidak yakin, jangan lakukan itu.

 

5 dari 6 halaman

4. Penggunaan Voucher

Penting untuk menghemat uang dan juga menggunakan semua voucher yang bisa Anda dapatkan. Baik itu untuk berbelanja atau memesan makanan, gunakan voucher yang Anda miliki.

6 dari 6 halaman

5. Tabungan

Dari asuransi kesehatan, asuransi jiwa hingga dana simpanan, carilah cara untuk menggunakan uang yang Anda simpan karena dengan itu juga menghemat pajak penghasilan Anda.

Penulis:

Ulwanul Askan

UIN jAKARTA